|
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
– FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
– PROGRAM STUDI KIMIA (S1)
|
||||||
| RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER | |||||||
| MATA KULIAH (MK) | KODE | Rumpun MK | BOBOT (sks) | SEMESTER | Tgl Penyusunan | ||
| Sintesis Anorganik | KIM.62.0073 | - | 0 | 2 | 7 | - | |
| OTORISASI / PENGESAHAN | Dosen Pengembang RPS | Koordinator RMK | Koordinator Prodi | ||||
| - | - | - | Budhi Oktavia S.Si., M.Si., Ph.D. | ||||
| Capaian Pembelajaran |
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK | |
| CPL-1 | Memiliki karakter yang baik, relijius, semangat nasionalisme dan jiwa entrepreneur dengan memperhatikan norma-etika serta nilai budaya dan kearifan lokal yang berlaku dalam segala aktivitas dan pekerjaan profesional (karakter yang baik / good character) | |
| CPL-2 | Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan kerjasama team dalam interaksi sosial dan pekerjaan (komunikasi dan Kerjasama team / transferable skill) | |
| CPL-3 | Menguasai konsep teoritis tentang struktur, sifat, fungsi, perubahan, energi dan dinamika, identifikasi, pemisahan, karakterisasi, transformasi, dan sintesis bahan kimia mikromolekul serta terapannya | |
| CPL-4 | Menguasai pengetahuan operasional tentang fungsi, cara mengoperasikan instrumen kimia, serta analisis data dan informasi dari instrumen tersebut | |
| CPL-5 | Menguasai prinsip dasar piranti lunak untuk analisis, sintesis, dan pemodelan molekul pada bidang kimia yang umum atau yang lebih spesifik | |
| CPL-6 | Mampu melakukan pekerjaan laboratorium yang bersifat general dan spesifik, serta teknik sintesis dan pengukuran. | |
| CPL-7 | Mampu menganalisis secara sistematis berbagai alternatif solusi di bidang identifikasi, analisis, isolasi, transformasi, dan sintesis bahan kimia yang tersedia | |
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | ||
| CPMK 1 | Menunjukkan sikap religius, jujur, bertanggung jawab dan menjunjung tinggi etika akademik dan profesional dalam setiap aktivitas perkuliahan dan kehidupan sehari-hari | |
| CPMK 2 | Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip kristalografi dan metode sintesis bahan anorganik yang umum digunakan | |
| CPMK 3 | Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, dalam mengidentifikasi, menganalisis serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang sesuai dengan bidang keilmuan dan penguasaan teknologi | |
| CPMK 4 | Mahasiswa mampu menjelaskan teknik dan teori dasar karakterisasi dengan teknik pengumpulan dan analisis data, serta interpretasi dengan contoh | |
| CPMK 5 | Mahasiswa mampu menjelaskan aplikasi bahan anorganik dalam berbagai bidang | |
| Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK) | ||
| SUB CPMK 1 | Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dan aplikasi metode sintesis bahan anorganik yang umum, serta memahami konsep dasar kristalografi. (6%) | |
| SUB CPMK 2 | Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar reaksi refluks untuk sintesis bahan anorganik. (5%) | |
| SUB CPMK 3 | Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode solvothermal dan hidrothermal (10%) | |
| SUB CPMK 4 | Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode sol-gel. (10%) | |
| SUB CPMK 5 | Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar penggunaan gelombang mikro untuk sintesis bahan anorganik (5%) | |
| SUB CPMK 6 | Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar penggunaan sonokimia untuk sintesis bahan anorganik (10%) | |
| SUB CPMK 7 | Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode ionothermal. (10%) | |
| SUB CPMK 8 | Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode elektrokimia. (10%) | |
| SUB CPMK 9 | Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar teknik NMR (Nuclear Magnetic Resonance), UV-Vis, inframerah (FTIR) ,sinar-X (XRD), TGA, DTA, untuk karakterisasi bahan anorganik. (20%) | |
| SUB CPMK 10 | Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar mikroskop elektron scanning (SEM) untuk karakterisasi bahan anorganik. (5%) | |
| SUB CPMK 11 | Menunjukkan sikap religius, jujur, bertanggung jawab dan menjunjung tinggi etika akademik dan profesional dalam setiap aktivitas perkuliahan dan kehidupan sehari-hari (20%) | |
| Matriks CPL ke CPMK |
|
| Deskripsi Singkat Mata Kuliah |
Mata kuliah ini memberikan pengantar untuk sintesis bahan anorganik menggunakan berbagai teknik. Metode yang ditinjau adalah Metode Reflux, Metode Solvothermal dan Hydrothermal, Metode Sol-Gel, Metode Microwave, Sonokimia, Ionothermal, Metode Elektrokimia. Diberikan juga pengenalan tentang metode karakterisasi dalam Kimia Anorganik dengan metode analitis, mencakup berbagai teknik analitik dengan menekankan pada yang paling sering digunakan: NMR, spektroskopi UV-Vis, dan IR, kemudian dikenalkan dengan Analisis Termal. Karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD), Single Crystal X-Ray Diffraction (SC XRD), dilengkapi dengan software untuk Visualisasi Struktur Kristal Crystal Maker, dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Teknik dan teori dasar karakterisasi dengan teknik pengumpulan dan analisis data, dan interpretasi dengan contoh |
| Pustaka | Utama: |
|
1. Xu, R., & Xu, Y. (Eds.). (2010). Modern inorganic synthetic chemistry. Elsevier.
2. Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc
3. Mark T. Weller and Nigel A. Young (2017)., Characterisation Methods in Inorganic Chemistry , Oxford University Press ISBN: 9780199654413
|
|
|
Pendukung: (Jika diperlukan)
1. Ningsih, S. K. W. (2016). Sintesis Anorganik., UNP Press
2. Aini, Syamsi, Fajriah Azra, and Agung Cahyadi. "The Characterization of West Sumatera Iron Sand as a Raw Material to Synthesize Magnetic Nanoparticles." Progress in Social Science, Humanities and Education Research Symposium. Redwhite Press, 2020.
3. Ningsih, S.K.W., Syauqi, M.I., Wibowo, R. Effect of potential variation on morphology and photoelectrochemical properties of TiO2 nanotube arrays (TNAs) by two-step anodization method. J Appl Electrochem 54, 739–756 (2024). https://doi.org/10.1007/s10800-023-01999-5
4. Romy Dwipa Y. Away, Chika Takai-Yamashita, Takayuki Ban, Yutaka Ohya, Photocatalytic properties of TiO2-SiO2 sandwich multilayer films prepared by sol-gel dip-coating, Thin Solid Films, Volume 720, 2021, 138522, ISSN 0040-6090, https://doi.org/10.1016/j.tsf.2021.138522.
|
|
| Dosen Pengampu |
- |
| Mata kuliah syarat |
- |
| Minggu Ke- | SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) | Penilaian | Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa [Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran [Rujukan] |
Bobot Penilaian (%) |
||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Indikator | Teknik & Kriteria | Luring (Tatap Muka) | Daring (Online) | ||||
| 1 |
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dan aplikasi metode sintesis bahan anorganik yang umum, serta memahami konsep dasar kristalografi.
|
Ketepatan dalam menjelaskan |
Tugas
Case-Based
|
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks | - |
Pengantar Sintesis Anorganik
[Xu, R., & Xu, Y. (Eds.). (2010). Modern inorganic synthetic chemistry. Elsevier.]
[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
|
6 |
| 2 |
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dan aplikasi metode sintesis bahan anorganik yang umum, serta memahami konsep dasar kristalografi.
|
Ketepatan dalam menjelaskan |
Tugas
Case-Based
|
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks | - |
Pengantar Sintesis Anorganik
[Xu, R., & Xu, Y. (Eds.). (2010). Modern inorganic synthetic chemistry. Elsevier.]
[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
|
6 |
| 3 |
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dan aplikasi metode sintesis bahan anorganik yang umum, serta memahami konsep dasar kristalografi.
|
Ketepatan dalam menjelaskan |
Tugas
Case-Based
|
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks | - |
Pengantar Sintesis Anorganik
[Xu, R., & Xu, Y. (Eds.). (2010). Modern inorganic synthetic chemistry. Elsevier.]
[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
|
6 |
| 4 |
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar reaksi refluks untuk sintesis bahan anorganik.
|
Ketepatan dalam menjelaskan |
Tugas
Case-Based
|
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks | - |
Teknik Sintesis dengan Metode Reflux
[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
|
5 |
| 5 |
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode solvothermal dan hidrothermal
|
Ketepatan dalam menjelaskan |
- | Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks | - |
Teknik Sintesis dengan Metode Solvothermal
[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
|
10 |
| 6 |
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode sol-gel.
|
Ketepatan dalam menjelaskan |
Tugas
Case-Based
|
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks | - |
Teknik Sintesis dengan Metode Sol-Gel [Xu, R., & Xu, Y. (Eds.). (2010). Modern inorganic synthetic chemistry. Elsevier.]
[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
|
10 |
| 7 |
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar penggunaan gelombang mikro untuk sintesis bahan anorganik
|
Ketepatan dalam menjelaskan |
Tugas
Kuis
|
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks | - |
Teknik Sintesis dengan Metode Microwave. - gelombang mikro - heating effect [Xu, R., & Xu, Y. (Eds.). (2010). Modern inorganic synthetic chemistry. Elsevier.]
[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
|
5 |
| 9 |
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar penggunaan sonokimia untuk sintesis bahan anorganik
|
Ketepatan dalam menjelaskan |
Tugas
Kuis
|
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks | - |
Teknik Sintesis dengan Metode Ultrasound (Sonokimia) -Kavitasi - heating effect [Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
|
10 |
| 10 |
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode ionothermal.
|
Ketepatan dalam menjelaskan |
Tugas
Kuis
|
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks | - |
Teknik Sintesis dengan Metode Ionothermal - ionic liquid - ionic solvent [Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
|
10 |
| 11 |
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode elektrokimia.
|
Ketepatan dalam menjelaskan |
Tugas
Kuis
|
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks | - |
Teknik Sintesis dengan Metode Elektrokimia [Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
[Ningsih, S. K. W. (2016). Sintesis Anorganik., UNP Press]
[Ningsih, S.K.W., Syauqi, M.I., Wibowo, R. Effect of potential variation on morphology and photoelectrochemical properties of TiO2 nanotube arrays (TNAs) by two-step anodization method. J Appl Electrochem 54, 739–756 (2024). https://doi.org/10.1007/s10800-023-01999-5]
|
10 |
| 12 |
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar teknik NMR (Nuclear Magnetic Resonance), UV-Vis, inframerah (FTIR) ,sinar-X (XRD), TGA, DTA, untuk karakterisasi bahan anorganik.
|
Ketepatan dalam menjelaskan |
Tugas
Kuis
|
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks | - |
Metode Spektroskopi Senyawa Anorganik : FTIR dan UV-Vis - Spektra FTIR senyawa anorganik Spektra UV Vis senyawa anorganik
Analisis Termal - Thermal Gravimetry Analysis (TGA)
Karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD) dan Single Crystal X-Ray Diffraction (SC XRD)
- Single Crystal -Polikristalin SC- XRD - Diffrensial Thermal Analysis (DTA)
[Aini, Syamsi, Fajriah Azra, and Agung Cahyadi. "The Characterization of West Sumatera Iron Sand as a Raw Material to Synthesize Magnetic Nanoparticles." Progress in Social Science, Humanities and Education Research Symposium. Redwhite Press, 2020.]
[Ningsih, S.K.W., Syauqi, M.I., Wibowo, R. Effect of potential variation on morphology and photoelectrochemical properties of TiO2 nanotube arrays (TNAs) by two-step anodization method. J Appl Electrochem 54, 739–756 (2024). https://doi.org/10.1007/s10800-023-01999-5]
[Mark T. Weller and Nigel A. Young (2017)., Characterisation Methods in Inorganic Chemistry , Oxford University Press ISBN: 9780199654413]
|
20 |
| 13 |
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar teknik NMR (Nuclear Magnetic Resonance), UV-Vis, inframerah (FTIR) ,sinar-X (XRD), TGA, DTA, untuk karakterisasi bahan anorganik.
|
Ketepatan dalam menjelaskan |
Tugas
Kuis
|
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks | - |
Metode Spektroskopi Senyawa Anorganik : FTIR dan UV-Vis - Spektra FTIR senyawa anorganik Spektra UV Vis senyawa anorganik
Analisis Termal - Thermal Gravimetry Analysis (TGA)
Karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD) dan Single Crystal X-Ray Diffraction (SC XRD)
- Single Crystal -Polikristalin SC- XRD - Diffrensial Thermal Analysis (DTA)
[Aini, Syamsi, Fajriah Azra, and Agung Cahyadi. "The Characterization of West Sumatera Iron Sand as a Raw Material to Synthesize Magnetic Nanoparticles." Progress in Social Science, Humanities and Education Research Symposium. Redwhite Press, 2020.]
[Ningsih, S.K.W., Syauqi, M.I., Wibowo, R. Effect of potential variation on morphology and photoelectrochemical properties of TiO2 nanotube arrays (TNAs) by two-step anodization method. J Appl Electrochem 54, 739–756 (2024). https://doi.org/10.1007/s10800-023-01999-5]
[Mark T. Weller and Nigel A. Young (2017)., Characterisation Methods in Inorganic Chemistry , Oxford University Press ISBN: 9780199654413]
|
20 |
| 14 |
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar teknik NMR (Nuclear Magnetic Resonance), UV-Vis, inframerah (FTIR) ,sinar-X (XRD), TGA, DTA, untuk karakterisasi bahan anorganik.
|
Ketepatan dalam menjelaskan |
Tugas
Kuis
|
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks | - |
Metode Spektroskopi Senyawa Anorganik : FTIR dan UV-Vis - Spektra FTIR senyawa anorganik Spektra UV Vis senyawa anorganik
Analisis Termal - Thermal Gravimetry Analysis (TGA)
Karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD) dan Single Crystal X-Ray Diffraction (SC XRD)
- Single Crystal -Polikristalin SC- XRD - Diffrensial Thermal Analysis (DTA)
[Aini, Syamsi, Fajriah Azra, and Agung Cahyadi. "The Characterization of West Sumatera Iron Sand as a Raw Material to Synthesize Magnetic Nanoparticles." Progress in Social Science, Humanities and Education Research Symposium. Redwhite Press, 2020.]
[Ningsih, S.K.W., Syauqi, M.I., Wibowo, R. Effect of potential variation on morphology and photoelectrochemical properties of TiO2 nanotube arrays (TNAs) by two-step anodization method. J Appl Electrochem 54, 739–756 (2024). https://doi.org/10.1007/s10800-023-01999-5]
[Mark T. Weller and Nigel A. Young (2017)., Characterisation Methods in Inorganic Chemistry , Oxford University Press ISBN: 9780199654413]
|
20 |
| 15 |
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar mikroskop elektron scanning (SEM) untuk karakterisasi bahan anorganik.
|
Ketepatan dalam menjelaskan |
Tugas
Case-Based
|
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks | - |
Karakterisasi dengan Scanning Electron Microscopy (SEM)
Interpretasi dan Kegunaan SEM [Ningsih, S. K. W. (2016). Sintesis Anorganik., UNP Press]
[Mark T. Weller and Nigel A. Young (2017)., Characterisation Methods in Inorganic Chemistry , Oxford University Press ISBN: 9780199654413]
|
5 |
| 16 | UAS | ||||||