|
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
– FAKULTAS KEDOKTERAN
– PROGRAM STUDI KEDOKTERAN HEWAN (S1)
|
||||||
| RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER | |||||||
| MATA KULIAH (MK) | KODE | Rumpun MK | BOBOT (sks) | SEMESTER | Tgl Penyusunan | ||
| Hygiene Pangan Asal Hewan | KHW.62.0035 | - | 1 | 2 | 5 | - | |
| OTORISASI / PENGESAHAN | Dosen Pengembang RPS | Koordinator RMK | Koordinator Prodi | ||||
| - | - | - | - | ||||
| Capaian Pembelajaran |
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK | |
| CPL-2 | Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan kerjasama team dalam interaksi sosial dan pekerjaan (komunikasi dan Kerjasama team / transferable skill) | |
| CPL-4 | Memiliki keterampilan dan kemampuan dalam menerapkan IPTEK laboratorium biomedik (anatomi, histologi, fisiologi, biokimia, embriologi, reproduksi, klinik, patologi, mikrobiologi, parasitologi, imunologi, farmakologi, toksikologi, radiologi dan kesmavet | |
| CPL-6 | Memiliki kemampuan manajemen pengendalian dan penanggulangan penyakit strategis, penyakit baru dan penyakit yang muncul kembali (emerging and reemerging diseases), zoonosis, transboundary animal disease, dan keamanan hayati (biosecurity-biosafety), serta pengendalian lingkungan | |
| CPL-8 | Memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam epidemiologi,analisis risiko, analisis ekonomi veteriner (termasuk perdagangan internasional), dan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) | |
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | ||
| CPMK 1 | Mahasiswa memahami definisi, ruang lingkup, dan terminologi Hygiene Pangan Asal Hewan, serta mengenali titik kritis dalam rantai pangan hewan sebagai orientasi awal pemeriksaan dan pengendalian mutu. | |
| CPMK 2 | Mahasiswa mampu mengidentifikasi komponen pangan asal hewan (susu, daging, unggas, telur, ikan) beserta faktor eksternal yang memengaruhi kualitas, serta mengenali titik orientasi kritis dalam produksi dan distribusi.Mahasiswa mampu mengidentifikasi komponen pangan asal hewan (susu, daging, unggas, telur, ikan) beserta faktor eksternal yang memengaruhi kualitas, serta mengenali titik orientasi kritis dalam produksi dan distribusi. | |
| CPMK 3 | Mahasiswa mampu mengidentifikasi komponen pangan asal hewan (susu, daging, unggas, telur, ikan) beserta faktor eksternal yang memengaruhi kualitas, serta mengenali titik orientasi kritis dalam produksi dan distribusi. | |
| CPMK 4 | Mahasiswa mampu mendiagnosis permasalahan hygiene pangan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, mikrobiologi, dan mutu produk, serta menyusun rekomendasi teknis untuk perbaikan hygiene sesuai standar nasional dan global | |
| CPMK 5 | Mahasiswa mampu mengidentifikasi komponen pangan asal hewan (susu, daging, unggas, telur, ikan) beserta faktor eksternal yang memengaruhi kualitas, serta mengenali titik orientasi kritis dalam produksi dan distribusi | |
| CPMK 6 | Mahasiswa dapat menganalisis hubungan titik kritis hygiene dengan prosedur teknis, termasuk jalur kontaminasi mikroba, distribusi risiko, dan kaitan kualitas produk dengan standar mutu internasional | |
| CPMK 7 | Mahasiswa mampu mendiagnosis permasalahan hygiene pangan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, mikrobiologi, dan mutu produk, serta menyusun rekomendasi teknis untuk perbaikan hygiene sesuai standar nasional dan global. | |
| CPMK 8 | Mahasiswa dapat menganalisis hubungan titik kritis hygiene dengan prosedur teknis, termasuk jalur kontaminasi mikroba, distribusi risiko, dan kaitan kualitas produk dengan standar mutu internasional. | |
| Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK) | ||
| SUB CPMK | - | |
| Matriks CPL ke CPMK |
|
| Deskripsi Singkat Mata Kuliah |
Mata kuliah ini membahas tentang kesehatan susu mulai dari susu diproduksi sampai konsumen, termasuk komposisi, cara pemerahan dan penanganan susu yang benar, juga dibahas mengenai gangguan kesehatan konsumen sebagai akibat mengkonsumsi susu dan hasil olahannya serta beberapa cara pengolahan susu. Mata kuliah ini juga membahas rantai penyediaan daging, rumah potong hewan (besar dan ayam), pemeriksaan ante dan post mortem, kualitas daging selain itu dibahas pula tentang telur termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas telur, beberapa cara pengawetan telur serta penyakit yang dapat ditularkan melalui telur. |
| Pustaka | Utama: |
| - | |
|
Pendukung: (Jika diperlukan)
-
|
|
| Dosen Pengampu |
- |
| Mata kuliah syarat |
- |
| Minggu Ke- | SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) | Penilaian | Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa [Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran [Rujukan] |
Bobot Penilaian (%) |
||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Indikator | Teknik & Kriteria | Luring (Tatap Muka) | Daring (Online) | ||||
| - | - | - | - | - | - | - | 0 |
| UTS | |||||||
| UAS | |||||||