|
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
– FAKULTAS ILMU SOSIAL
– PROGRAM STUDI ANTROPOLOGI (S1)
|
||||||
| RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER | |||||||
| MATA KULIAH (MK) | KODE | Rumpun MK | BOBOT (sks) | SEMESTER | Tgl Penyusunan | ||
| Antropologi Pembangunan, Kebijakan dan Hukum | ANT.62.0018 | - | 0 | 2 | 4 | - | |
| OTORISASI / PENGESAHAN | Dosen Pengembang RPS | Koordinator RMK | Koordinator Prodi | ||||
| - | - | - | - | ||||
| Capaian Pembelajaran |
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK | |
| CPL | - | |
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | ||
| CPMK 1 | Menjelaskan konsep dasar antropologi pembangunan, kebijakan publik, dan hukum dalam konteks masyarakat lokal | |
| CPMK 2 | Menganalisis implikasi sosial dan budaya dari program pembangunan dan kebijakan publik terhadap komunitas lokal. | |
| CPMK 3 | Mengkritisi ketimpangan sosial, konflik agraria, penggusuran, dan marginalisasi masyarakat adat dalam konteks pembangunan dan hukum. | |
| CPMK 4 | Merancang dan melaksanakan proyek mini riset atau studi kasus tentang pembangunan atau kebijakan lokal berbasis pendekatan antropologi | |
| CPMK 5 | Menyusun dan mempresentasikan hasil proyek yang merekomendasikan solusi alternatif atau pendekatan partisipatif dalam pembangunan/kebijakan berbasis budaya. | |
| Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK) | ||
| SUB CPMK | - | |
| Matriks CPL ke CPMK |
|
| Deskripsi Singkat Mata Kuliah |
Mata kuliah Antropologi Pembangunan, Kebijakan, dan Hukum membahas keterkaitan antara pembangunan, kebijakan publik, dan sistem hukum dalam perspektif antropologi. Mahasiswa diajak memahami bagaimana pembangunan tidak hanya sebagai proses ekonomi, tetapi sebagai praktik sosial-budaya yang berimplikasi pada relasi kuasa, identitas, dan hak-hak masyarakat. Kajian mencakup juga analisis terhadap dampak sosial pembangunan, peran antropolog dalam penyusunan kebijakan, hukum adat vs hukum negara, serta isu-isu kontemporer seperti konflik agraria, penggusuran, dan keadilan sosial. Melalui pendekatan Project-Based Learning (PJBL), mahasiswa akan mengembangkan proyek analisis kebijakan atau studi kasus pembangunan di komunitas lokal, dengan menekankan pada pendekatan partisipatif dan etnografis. |
| Pustaka | Utama: |
| - | |
|
Pendukung: (Jika diperlukan)
-
|
|
| Dosen Pengampu |
- |
| Mata kuliah syarat |
- |
| Minggu Ke- | SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) | Penilaian | Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa [Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran [Rujukan] |
Bobot Penilaian (%) |
||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Indikator | Teknik & Kriteria | Luring (Tatap Muka) | Daring (Online) | ||||
| - | - | - | - | - | - | - | 0 |
| UTS | |||||||
| UAS | |||||||