Logo UNP
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG – FAKULTAS KEDOKTERAN – PROGRAM STUDI KEDOKTERAN GIGI (S1)
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
MATA KULIAH (MK) KODE Rumpun MK BOBOT (sks) SEMESTER Tgl Penyusunan
Gawat Darurat Klinik GGI.62.0039 - 1 2 7 -
OTORISASI / PENGESAHAN Dosen Pengembang RPS Koordinator RMK Koordinator Prodi
- - - -
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK
CPL-1 Memiliki karakter yang baik, relijius, semangat nasionalisme dan jiwa entrepreneur dengan memperhatikan norma-etika serta nilai budaya dan kearifan lokal yang berlaku dalam segala aktivitas dan pekerjaan profesional (karakter yang baik / good character)
CPL-2 Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan kerjasama team dalam interaksi sosial dan pekerjaan (komunikasi dan Kerjasama team / transferable skill)
CPL-4 Menguasai teori dan aplikasi keterampilan klinis kedokteran gigi secara komprehensif,termasuk tindakan konservasi gigi, periodonsia, endodontik, prostodonsia, pedodonsia, bedah minor, radiologi, dan estetika gigi, serta perawatan pasien dengan kebutuhan khusus dan kondisi medis tertentu sesuai standar pelayanan medik.
CPL-7 Mampu menjalankan pekerjaan sesuai bidang keahliannya dengan standar kompetensi profesi, membuat keputusan mandiri dan logis, menghasilkan karya atau laporan yang sesuai kaidah, serta bertanggung jawab secara etika dan ilmiah atas hasil kerja, baik secara individu maupun dalam tim lintas profesi.
CPL-9 Lulusan mampu melakukan anamnesis, pemeriksaan klinis dan penunjang, menganalisis informasi medis untuk menegakkan diagnosis kerja maupun definitif, serta menyusun rencana perawatan yang tepat, berbasis bukti dan sesuai kaidah kedokteran gigi.
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
CPMK 1 Mengidentifikasi dan menganalisis faktor/derajat resiko dari suatu kelainan/masalah/penyakit rongga mulut di segala usia guna menetapkan prognosis
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK)
SUB CPMK -
CPL-1 CPL-2 CPL-4 CPL-7 Total
CPMK/Sub CPMK - - - - -
CPMK/Sub CPMK - - - - -
Dokter gigi harus siap untuk mengelola keadaan darurat medis yang mungkin timbul dalam praktik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 19% - 44% dari dokter gigi memiliki pasien dengan darurat medis dalam satu tahun. Sebagian besar dari komplikasi ini, sekitar 90%, ringan, 8% serius. 35% pasien memiliki penyakit yang mendasari komplikasi tesebut. Penyakit kardiovaskular ditemukan pada 33% pasien. Keadaan darurat medis paling sering terjadi adalah komplikasi anestesi lokal, yang biasa dilakukan pada tindakan pencabutan gigi dan endodontik. Lebih dari 60% dari keadaan darurat adalah sinkop, dengan hiperventilasi yang paling sering berikutnya yaitu 7%. Penelitian juga menunjukkan bahwa sinkop adalah keadaan darurat medis yang paling umum dijumpai oleh dokter gigi. Sinkop mewakili sekitar 50% dari semua keadaan darurat. Setelah sinkop, kejadian yang paling umum lainnya adalah alergi ringan, yaitu 8%. Keadaan darurat lain yang dilaporkan terjadi antara lain angina pektoris/infark miokard, henti jantung, hipotensi postural, kejang, bronkospasme, dan darurat diabetes. Perawatan oleh dokter gigi memerlukan persiapan, pencegahan dan manajemen sesuai kebutuhan. Pencegahan dicapai dengan melakukan riwayat medis menyeluruh dengan perubahan yang sesuai untuk perawatan gigi sesuai kebutuhan. Aspek yang paling penting dari hampir semua kedaruratan medis di kantor gigi adalah untuk mencegah atau memperbaiki kekurangan oksigenasi otak dan jantung. Oleh karena itu, manajemen semua keadaan darurat medis harus mencakup memastikan bahwa darah yang mensuplai oksigen mampu dikirim ke organorgan penting ini. Hal ini sesuai dengan konsep resusitasi jantung paru, yang menuntut dokter gigi harus kompeten melakukannya. Kuliah topik ini memberikan keterampilan untuk mengelola sebagian besar keadaan darurat medis, yang dimulai dengan penilaian, dan jika perlu pengobatan jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi (ABC CPR).
Utama:
-
Pendukung: (Jika diperlukan)
-
-
-
Minggu Ke- SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) Penilaian Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa
[Estimasi Waktu]
Materi Pembelajaran
[Rujukan]
Bobot Penilaian
(%)
Indikator Teknik & Kriteria Luring (Tatap Muka) Daring (Online)
- - - - - - - 0
UTS
UAS