Logo UNP
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG – FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM – PROGRAM STUDI KIMIA (S1)
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
MATA KULIAH (MK) KODE Rumpun MK BOBOT (sks) SEMESTER Tgl Penyusunan
Kimia Organik 3 KIM.62.0020 - 0 3 5 -
OTORISASI / PENGESAHAN Dosen Pengembang RPS Koordinator RMK Koordinator Prodi
- - - Budhi Oktavia S.Si., M.Si., Ph.D.
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK
CPL-1 Memiliki karakter yang baik, relijius, semangat nasionalisme dan jiwa entrepreneur dengan memperhatikan norma-etika serta nilai budaya dan kearifan lokal yang berlaku dalam segala aktivitas dan pekerjaan profesional (karakter yang baik / good character)
CPL-2 Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan kerjasama team dalam interaksi sosial dan pekerjaan (komunikasi dan Kerjasama team / transferable skill)
CPL-3 Menguasai konsep teoritis tentang struktur, sifat, fungsi, perubahan, energi dan dinamika, identifikasi, pemisahan, karakterisasi, transformasi, dan sintesis bahan kimia mikromolekul serta terapannya
CPL-4 Menguasai pengetahuan operasional tentang fungsi, cara mengoperasikan instrumen kimia, serta analisis data dan informasi dari instrumen tersebut
CPL-8 Mampu memecahkan masalah IPTEKS di bidang kimia dengan penerapan teknologi yang relevan
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
CPMK 1 Menunjukkan sikap religius, jujur, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi etika akademik dan profesional dalam setiap aktivitas perkuliahan dan kehidupan sehari-hari
CPMK 2 Mengembangkan kemampuan komunikasi efektif dan kerjasama team
CPMK 3 Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, dalam mengidentifikasi, menganalisis serta memberikan solusi terhadap permasalahaan yang sesuai dengan bidang keilmuan dan penguasaan teknologi
CPMK 4 Menganalisis streokimia; isomer geometri dan konformasi untuk senyawa rantai terbuka dan senyawa siklik, serta kiralitas senyawa-senyawa organik
CPMK 5 Menganalisis struktur, sifat, dan reaksi senyawa-senyawa organologam, aromatik polisiklik, heterosilklik, dan perisiklik
CPMK 6 Menganalisis struktur senyawa organik berdasarkan data spektroskopi Inframerah (IR) dan spektroskopi Ultraviolet-tampak
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK)
SUB CPMK 1 Menentukan E dan Z isomer geometri pada senyawa alkena dengan ikatan rangkap lebih dari satu dan sikloalkana  (8%)
SUB CPMK 2 Menentukan konformasi berdasarkan rumus dimensional, bola-pasak, dan proyeksi newman senyawa alkana rantai terbuka dan siklik  (8%)
SUB CPMK 3 Menentukan konfigurasi senyawa kiral yang mempunyai 1 pusat kiral dan lebih dari 1 pusat kiral     Membuat rumus struktur berdasarkan konfigurasi senyawa kiral   Menentukan konfigurasi enantiomer dan diastereomer senyawa kiral rantai terbuka, siklik, dan senyawa meso  (8%)
SUB CPMK 4 Menganalisis stereokimia senyawa organik dari suatu artikel ilmiah (18.5%)
SUB CPMK 5 Menentukan nama, kereaktifan, sifat fisika dan kimia senyawa organologam Membuat mekanisme reaksi sintesis dan reaksi kimia senyawa organologam  (12.5%)
SUB CPMK 6 Menentukan nama, kereaktifan berdasarkan struktur senyawa aromatik polisiklik dan heterosilklik Memprediksi produk reaksi senyawa aromatik polisiklik dan heterosilklik Membuat mekanisme reaksi senyawa aromatik polisiklik dan heterosilklik  (15%)
SUB CPMK 7 Menentukan nama, kereaktifan berdasarkan reaksi perisiklik   Memprediksi produk reaksi perisiklik Membuat mekanisme reaksi perisiklik  (15%)
SUB CPMK 8 Menafsirkan data spektroskopi inframerah (IR) Menafsirkan data spektroskopi ultraviolet-tampak (UV-vis) senyawa organik  (15%)
CPL-1 CPL-2 CPL-3 CPL-4 Total
SUB CPMK 1 - - - - 8%
SUB CPMK 2 - - - - 8%
SUB CPMK 3 - - - - 8%
SUB CPMK 4 - - - - 18.5%
SUB CPMK 5 - - - - 12.5%
SUB CPMK 6 - - - - 15%
SUB CPMK 7 - - - - 15%
SUB CPMK 8 - - - - 15%
100%
Mata kuliah ini mencakup berpikir kritis dalam menganalisis stereokimia senyawa organik berkenaan isomer geometri, konformasi dan kiralitas, senyawa aromatis polisiklik dan heterosiklik, reaksi perisiklik, dan prinsip-prinsip dasar spektroskopi IR dan UV-VIS serta penafsiran senyawa-senyawa organik sederhana
Utama:
1. Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.
2. Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken
3. John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning
Pendukung: (Jika diperlukan)
1. Suryelita, S., Riga, R., Etika, S. B., Ikhsan, M. H., Febria, F., Yolanda, M., Ulfah, M., Asta, M. A. (2023). Phytochemical Screening and Biological Activities of Fungal Phyllosticta capitalensis Derived from Andrographis paniculate. Moroccan Journal of Chemsitry, 11(2):553-565. (Penelitian Tahun 2022).
-
-
Minggu Ke- SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) Penilaian Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa
[Estimasi Waktu]
Materi Pembelajaran
[Rujukan]
Bobot Penilaian
(%)
Indikator Teknik & Kriteria Luring (Tatap Muka) Daring (Online)
1
Menentukan E dan Z isomer geometri pada senyawa alkena dengan ikatan rangkap lebih dari satu dan sikloalkana 

Ketepatan hasil analisis isomer geometri dan stereoisomer pada alkena    
Ketepatan hasil analisis isomer geometri dan stereoisomer pada sikloalkana  

Tugas
Kuis
Case-Based
Case method -

1. Perbedaan isomer struktural dengan stereoisomer  
-  Sterokimia  
-  3 jenis stereoisomer     
- Isomer geometri cis-trans pada alkena rantai terbuka dan sikloalkana (Definisi dan penyebab terbentuknya)  
 
2. Isomer E/Z  
- Aturan deret Chan-Ingold-Prelog  
-  Isomer geometrik E/Z pada alkena dengan ikatan C=C dua atau lebih  - Rumus 2n.   

3. Isomer geometric cis-trans dan E-Z pada senyawa sikloalkana tersubstitusi.  
- Penyebab terbentuknya  
- Membedakan cis-trans pada senyawa sikloalkana  
- Isomer geometrik sikloheksana tersubstitusi 1-2.  
- Isomer geometric siklohesana tersubstitusi 1-3     
- Pengaruh struktur Cis- Trans terhadap kestabilan senyawa.  

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
[Suryelita, S., Riga, R., Etika, S. B., Ikhsan, M. H., Febria, F., Yolanda, M., Ulfah, M., Asta, M. A. (2023). Phytochemical Screening and Biological Activities of Fungal Phyllosticta capitalensis Derived from Andrographis paniculate. Moroccan Journal of Chemsitry, 11(2):553-565. (Penelitian Tahun 2022).]
8
2
Menentukan E dan Z isomer geometri pada senyawa alkena dengan ikatan rangkap lebih dari satu dan sikloalkana 

Ketepatan hasil analisis isomer geometri dan stereoisomer pada alkena    
Ketepatan hasil analisis isomer geometri dan stereoisomer pada sikloalkana  

Tugas
Kuis
Case-Based
Case method -

1. Perbedaan isomer struktural dengan stereoisomer  
-  Sterokimia  
-  3 jenis stereoisomer     
- Isomer geometri cis-trans pada alkena rantai terbuka dan sikloalkana (Definisi dan penyebab terbentuknya)  
 
2. Isomer E/Z  
- Aturan deret Chan-Ingold-Prelog  
-  Isomer geometrik E/Z pada alkena dengan ikatan C=C dua atau lebih  - Rumus 2n.   

3. Isomer geometric cis-trans dan E-Z pada senyawa sikloalkana tersubstitusi.  
- Penyebab terbentuknya  
- Membedakan cis-trans pada senyawa sikloalkana  
- Isomer geometrik sikloheksana tersubstitusi 1-2.  
- Isomer geometric siklohesana tersubstitusi 1-3     
- Pengaruh struktur Cis- Trans terhadap kestabilan senyawa.  

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
[Suryelita, S., Riga, R., Etika, S. B., Ikhsan, M. H., Febria, F., Yolanda, M., Ulfah, M., Asta, M. A. (2023). Phytochemical Screening and Biological Activities of Fungal Phyllosticta capitalensis Derived from Andrographis paniculate. Moroccan Journal of Chemsitry, 11(2):553-565. (Penelitian Tahun 2022).]
8
3
Menentukan konformasi berdasarkan rumus dimensional, bola-pasak, dan proyeksi newman senyawa alkana rantai terbuka dan siklik 

Ketepatan hasil analisis konformasi senyawa rantai terbuka dan siklik

Tugas
Kuis
Case-Based
Case method -

Konformasi senyawa rantai terbuka dan senyawa siklik  
Konformasi senyawa rantai terbuka:  
- Definisi
- Rumus dimensional, rumus bola-pasak, dan proyeksi Newman.  
- Konformer  
- Energi konformer  
- Konformasi sikloheksana  
-Konformasi kursi  
- Konformasi Isomeri geometrik cis-trans sikloalkana tersubstitusi  
- Kestabilan conformer  

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
8
4
Menentukan konformasi berdasarkan rumus dimensional, bola-pasak, dan proyeksi newman senyawa alkana rantai terbuka dan siklik 

Ketepatan hasil analisis konformasi senyawa rantai terbuka dan siklik

Tugas
Kuis
Case-Based
Case method -

Konformasi senyawa rantai terbuka dan senyawa siklik  
Konformasi senyawa rantai terbuka:  
- Definisi
- Rumus dimensional, rumus bola-pasak, dan proyeksi Newman.  
- Konformer  
- Energi konformer  
- Konformasi sikloheksana  
-Konformasi kursi  
- Konformasi Isomeri geometrik cis-trans sikloalkana tersubstitusi  
- Kestabilan conformer  

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
8
5
Menentukan konfigurasi senyawa kiral yang mempunyai 1 pusat kiral dan lebih dari 1 pusat kiral     Membuat rumus struktur berdasarkan konfigurasi senyawa kiral   Menentukan konfigurasi enantiomer dan diastereomer senyawa kiral rantai terbuka, siklik, dan senyawa meso 

Ketepatan hasil analisis kiralitas molekul yang punya 1 pusat kiral dan yang mempunyai lebih dari 1 pusat kiral

Tugas
Kuis
Case-Based
Case method -

Kiralitas  
- Definisi  kiralitas  
- Kiralitas objek  dan molekul  
- Atom C kiral  
- Rumus dimensional, bola – pasak, proyeksi Fischer.  
- Enantiomer  
- Rotasi spesifik  
- Penetapan Konfigurasi (R) dan (S)  
-Lebih dari satu pusat kiral
- Sistem (R) dan (S)  
- Rumus 2n (jumlah stereoisomer    optis)  
- Enantiomer  
- Diastereomer  
- Senyawameso
- Senyawa kiral siklik  
- Pemisahan campuran rasemat  

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
8
6
Menentukan konfigurasi senyawa kiral yang mempunyai 1 pusat kiral dan lebih dari 1 pusat kiral     Membuat rumus struktur berdasarkan konfigurasi senyawa kiral   Menentukan konfigurasi enantiomer dan diastereomer senyawa kiral rantai terbuka, siklik, dan senyawa meso 

Ketepatan hasil analisis kiralitas molekul yang punya 1 pusat kiral dan yang mempunyai lebih dari 1 pusat kiral

Tugas
Kuis
Case-Based
Case method -

Kiralitas  
- Definisi  kiralitas  
- Kiralitas objek  dan molekul  
- Atom C kiral  
- Rumus dimensional, bola – pasak, proyeksi Fischer.  
- Enantiomer  
- Rotasi spesifik  
- Penetapan Konfigurasi (R) dan (S)  
-Lebih dari satu pusat kiral
- Sistem (R) dan (S)  
- Rumus 2n (jumlah stereoisomer    optis)  
- Enantiomer  
- Diastereomer  
- Senyawameso
- Senyawa kiral siklik  
- Pemisahan campuran rasemat  

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
8
7
Menganalisis stereokimia senyawa organik dari suatu artikel ilmiah

Ketepatan enganalisis stereokimia senyawa organik dari suatu artikel ilmiah

Case-Based
Case method -

Isomer geometri  
Konformasi  
Kiralitas   

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
18.5
8
Menganalisis stereokimia senyawa organik dari suatu artikel ilmiah

Ketepatan enganalisis stereokimia senyawa organik dari suatu artikel ilmiah

Case-Based
Case method -

Isomer geometri  
Konformasi  
Kiralitas   

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
18.5
9
Menentukan nama, kereaktifan, sifat fisika dan kimia senyawa organologam Membuat mekanisme reaksi sintesis dan reaksi kimia senyawa organologam 

Ketepatan hasil analisis kegunaan, tatanama, dan kereaktifan senyawa organologam    
Ketepatan hasil analisis sintesa dan reaksi senyawa organologam  

Tugas
Kuis
Case-Based
Case method -

Organologam  
- Kegunaan  
- Tatanama  
- Reaksi radikal bebas  
- Inisiator dan inhibitor radikal bebas.  
-  Reagensia Grignard: Reaksi sintesa
- Kereaktifan Reaksi kimia  
-  Alkillitium dan kupra:
- Reaksi sintesa  
- Kereaktifan  
- Reaksi-reaksi kimia.  

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
12.5
10
Menentukan nama, kereaktifan, sifat fisika dan kimia senyawa organologam Membuat mekanisme reaksi sintesis dan reaksi kimia senyawa organologam 

Ketepatan hasil analisis kegunaan, tatanama, dan kereaktifan senyawa organologam    
Ketepatan hasil analisis sintesa dan reaksi senyawa organologam  

Tugas
Kuis
Case-Based
Case method -

Organologam  
- Kegunaan  
- Tatanama  
- Reaksi radikal bebas  
- Inisiator dan inhibitor radikal bebas.  
-  Reagensia Grignard: Reaksi sintesa
- Kereaktifan Reaksi kimia  
-  Alkillitium dan kupra:
- Reaksi sintesa  
- Kereaktifan  
- Reaksi-reaksi kimia.  

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
12.5
11
Menentukan nama, kereaktifan berdasarkan struktur senyawa aromatik polisiklik dan heterosilklik Memprediksi produk reaksi senyawa aromatik polisiklik dan heterosilklik Membuat mekanisme reaksi senyawa aromatik polisiklik dan heterosilklik 

Ketepatan hasil analisis senyawa aromatik polisiklik, dan heterosiklik

Tugas
Kuis
Diskusi, ceramah, penugasan -

Senyawa aromatik polisiklik dan heterosilklik  
Senyawa Aromatis Polisiklik
-Definisi  
-Tatanama  
- Reaksi kimia:  ● Oksidasi    ● Subsitusi elektrofilik  
Senyawa aromatis heterosiklik:  
- Definisi  
- Tatanama  
- Reaksikimia:  ● Substitusi   nukleofilik  Substitusi  elektrofilik  

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
15
12
Menentukan nama, kereaktifan berdasarkan struktur senyawa aromatik polisiklik dan heterosilklik Memprediksi produk reaksi senyawa aromatik polisiklik dan heterosilklik Membuat mekanisme reaksi senyawa aromatik polisiklik dan heterosilklik 

Ketepatan hasil analisis senyawa aromatik polisiklik, dan heterosiklik

Tugas
Kuis
Diskusi, ceramah, penugasan -

Senyawa aromatik polisiklik dan heterosilklik  
Senyawa Aromatis Polisiklik
-Definisi  
-Tatanama  
- Reaksi kimia:  ● Oksidasi    ● Subsitusi elektrofilik  
Senyawa aromatis heterosiklik:  
- Definisi  
- Tatanama  
- Reaksikimia:  ● Substitusi   nukleofilik  Substitusi  elektrofilik  

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
15
13
Menentukan nama, kereaktifan berdasarkan reaksi perisiklik   Memprediksi produk reaksi perisiklik Membuat mekanisme reaksi perisiklik 

Ketepatan hasil analisis reaksi perisiklik

Tugas
Kuis
Diskusi, ceramah, penugasan -

Reaksi perisiklik  
- Definisi  
- Tipe reaksi perisiklik  
- Sifat gelombang electron  
- Orbital poliena berkonyugasi  
- Reaksi siklo adisi  
- Reaksi elektro siklik  
- Penataan ulang sigmatropik  

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
15
14
Menentukan nama, kereaktifan berdasarkan reaksi perisiklik   Memprediksi produk reaksi perisiklik Membuat mekanisme reaksi perisiklik 

Ketepatan hasil analisis reaksi perisiklik

Tugas
Kuis
Diskusi, ceramah, penugasan -

Reaksi perisiklik  
- Definisi  
- Tipe reaksi perisiklik  
- Sifat gelombang electron  
- Orbital poliena berkonyugasi  
- Reaksi siklo adisi  
- Reaksi elektro siklik  
- Penataan ulang sigmatropik  

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
15
15
Menafsirkan data spektroskopi inframerah (IR) Menafsirkan data spektroskopi ultraviolet-tampak (UV-vis) senyawa organik 

Ketepatan penjelasan dasar-dasar spektroskopi inframerah (IR) dan ultraviolet-tampak  
Ketepatan hasil analisis spektra IR senyawa dan spektra UV-Vis untuk senyawa-senyawa organik sederhana  

Tugas
Kuis
Case-Based
Case method -

Spektroskopi Inframerah (IR) dan Spektroskopi Ultraviolet-tampak (UV-vis)    
Pendahuluan:  
- Pengertian spektroskopi  
- Kegunaan spektoskopi  
- Radiasi elektromagnetik  

Spektroskopi infra merah (IR):  
-Absorpsi radiasi inframerah  
- Spektrum inramerah  
- Penafsiran Spetra inframerah    

Spektroskopi Ultraviolet – tampak :  
Kegunaan Spektroskopi  ultraviolet-tampak    
Tipe transisi elektron:  - Absorpsi oleh poliena  - Absorpsi oleh sistem aromatis  - Absorpsi ditimbulkan oleh transisi elektron   - Menafsirkan data spektra UV  

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
[Suryelita, S., Riga, R., Etika, S. B., Ikhsan, M. H., Febria, F., Yolanda, M., Ulfah, M., Asta, M. A. (2023). Phytochemical Screening and Biological Activities of Fungal Phyllosticta capitalensis Derived from Andrographis paniculate. Moroccan Journal of Chemsitry, 11(2):553-565. (Penelitian Tahun 2022).]
15
16
Menafsirkan data spektroskopi inframerah (IR) Menafsirkan data spektroskopi ultraviolet-tampak (UV-vis) senyawa organik 

Ketepatan penjelasan dasar-dasar spektroskopi inframerah (IR) dan ultraviolet-tampak  
Ketepatan hasil analisis spektra IR senyawa dan spektra UV-Vis untuk senyawa-senyawa organik sederhana  

Tugas
Kuis
Case-Based
Case method -

Spektroskopi Inframerah (IR) dan Spektroskopi Ultraviolet-tampak (UV-vis)    
Pendahuluan:  
- Pengertian spektroskopi  
- Kegunaan spektoskopi  
- Radiasi elektromagnetik  

Spektroskopi infra merah (IR):  
-Absorpsi radiasi inframerah  
- Spektrum inramerah  
- Penafsiran Spetra inframerah    

Spektroskopi Ultraviolet – tampak :  
Kegunaan Spektroskopi  ultraviolet-tampak    
Tipe transisi elektron:  - Absorpsi oleh poliena  - Absorpsi oleh sistem aromatis  - Absorpsi ditimbulkan oleh transisi elektron   - Menafsirkan data spektra UV  

[Solomons, T. G., & Fryhle, C. B. (2008). Organic chemistry. John Wiley & Sons.]
[Michael B. Smith. 2013. March’s Advanced Organic Chemistry (Reactions, Mechanisms, and Structure). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., Hoboken]
[John Mc Murry. 2010. Organic Chemistry. Cornell University. Brooks/ Cole: Cangage Learning]
[Suryelita, S., Riga, R., Etika, S. B., Ikhsan, M. H., Febria, F., Yolanda, M., Ulfah, M., Asta, M. A. (2023). Phytochemical Screening and Biological Activities of Fungal Phyllosticta capitalensis Derived from Andrographis paniculate. Moroccan Journal of Chemsitry, 11(2):553-565. (Penelitian Tahun 2022).]
15