Logo UNP
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG – FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM – PROGRAM STUDI KIMIA (S1)
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
MATA KULIAH (MK) KODE Rumpun MK BOBOT (sks) SEMESTER Tgl Penyusunan
Struktur Senyawa Anorganik KIM.62.0010 - 1 3 3 -
OTORISASI / PENGESAHAN Dosen Pengembang RPS Koordinator RMK Koordinator Prodi
- - - Budhi Oktavia S.Si., M.Si., Ph.D.
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK
CPL-1 Memiliki karakter yang baik, relijius, semangat nasionalisme dan jiwa entrepreneur dengan memperhatikan norma-etika serta nilai budaya dan kearifan lokal yang berlaku dalam segala aktivitas dan pekerjaan profesional (karakter yang baik / good character)
CPL-2 Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan kerjasama team dalam interaksi sosial dan pekerjaan (komunikasi dan Kerjasama team / transferable skill)
CPL-3 Menguasai konsep teoritis tentang struktur, sifat, fungsi, perubahan, energi dan dinamika, identifikasi, pemisahan, karakterisasi, transformasi, dan sintesis bahan kimia mikromolekul serta terapannya
CPL-4 Menguasai pengetahuan operasional tentang fungsi, cara mengoperasikan instrumen kimia, serta analisis data dan informasi dari instrumen tersebut
CPL-5 Menguasai prinsip dasar piranti lunak untuk analisis, sintesis, dan pemodelan molekul pada bidang kimia yang umum atau yang lebih spesifik
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
CPMK 1 Menunjukkan sikap religius, jujur, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi etika akademik dan professional dalam setiap aktivitas perkuliahan dan kehidupan sehari-hari
CPMK 2 Menjelaskan kimia anorganik, sejarah perkembangan kimia anorganik serta perbedaan dan persamaan antara kimia anorganik, kimia organik, dan organologam, serta menjelaskan hubungan struktur dengan sifat dan kegunaan salah satu material anorganik (zeolit) dal
CPMK 3 Menggambarkan perkembangan teori atom, model atom mekanika gelombang, bentuk orbital, tingkat energi orbital atom, fungsi radial (R), fungsi angular, atom berelektron banyak (konfigurasi), dan aturan-aturan penulisan elektron.
CPMK 4 Menentukan jenis ikatan kimia dan sifat senyawa berdasarkan tempat unsur dalam sistem periodik (ion, kovalen, kovalen koordinasi, dan ikatan logam)
CPMK 5 Menunjukkan sikap kreatif, inovatif, kolaboratif, teliti, tanggung jawab, dan kepekaan terhadap dinamika sosial dan lingkungan dalam merancang solusi atas permasalahan sosial kemasyarakatan dan mampu mengkomunikasikan secara efektif
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK)
SUB CPMK 1 Menjelaskan pengertian dan sejarah perkembangan kimia anorganik serta perbedaan dan persamaan antara kimia anorganik, kimia organik, dan organologam serta  menjelaskan teknik dasar dan keselamatan kerja di laboratorium kimia anorganik (3.1%)
SUB CPMK 2 Menentukan tingkat energi bentuk orbital dan arah orbital atom berdasarkan teori atom mekanika gelombang (4.7%)
SUB CPMK 3 Menuliskan konfigurasi elektron berbagai atom/ion berdasarkan model atom mekanika gelombang untuk atom-atom berelektron banyak (4.7%)
SUB CPMK 4 Menentukan letak unsur dalam tabel periodik berdasarkan konfigurasi elektron atom-atom, serta menentukan jenis ikatan kimia yang akan terjadi berdasarkan posisi unsur dalam tabel periodik (4.7%)
SUB CPMK 5 Menjelaskan tentang sifat-sifat keperiodikan (ukuran atom, energi ionisasi, afinitas elektron, elektronegativitas, sifat logam dan nonlogam elektropositif dan elektronegatif) dan menghitung muatan inti efektif (4.7%)
SUB CPMK 6 Menganalisis hubungan pengertian senyawa ionik, pembentukan senyawa ionik, lingkaran Born-Haber dan energi kisi dengan sifat senyawa ion (6.25%)
SUB CPMK 7 Menganalisis kestabilan senyawa ionik dan sifat-sifatnya berdasarkan perbandingan jari-jari kation dan anion (6.25%)
SUB CPMK 8 Menganalisis hubungan sifat senyawa kovalen, sifat-sifat, keelektronegatifan, momen dipole, aturan oktet, struktur Lewis, muatan formal dan resonansi (6.25%)
SUB CPMK 9 Menentukan geometri molekul menggunakan rumus Lewis dan teori VSEPR (Valence shell electron pair repulsion) (4.7%)
SUB CPMK 10 Menentukan jenis ikatan kovalen (σ, π) berdasarkan teori ikatan valensi (VBT) (4.7%)
SUB CPMK 11 Menentukan geometri molekul berdasarkan teori hibridisasi (4.7%)
SUB CPMK 12 Menggunakan teori orbital molekul (MOT) untuk menentukan sifat magnet senyawa kovalen (4.7%)
SUB CPMK 13 Menjelaskan perbedaan ikatan kovalen biasa dengan ikatan kovalen koordinasi dan menjelaskan sejarah penemuan senyawa kompleks, serta menentukan bilangan koordinasi, atom pusat dan jenis-jenis ligan (4.7%)
SUB CPMK 14 Memberi nama senyawa kompleks dan menentukan geometri molekul berdasarkan VBT (4.7%)
SUB CPMK 15 Menghitung momen magnet suatu kompleks dan menganalisis sifat magnetik dan warna senyawa koordinasi berdasarkan teori medan kristal (CFT) (9.4%)
CPL-1 CPL-2 CPL-3 CPL-4 Total
SUB CPMK 1 - - - - 3.1%
SUB CPMK 2 - - - - 4.7%
SUB CPMK 3 - - - - 4.7%
SUB CPMK 4 - - - - 4.7%
SUB CPMK 5 - - - - 4.7%
SUB CPMK 6 - - - - 6.25%
SUB CPMK 7 - - - - 6.25%
SUB CPMK 8 - - - - 6.25%
SUB CPMK 9 - - - - 4.7%
SUB CPMK 10 - - - - 4.7%
SUB CPMK 11 - - - - 4.7%
SUB CPMK 12 - - - - 4.7%
SUB CPMK 13 - - - - 4.7%
SUB CPMK 14 - - - - 4.7%
SUB CPMK 15 - - - - 9.4%
78.25%
Mata kuliah ini membahas tentang pengertian dan sejarah perkembangan kimia anorganik, perbedaan dan persamaannya dengan kimia organik dan organologam. Contoh hubungan struktur dengan sifat dan kegunaan material Anorganik dalam kehidupan sehari-hari. Menggambarkan berbagai bentuk orbital dan membuat konfigurasi elektron berbagai atom/ion berdasarkan model atom mekanika gelombang untuk menentukan ikatan kimia yang akan terjadi. Membuat tabel periodik berdasarkan konfigurasi elektron atom-atom dan menjelaskan sifat keperiodikan. Menentukan jenis ikatan kimia yang akan terjadi berdasarkan posisi unsur dalam tabel periodik. Menjelaskan pembentukan ikatan ionik, lingkar Borh-Haber, dan sifat-sifat senyawa ionik Menentukan geometri molekul berdasarkan teori VSEPR, VBT, dan hibridisasi pada molekul berikatan kovalen. Menjelaskan sifat kemagnetan dan warna dari molekul berdasarkan teori MOT. Menjelaskan perkembangan kimia koordinasi. Memberi nama senyawa koordinasi. Menentukan geometri molekul senyawa koordinasi berdasarkan teori VBT dan CFT
Utama:
1. Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London
2. Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi
3. Huheey,J.E., Keiter,E.A. and Keiter,R.L.,(1993),“Inorganic Chemistry (Principles of Structure and Reativity)”,Ed.4th, Chapman and Publisher
Pendukung: (Jika diperlukan)
1. Cotton, F.A. & Wilkinson, G., (1989), “Kimia Anorganik Dasar” (Terjemahan oleh Sahati Suharto), Penerbit Universitas Indonesia, UI-Press,Jakarta.
2. Jolly, W.L., (1991), “Modern Inoragnic Chemistry”, Ed. 2nd, McGraw-Hill, Inc., NewYork
3. Douglas,B., McDaniel,D.H.and Alexander,J.J.,(1983),“Concepts and Models of Inorganic Chemistry”, Ed.2nd,JohnWiley& Sons, Inc., NewYork.
4. Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company
-
-
Minggu Ke- SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) Penilaian Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa
[Estimasi Waktu]
Materi Pembelajaran
[Rujukan]
Bobot Penilaian
(%)
Indikator Teknik & Kriteria Luring (Tatap Muka) Daring (Online)
1
Menjelaskan pengertian dan sejarah perkembangan kimia anorganik serta perbedaan dan persamaan antara kimia anorganik, kimia organik, dan organologam serta  menjelaskan teknik dasar dan keselamatan kerja di laboratorium kimia anorganik

1. Ketepatan memahami pengertian dan sejarah perkembangan kimia anorganik serta perbedaan dan persamaan antara kimia anorganik, kimia organik, dan organologam

2. Ketepatan memahami teknik dasar dan keselamatan kerja di laboratorium kimia anorganik

Tugas
Case-Based
Kelas Teori Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit  Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit   Kelas Praktikum: Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -

Teori:

  1. Pengertian kimia Anorganik, serta perbedaan dan persamaan dengan Kimia Organik dan Organologam
  2. Sejarah kimia Anorganik
  3. Contoh hubungan struktur, sifat dan kegunaan salah satu senyawa anorganik

 

Praktikum:

Teknik dasar dan keselamatan kerja di laboratorium kimia anorganik

[Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London]
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Huheey,J.E., Keiter,E.A. and Keiter,R.L.,(1993),“Inorganic Chemistry (Principles of Structure and Reativity)”,Ed.4th, Chapman and Publisher]
[Cotton, F.A. & Wilkinson, G., (1989), “Kimia Anorganik Dasar” (Terjemahan oleh Sahati Suharto), Penerbit Universitas Indonesia, UI-Press,Jakarta.]
3.1
2
Menentukan tingkat energi bentuk orbital dan arah orbital atom berdasarkan teori atom mekanika gelombang

1. Ketepatan memahami perkembangan teori atom, terutama model atom mekanika gelombang, fungsi radial dan fungsi angular

2. Ketepatan mengambarkan berbagai bentuk orbital

3. Ketepatan memahami penentuan tingkat energi orbital atom

4. Ketepatan menjelaskan menjelaskan prinsip dasar sintesis dan karakterisasi senyawa anorganik

Tugas
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit  Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit Kelas Praktikum:  Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -

Teori:

 

 

1. Model atom mekanika gelombang

2. Orbital atom dalam Mekanika gelombang

3. Fungsi radial, fungsi angular dan energi orbital

Praktikum:

  1. Prinsip Dasar Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Anorganik
  2. Pengertian sintesis dan jenis-jenis karakterisasi
  3. Menjelaskan prekursor, pelarut dan sintesis (materi pra praktikum)
[Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London]
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Huheey,J.E., Keiter,E.A. and Keiter,R.L.,(1993),“Inorganic Chemistry (Principles of Structure and Reativity)”,Ed.4th, Chapman and Publisher]
[Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company]
4.7
3
Menuliskan konfigurasi elektron berbagai atom/ion berdasarkan model atom mekanika gelombang untuk atom-atom berelektron banyak
  1. Ketepatan menuliskan konfigurasi elektron berbagai atom/ion berdasarkan model atom mekanika gelombang untuk atom-atom berelektron banyak

Ketepatan melakukan percobaan sintesis dan mengkarakterisasi kalium nitrat

Tugas
Kelas Teori Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit   Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit   Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit   Kelas Praktikum: Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -

Teori:

  1. Atom berelektron banyak dan konfigurasi elektron.
  2. Spin elektron, prinsip Pauli, prinsip Aufbau dan aturan Hund.

 

Percobaan 1: Sintesis dan karakterisasi KNO3

  1. Sintesis kalium nitrat
  2. Proses sintesis

Karakterisasi kalium nitrat melalui uji titik leleh dan sifat lainnya

[Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London]
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Huheey,J.E., Keiter,E.A. and Keiter,R.L.,(1993),“Inorganic Chemistry (Principles of Structure and Reativity)”,Ed.4th, Chapman and Publisher]
[Cotton, F.A. & Wilkinson, G., (1989), “Kimia Anorganik Dasar” (Terjemahan oleh Sahati Suharto), Penerbit Universitas Indonesia, UI-Press,Jakarta.]
[Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company]
4.7
4
Menentukan letak unsur dalam tabel periodik berdasarkan konfigurasi elektron atom-atom, serta menentukan jenis ikatan kimia yang akan terjadi berdasarkan posisi unsur dalam tabel periodik
  1. Ketepatan membuat tabel periodik berdasarkan konfigurasi elektron atom-atom
  2. Ketepatan memahami jenis ikatan kimia yang akan terjadi berdasarkan posisi unsur dalam tabel periodik
  3. Ketepatan menganalisis prinsip kerja sintesis dan karakterisasi kalium nitrat dan memahami kurva kelarutan berbagai garam
Tugas
Kuis
Case-Based
Kelas Teori Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit   Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit   Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit   Kelas Praktikum: Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -

Teori:

  1. Tabel periodik unsur dan hubungannya dengan konfigurasi elektron.
  2. Berbagai jenis ikatan kimia

 

Responsi Perc.1:

  1. Proses rekristalisasi
  2. Titik leleh
  3. Daya hantar listrik

Kelarutan garam

[Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London]
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Huheey,J.E., Keiter,E.A. and Keiter,R.L.,(1993),“Inorganic Chemistry (Principles of Structure and Reativity)”,Ed.4th, Chapman and Publisher]
[Cotton, F.A. & Wilkinson, G., (1989), “Kimia Anorganik Dasar” (Terjemahan oleh Sahati Suharto), Penerbit Universitas Indonesia, UI-Press,Jakarta.]
[Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company]
4.7
5
Menjelaskan tentang sifat-sifat keperiodikan (ukuran atom, energi ionisasi, afinitas elektron, elektronegativitas, sifat logam dan nonlogam elektropositif dan elektronegatif) dan menghitung muatan inti efektif

1. Ketepatan memahami sifat-sifat keperiodikan (ukuran atom, energi ionisasi, afinitas elektron, elektronegatifitas, sifat logam dan nonlogam elektropositif dan ektronegatif)

2. Ketepatan menghitung muatan inti efektif 

3. Ketepatan memahami percobaan tentang perbandingan senyawa kovalen dan ion

Tugas
Case-Based
Kelas Teori Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit   Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit   Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit   Kelas Praktikum: Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -

Teori:

  1. Ukuran atom
  2. Muatan inti efektif
  3. Energiionisasi
  4. Afinitas electron
  5. Elektronegativitas
  6. Sifat logam dan non-logam (elektropositif dan elektronegatif)

 

 

 

 

 

 

 

 

Percobaan ke 2

[Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London]
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Cotton, F.A. & Wilkinson, G., (1989), “Kimia Anorganik Dasar” (Terjemahan oleh Sahati Suharto), Penerbit Universitas Indonesia, UI-Press,Jakarta.]
[Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company]
4.7
6
Menganalisis hubungan pengertian senyawa ionik, pembentukan senyawa ionik, lingkaran Born-Haber dan energi kisi dengan sifat senyawa ion

1. Ketepatan memahami senyawa ionik, pembentukan senyawa ionik, lingkaran Born-Haber dan energi kisi.

2. Ketepatan menganalisis kepolaran beberapa senyawa yang menjadi sampel percobaan

Tugas
Kuis
Case-Based
Kelas Teori Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit   Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit   Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit   Kelas Praktikum: Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -

Teori:

Pengertian ikatan ionik

  1. Pembentukan senyawa ionik
  2. Lingkaran Born-Haber
  3. Energi kisi
  4. Responsi Percobaan ke 2: Penentuan Kepolaran Senyawa kovalen

     

    1. Pengertian senyawa kovalen
    2. Senyawa kovalen polar
    3. Senyawa kovalen nonpolar
    Tingkat kepolaran senyawa momen dipol
[Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London]
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Huheey,J.E., Keiter,E.A. and Keiter,R.L.,(1993),“Inorganic Chemistry (Principles of Structure and Reativity)”,Ed.4th, Chapman and Publisher]
[Cotton, F.A. & Wilkinson, G., (1989), “Kimia Anorganik Dasar” (Terjemahan oleh Sahati Suharto), Penerbit Universitas Indonesia, UI-Press,Jakarta.]
[Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company]
6.25
7
Menganalisis kestabilan senyawa ionik dan sifat-sifatnya berdasarkan perbandingan jari-jari kation dan anion

1. Ketepatan menjelaskan kestabilan senyawa ionik, sifat-sifat, serta perbandingan jari-jari  kation dan anion

2. Ketepatan melakukan percobaan sintesis cis dan trans Oksalat

Tugas
Case-Based
Kelas Teori Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit   Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit   Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit   Kelas Praktikum: Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -

Teori:

  1. Kestabilan senyawa ionik.
  2. Sifat-sifat senyawa ion
  • Kekerasan (hardness)
  • Aturan Fajan tentang karakter non-polar 
    • Titik didih dan titik cair
    • Daya hantar
    • Kelarutan
    1. Perbandingan r kation dan r anion

     

    Percobaan ke 3: Sintesis Cis dan trans Oksalat
[Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London]
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Huheey,J.E., Keiter,E.A. and Keiter,R.L.,(1993),“Inorganic Chemistry (Principles of Structure and Reativity)”,Ed.4th, Chapman and Publisher]
[Jolly, W.L., (1991), “Modern Inoragnic Chemistry”, Ed. 2nd, McGraw-Hill, Inc., NewYork]
[Douglas,B., McDaniel,D.H.and Alexander,J.J.,(1983),“Concepts and Models of Inorganic Chemistry”, Ed.2nd,JohnWiley& Sons, Inc., NewYork.]
[Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company]
6.25
8
Menganalisis hubungan sifat senyawa kovalen, sifat-sifat, keelektronegatifan, momen dipole, aturan oktet, struktur Lewis, muatan formal dan resonansi
  1. Ketepatan memahami senyawa kovalen, sifat-sifat, keelektronegatifan, momen dipole, aturan oktet, struktur Lewis, muatan formal dan resonansi.
  2. Ketepatan memahami prinsip sintesis reaksi zat padat
Tugas
Case-Based
Kelas Teori Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit   Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit   Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit   Kelas Praktikum: Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -

Teori:

  1. Pengertian
  2. Sifat-sifat senyawa
  3. kovalen.
  4. Struktur Lewis, aturan oktet, resonansi, keelektronegatifan, muatan formal dan momen dipol Senyawa kovalen 
  5. Responsi Percobaan 3: tentang prinsip sintesis cis dan trans oksalat
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Cotton, F.A. & Wilkinson, G., (1989), “Kimia Anorganik Dasar” (Terjemahan oleh Sahati Suharto), Penerbit Universitas Indonesia, UI-Press,Jakarta.]
[Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company]
6.25
9
Menentukan geometri molekul menggunakan rumus Lewis dan teori VSEPR (Valence shell electron pair repulsion)
  1. Ketepatan penentuan geometri molekul menggunakan rumus Lewis dan teori VSEPR (Valence shell electron pair repulsion)
  2. Ketepatan melakukan Sintesis garam rangkap
Tugas
Kuis
Case-Based
Kelas Teori Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit   Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit   Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit   Kelas Praktikum: Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -

Teori:

Rumus Lewis dan teori VSEPR

 

 

 

 

 

Percobaan ke 4: Sintesis garam rangkap Kupri amonium sulfat

[Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London]
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Huheey,J.E., Keiter,E.A. and Keiter,R.L.,(1993),“Inorganic Chemistry (Principles of Structure and Reativity)”,Ed.4th, Chapman and Publisher]
[Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company]
4.7
10
Menentukan jenis ikatan kovalen (σ, π) berdasarkan teori ikatan valensi (VBT)
  1. Ketepatan menjelaskan pembentukan ikatan kovalen berdasarkan teori ikatan valensi (VBT).
  2. Ketepatan menganalisis prinsip kerja pembuatan garam rangkap
Tugas
Kuis
Case-Based
Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit   Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit   Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit   Kelas Praktikum: Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -

Teori:

Teori ikatan valensi (σ, π)

 

Responsi Percobaan ke 4: Sintesis garam rangkap

[Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London]
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Huheey,J.E., Keiter,E.A. and Keiter,R.L.,(1993),“Inorganic Chemistry (Principles of Structure and Reativity)”,Ed.4th, Chapman and Publisher]
[Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company]
4.7
11
Menentukan geometri molekul berdasarkan teori hibridisasi
  1. Ketepatan penentuan geometri molekul berdasarkan teori hibridisasi
  2. Ketepatan melakukan percobaan tentang sintesis garam kompleks
Tugas
Case-Based
Kelas Teori Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit   Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit   Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit   Kelas Praktikum: Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -

Teori:

Teori hibridisasi

 

Praktikum topik 5: Sintesis garam Kompleks tetraaminatembaga (II) sulfat monohidrat

[Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London]
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Huheey,J.E., Keiter,E.A. and Keiter,R.L.,(1993),“Inorganic Chemistry (Principles of Structure and Reativity)”,Ed.4th, Chapman and Publisher]
[Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company]
4.7
12
Menggunakan teori orbital molekul (MOT) untuk menentukan sifat magnet senyawa kovalen
  1. Ketepatan menjelaskan teori orbital molekul (MOT)
  2. Ketepatan menjelaskan sifat kemagnetan dan warna dari molekul berdasarkan teori MOT
  3. Ketepatan menganalisis prinsip dasar percobaan sintesis garam kompleks
  4. Ketepatan membedakan garam rangkap dengan garam kompleks
 
Tugas
Kuis
Case-Based
Kelas Teori Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit   Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit   Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit   Kelas Praktikum: Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -

Teori:

Teori orbital molekul

 

Responsi percobaan topik 5: Sintesis garam kompleks

[Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London]
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Huheey,J.E., Keiter,E.A. and Keiter,R.L.,(1993),“Inorganic Chemistry (Principles of Structure and Reativity)”,Ed.4th, Chapman and Publisher]
[Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company]
4.7
13
Menjelaskan perbedaan ikatan kovalen biasa dengan ikatan kovalen koordinasi dan menjelaskan sejarah penemuan senyawa kompleks, serta menentukan bilangan koordinasi, atom pusat dan jenis-jenis ligan
  1. Ketepatan menjelaskan perbedaan ikatan kovalen biasa dengan ikatan kovalen koordinasi
  2. Ketepatan menjelaskan sejarah penemuan senyawa kompleks
  3. Ketepatan menentukan bilangan koordinasi, atom pusat dan jenis ligand
  4. Ketepatan merancang Percobaan Penentuan Karakteristik senyawa ion atau senyawa kovalen berdasarkan beberapa sifat fisika
Tugas
Kuis
Project-Based
Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit   Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit   Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit   Kelas Praktikum: Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -
[Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London]
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Huheey,J.E., Keiter,E.A. and Keiter,R.L.,(1993),“Inorganic Chemistry (Principles of Structure and Reativity)”,Ed.4th, Chapman and Publisher]
[Cotton, F.A. & Wilkinson, G., (1989), “Kimia Anorganik Dasar” (Terjemahan oleh Sahati Suharto), Penerbit Universitas Indonesia, UI-Press,Jakarta.]
[Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company]
4.7
14
Memberi nama senyawa kompleks dan menentukan geometri molekul berdasarkan VBT
  1. Ketepatan memberi nama senyawa kompleks
  2. Ketepatan menentukan geometri molekul dan hubungan dengan sifat ke magnetan berdasarkan VBT
  3. Ketepatan melakukan percobaan penentuan karakteristik senyawa ion atau senyawa kovalen berdasarkan beberapa sifat fisika
Case-Based
Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit   Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit   Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit   Kelas Praktikum: Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -

Teori:.

  1. Valence Bond Theory (VBT)

Tata nama senyawa kompleks

 

Praktikum mandiri (PjBL)

[Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London]
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Huheey,J.E., Keiter,E.A. and Keiter,R.L.,(1993),“Inorganic Chemistry (Principles of Structure and Reativity)”,Ed.4th, Chapman and Publisher]
[Douglas,B., McDaniel,D.H.and Alexander,J.J.,(1983),“Concepts and Models of Inorganic Chemistry”, Ed.2nd,JohnWiley& Sons, Inc., NewYork.]
[Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company]
4.7
15
Menghitung momen magnet suatu kompleks dan menganalisis sifat magnetik dan warna senyawa koordinasi berdasarkan teori medan kristal (CFT)

1. Ketepatan menjelaskan teori medan kristal (CFT)

2. Ketepatan menjelaskan sifat warna dan kemagnetan senyawa kompleks berdasarkan teori CFT

3. Ketepatan menghitung momen magnet suatu kompleks

 

Tugas
Kuis
Case-Based
Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit   Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit   Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit   Kelas Praktikum: Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -

Teori:

Teori medan Kristal (CFT)

Praktikum mandiri (PjBL)

 

Teori:

  1. Deret spektrokimia

Momen magnet

 

 

 

[Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London]
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Huheey,J.E., Keiter,E.A. and Keiter,R.L.,(1993),“Inorganic Chemistry (Principles of Structure and Reativity)”,Ed.4th, Chapman and Publisher]
[Cotton, F.A. & Wilkinson, G., (1989), “Kimia Anorganik Dasar” (Terjemahan oleh Sahati Suharto), Penerbit Universitas Indonesia, UI-Press,Jakarta.]
[Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company]
9.4
16
Menghitung momen magnet suatu kompleks dan menganalisis sifat magnetik dan warna senyawa koordinasi berdasarkan teori medan kristal (CFT)

1. Ketepatan menjelaskan teori medan kristal (CFT)

2. Ketepatan menjelaskan sifat warna dan kemagnetan senyawa kompleks berdasarkan teori CFT

3. Ketepatan menghitung momen magnet suatu kompleks

 

Tugas
Kuis
Case-Based
Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit   Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit   Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit   Kelas Praktikum: Praktikum: 1 x 1 x 170 menit -

Teori:

Teori medan Kristal (CFT)

Praktikum mandiri (PjBL)

 

Teori:

  1. Deret spektrokimia

Momen magnet

 

 

 

[Miessler, G.L & Tarr, D.A., (1999), Inorganic Chemistry”, Prentice-Hall International, Inc.,London]
[Manku,G.S.,(1980),“Teoretical Principles of Inorganic Chemistry”,Tata-McGraw Hill Publishing Company Limited,NewDelhi]
[Huheey,J.E., Keiter,E.A. and Keiter,R.L.,(1993),“Inorganic Chemistry (Principles of Structure and Reativity)”,Ed.4th, Chapman and Publisher]
[Cotton, F.A. & Wilkinson, G., (1989), “Kimia Anorganik Dasar” (Terjemahan oleh Sahati Suharto), Penerbit Universitas Indonesia, UI-Press,Jakarta.]
[Rayner, Geoff dan Canham. 2010. Descriptive Inorganic Chemistry. New york: W. H. Freeman and Company]
9.4