|
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
– FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
– PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI (S1)
|
||||||
| RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER | |||||||
| MATA KULIAH (MK) | KODE | Rumpun MK | BOBOT (sks) | SEMESTER | Tgl Penyusunan | ||
| Teknologi Benih | AGT.62.0018 | - | 1 | 2 | 4 | - | |
| OTORISASI / PENGESAHAN | Dosen Pengembang RPS | Koordinator RMK | Koordinator Prodi | ||||
| - | - | - | - | ||||
| Capaian Pembelajaran |
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK | |
| CPL-3 | Mampu berfikir logis, kritis dan inovatif dalam mengidentifikasi, menganalisis dan memberikan solusi terhadap permasalahaan yang sesuai dengan bidang keahlian | |
| CPL-4 | Memahami pengetahuan dan keterampilan dasar agroteknologi dengan melakukan riset dengan metode yang tepat, berfikir kritis, kreatif, dan memiliki jiwa entrepreneur serta implemetasinya pada keamanan pangan ramah lingkungan | |
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | ||
| CPMK 1 | Mahasiswa mampu meproduksi benih sendiri dalam proses budidaya tanaman | |
| CPMK 2 | Mahasiswa mampu memahami pengertian teknologi dan produksi benih untuk kebutuhan benih di bidang pertanian | |
| CPMK 3 | Mahasiswa mampu merancang dan mengimplementasikan teknologi produksi benih dari pasca panen benih, distribusi dan sertifikasi benih | |
| CPMK 4 | Mahasiswa mampu merancang produksi benih bermutu, mampu menghasilkan benih bermutu tersertifikasi dan memproduksi benih dan mengatasi masalah perbenihan. | |
| CPMK 5 | Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar, ruang lingkup, dan peranan teknologi benih dalam mendukung produksi tanaman, serta menganalisis proses pembentukan, pemasakan, perkecambahan, dan dormansi benih beserta faktor-faktor yang memengaruhinya secara logis, kritis, dan berbasis prinsip fisiologi benih. | |
| CPMK 6 | Mahasiswa mampu menganalisis permasalahan mutu dan viabilitas benih secara kritis dan inovatif, serta mengusulkan solusi yang tepat berdasarkan prinsip-prinsip teknologi benih untuk mendukung peningkatan kualitas produksi tanaman dan ketahanan pangan. | |
| CPMK 7 | Mahasiswa mampu menjelaskan struktur biji, buah, dan bibit serta hubungannya dengan pertumbuhan dan perkembangan tanaman, sekaligus membedakan karakteristik benih ortodoks dan rekalsitran beserta implikasinya terhadap strategi penyimpanan dan pengelolaan benih berbasis data dan riset agroteknologi. | |
| CPMK 8 | Mahasiswa mampu menerapkan prinsip pengujian mutu, kesehatan, dan sertifikasi benih sesuai standar yang berlaku sebagai dasar riset dan pengembangan teknologi benih yang kreatif, berjiwa entrepreneur, dan mendukung keamanan pangan ramah lingkungan di tingkat industri dan lembaga sertifikasi. | |
| Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK) | ||
| SUB CPMK | - | |
| Matriks CPL ke CPMK |
|
| Deskripsi Singkat Mata Kuliah |
Mata kuliah Teknologi Benih membekali mahasiswa dengan konsep dasar, ruang lingkup, dan peranan teknologi benih dalam produksi tanaman, serta kemampuan menganalisis proses pembentukan, pemasakan, perkecambahan, dan dormansi benih beserta faktor-faktor yang memengaruhinya. Mahasiswa juga dilatih menganalisis permasalahan mutu dan viabilitas benih serta mengusulkan solusi berdasarkan prinsip teknologi benih. Selain itu, mahasiswa memahami struktur biji, buah, dan bibit serta hubungannya dengan pertumbuhan tanaman, membedakan karakteristik benih ortodoks dan rekalsitran beserta implikasinya terhadap penyimpanan, dan menerapkan prinsip pengujian mutu, kesehatan, serta sertifikasi benih sesuai standar yang berlaku untuk mendukung keamanan pangan ramah lingkungan. |
| Pustaka | Utama: |
| - | |
|
Pendukung: (Jika diperlukan)
-
|
|
| Dosen Pengampu |
- |
| Mata kuliah syarat |
- |
| Minggu Ke- | SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) | Penilaian | Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa [Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran [Rujukan] |
Bobot Penilaian (%) |
||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Indikator | Teknik & Kriteria | Luring (Tatap Muka) | Daring (Online) | ||||
| - | - | - | - | - | - | - | 0 |
| UTS | |||||||
| UAS | |||||||