Logo UNP
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG – FAKULTAS KEDOKTERAN – PROGRAM STUDI KEDOKTERAN GIGI (S1)
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
MATA KULIAH (MK) KODE Rumpun MK BOBOT (sks) SEMESTER Tgl Penyusunan
Manajemen Bedah Oral 2 GGI.62.0033 - 1 3 6 -
OTORISASI / PENGESAHAN Dosen Pengembang RPS Koordinator RMK Koordinator Prodi
- - - -
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK
CPL-1 Memiliki karakter yang baik, relijius, semangat nasionalisme dan jiwa entrepreneur dengan memperhatikan norma-etika serta nilai budaya dan kearifan lokal yang berlaku dalam segala aktivitas dan pekerjaan profesional (karakter yang baik / good character)
CPL-2 Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan kerjasama team dalam interaksi sosial dan pekerjaan (komunikasi dan Kerjasama team / transferable skill)
CPL-3 Menguasai teori dan aplikasi ilmu kedokteran gigi secara mendalam, mencakup prinsip - prinsip dasar ilmu biomedis, patologi, dan farmakologi dalam diagnosis, tata laksana, serta pencegahan penyakit dan kelainan gigi mulut berdasarkan pendekatan evidence-based dentistry, termasuk aspek keselamatan pasien dan manajemen nyeri, infeksi, serta kegawatdaruratan medik dan dental
CPL-4 Menguasai teori dan aplikasi keterampilan klinis kedokteran gigi secara komprehensif,termasuk tindakan konservasi gigi, periodonsia, endodontik, prostodonsia, pedodonsia, bedah minor, radiologi, dan estetika gigi, serta perawatan pasien dengan kebutuhan khusus dan kondisi medis tertentu sesuai standar pelayanan medik.
CPL-7 Mampu menjalankan pekerjaan sesuai bidang keahliannya dengan standar kompetensi profesi, membuat keputusan mandiri dan logis, menghasilkan karya atau laporan yang sesuai kaidah, serta bertanggung jawab secara etika dan ilmiah atas hasil kerja, baik secara individu maupun dalam tim lintas profesi.
CPL-8 Secara aktif mengembangkan keahlian dan pengetahuan melalui pembelajaran mandiri, pelatihan, jejaring profesional, serta berkontribusi dalam penyusunan kebijakan dan peningkatan mutu pendidikan atau layanan profesi, termasuk dalam pengembangan program systemic wellbeing di bidang kedokteran gigi yang berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat dan keberlanjutan profesi.
CPL-9 Lulusan mampu melakukan anamnesis, pemeriksaan klinis dan penunjang, menganalisis informasi medis untuk menegakkan diagnosis kerja maupun definitif, serta menyusun rencana perawatan yang tepat, berbasis bukti dan sesuai kaidah kedokteran gigi.
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
CPMK 1 Memilih terapi dasar pengendalian rasa nyeri, takut dan kecemasan pasien dengan pendekatan farmakologis dan/atau non-farmakologis sesuai prosedur eksodonsia gigi desidui dan gigi permanen pada alat peraga secara mandiri
CPMK 2 Menentukan tatalaksana eksodonsi, odontektomi, trauma jaringan lunak, bedah konservasi, preprostetik, preortodonti, gigi avulsi, fraktur dentoalveolar serta inflamasi dan infeksi odontogenik dan non odontogenik
CPMK 3 Mengidentifikasi komplikasi tindakan bedah mulut dan menentukan penanganannya
CPMK 4 Menentukan diagnosis sementara dan diagnosis kerja kasus eksodonsia pada pasien anak dan dewasa berdasarkan analisis riwayat penyakit, temuan klinis, temuan laboratoris, temuan radiografis, dan temuan alat bantu lain
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK)
SUB CPMK -
CPL-1 CPL-2 CPL-3 CPL-4 Total
CPMK/Sub CPMK - - - - -
CPMK/Sub CPMK - - - - -
Manajemen Bedah Oral 2 merupakan topik wajib yang harus ditempuh oleh Mahasiswa di semester VI, berupa kuliah (3 SKS), dan skills lab (1 SKS). Topik ini berisi materi tentang psikologi klinik anak; eksodonsi pada pasien dewasa dan anak; manajemen Inflamasi dan Infeksi odontogenik; penatalaksanaan fraktur dentoalveolar, avulsi gigi dan trauma jaringan lunak maksilofasial; bedah preprostetik, konservasi dan bedah preortodontik. Materi kuliah Psikologi Anak akan mendasari kegiatan yang akan dilakukan di paktikum klinik yaitu tentang pertimbangan pesikologi klinik anak pada saat pemeriksaan dan perawatan rogga mulut anak. Ketepatan dalam pemilihan metode/teknik pendekatan psikologi pada anak sebelum dilakukan tindakanbedah mulut diperlukan untuk menghindari terjadinya pengalaman traumatic yang dapat mempengaruhi psikologis dan presepsi anak terhadap perawatan dental. Eksodonsi pada pasien dewasa dan anak membahas tentang prinsip-prinsip dalam eksodonsia, indikasi dan kontraindikasi pencabutan, persiapan alat dan bahan eksodonsi, komplikasi yang terjadi selama dan setelah pencaputan dan penanganannya. Teori-teori ini akan mendukung mahasiswa saat melakukan pencabutan gigi secara tepat, meningkatkan patient safety dan bisa menghindari komplikasi yang tidak diinginkan. Apabila komplikasi tetap terjadi, mahasiswa akan bisa mengatasi komplikasi tersebut. Penatalaksanaan fraktur dentoalveolar, replantasi gigi avulsi dan penatalaksanaan trauma jaringan lunak merupakan kelanjutan dari materi trauma dentomaksilofasial yang berada di topik 2 semester 4. Materi ini akan membahas perawatan trauma dentomaksilofasial baik jaringan keras maupun jaringan lunak sesuai kompetensi dokter gigi, dengan tujuan mengembalikan fungsi, estetika dan psikis pasien. Manajemen inflamasi dan infeksi odontogenik menjelaskan prinsip-prinsip manajemen tindakan untuk mengatasi inflamasi dan infeksi odontogenik. Mahasiswa harus mengetahui obat-obatan yang harus diberikan, insisi abses, drainage abses, dan kasus emergensi infeksi odontogenic yang bisa membahayakan pasien. Materi terakhir di topik manajemen bedah oral 2 ini adalah bedah preprostetik, bedah konservasi dan bedah preortodontik. Bedah preprostetik akan membahas bagaimana dokter gigi harus mempersiapkan dukungan jaringan lunak dan keras di dalam rongga mulut yang bias membantu stabilitas gigi tiruan. Bedah konservasi menjelaskan tentang apikoektomi, yaitu pemotongan ujung akar gigi setelah dilakukan perawatan endodontic, dengan tujuan menghilangkan jaringan patologis yang tidak bisa diatasi dengan tindakan konservatif konvensional sehingga membutuhkan tindakan bedah. Bedah ortodontik akan membahas bedah eksposure gigi yang tidak erupsi, yang akan dilakukan perawatan ortodonti. Metode pembelajaran berupa perkuliahan yang dikombinasi dengan kuis dan penugasan untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa, serta skills lab yang akan menerapkan ilmu kedokteran dan kedokteran gigi pada pasien simulasi dan/atau model sebagai dasar profesionalitas dan kompetensi kedokteran gigi.
Utama:
-
Pendukung: (Jika diperlukan)
-
-
-
Minggu Ke- SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) Penilaian Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa
[Estimasi Waktu]
Materi Pembelajaran
[Rujukan]
Bobot Penilaian
(%)
Indikator Teknik & Kriteria Luring (Tatap Muka) Daring (Online)
- - - - - - - 0
UTS
UAS