Logo UNP
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG – FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM – PROGRAM STUDI KIMIA (S1)
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
MATA KULIAH (MK) KODE Rumpun MK BOBOT (sks) SEMESTER Tgl Penyusunan
Sintesis Anorganik KIM.62.0073 - 0 2 7 -
OTORISASI / PENGESAHAN Dosen Pengembang RPS Koordinator RMK Koordinator Prodi
- - - Budhi Oktavia S.Si., M.Si., Ph.D.
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK
CPL-1 Memiliki karakter yang baik, relijius, semangat nasionalisme dan jiwa entrepreneur dengan memperhatikan norma-etika serta nilai budaya dan kearifan lokal yang berlaku dalam segala aktivitas dan pekerjaan profesional (karakter yang baik / good character)
CPL-2 Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan kerjasama team dalam interaksi sosial dan pekerjaan (komunikasi dan Kerjasama team / transferable skill)
CPL-3 Menguasai konsep teoritis tentang struktur, sifat, fungsi, perubahan, energi dan dinamika, identifikasi, pemisahan, karakterisasi, transformasi, dan sintesis bahan kimia mikromolekul serta terapannya
CPL-4 Menguasai pengetahuan operasional tentang fungsi, cara mengoperasikan instrumen kimia, serta analisis data dan informasi dari instrumen tersebut
CPL-5 Menguasai prinsip dasar piranti lunak untuk analisis, sintesis, dan pemodelan molekul pada bidang kimia yang umum atau yang lebih spesifik
CPL-6 Mampu melakukan pekerjaan laboratorium yang bersifat general dan spesifik, serta teknik sintesis dan pengukuran.
CPL-7 Mampu menganalisis secara sistematis berbagai alternatif solusi di bidang identifikasi, analisis, isolasi, transformasi, dan sintesis bahan kimia yang tersedia
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
CPMK 1 Menunjukkan sikap religius, jujur, bertanggung jawab dan menjunjung tinggi etika akademik dan profesional dalam setiap aktivitas perkuliahan dan kehidupan sehari-hari
CPMK 2 Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip kristalografi dan metode sintesis bahan anorganik yang umum digunakan
CPMK 3 Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, dalam mengidentifikasi, menganalisis serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang sesuai dengan bidang keilmuan dan penguasaan teknologi
CPMK 4 Mahasiswa mampu menjelaskan teknik dan teori dasar karakterisasi dengan teknik pengumpulan dan analisis data, serta interpretasi dengan contoh
CPMK 5 Mahasiswa mampu menjelaskan aplikasi bahan anorganik dalam berbagai bidang
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK)
SUB CPMK 1 Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dan aplikasi metode sintesis bahan anorganik yang umum, serta memahami konsep dasar kristalografi. (6%)
SUB CPMK 2 Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar reaksi refluks untuk sintesis bahan anorganik. (5%)
SUB CPMK 3 Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode solvothermal dan hidrothermal (10%)
SUB CPMK 4 Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode sol-gel. (10%)
SUB CPMK 5 Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar penggunaan gelombang mikro untuk sintesis bahan anorganik (5%)
SUB CPMK 6 Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar penggunaan sonokimia untuk sintesis bahan anorganik (10%)
SUB CPMK 7 Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode ionothermal. (10%)
SUB CPMK 8 Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode elektrokimia. (10%)
SUB CPMK 9 Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar teknik NMR (Nuclear Magnetic Resonance), UV-Vis, inframerah (FTIR) ,sinar-X (XRD), TGA, DTA, untuk karakterisasi bahan anorganik. (20%)
SUB CPMK 10 Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar mikroskop elektron scanning (SEM) untuk karakterisasi bahan anorganik. (5%)
SUB CPMK 11 Menunjukkan sikap religius, jujur, bertanggung jawab dan menjunjung tinggi etika akademik dan profesional dalam setiap aktivitas perkuliahan dan kehidupan sehari-hari (20%)
CPL-1 CPL-2 CPL-3 CPL-4 Total
SUB CPMK 1 - - - - 6%
SUB CPMK 2 - - - - 5%
SUB CPMK 3 - - - - 10%
SUB CPMK 4 - - - - 10%
SUB CPMK 5 - - - - 5%
SUB CPMK 6 - - - - 10%
SUB CPMK 7 - - - - 10%
SUB CPMK 8 - - - - 10%
SUB CPMK 9 - - - - 20%
SUB CPMK 10 - - - - 5%
SUB CPMK 11 - - - - 20%
111%
Mata kuliah ini memberikan pengantar untuk sintesis bahan anorganik menggunakan berbagai teknik. Metode yang ditinjau adalah Metode Reflux, Metode Solvothermal dan Hydrothermal, Metode Sol-Gel, Metode Microwave, Sonokimia, Ionothermal, Metode Elektrokimia. Diberikan juga pengenalan tentang metode karakterisasi dalam Kimia Anorganik dengan metode analitis, mencakup berbagai teknik analitik dengan menekankan pada yang paling sering digunakan: NMR, spektroskopi UV-Vis, dan IR, kemudian dikenalkan dengan Analisis Termal. Karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD), Single Crystal X-Ray Diffraction (SC XRD), dilengkapi dengan software untuk Visualisasi Struktur Kristal Crystal Maker, dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Teknik dan teori dasar karakterisasi dengan teknik pengumpulan dan analisis data, dan interpretasi dengan contoh
Utama:
1. Xu, R., & Xu, Y. (Eds.). (2010). Modern inorganic synthetic chemistry. Elsevier.
2. Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc
3. Mark T. Weller and Nigel A. Young (2017)., Characterisation Methods in Inorganic Chemistry , Oxford University Press ISBN: 9780199654413
Pendukung: (Jika diperlukan)
1. Ningsih, S. K. W. (2016). Sintesis Anorganik., UNP Press
2. Aini, Syamsi, Fajriah Azra, and Agung Cahyadi. "The Characterization of West Sumatera Iron Sand as a Raw Material to Synthesize Magnetic Nanoparticles." Progress in Social Science, Humanities and Education Research Symposium. Redwhite Press, 2020.
3. Ningsih, S.K.W., Syauqi, M.I., Wibowo, R. Effect of potential variation on morphology and photoelectrochemical properties of TiO2 nanotube arrays (TNAs) by two-step anodization method. J Appl Electrochem 54, 739–756 (2024). https://doi.org/10.1007/s10800-023-01999-5
4. Romy Dwipa Y. Away, Chika Takai-Yamashita, Takayuki Ban, Yutaka Ohya, Photocatalytic properties of TiO2-SiO2 sandwich multilayer films prepared by sol-gel dip-coating, Thin Solid Films, Volume 720, 2021, 138522, ISSN 0040-6090, https://doi.org/10.1016/j.tsf.2021.138522.
-
-
Minggu Ke- SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) Penilaian Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa
[Estimasi Waktu]
Materi Pembelajaran
[Rujukan]
Bobot Penilaian
(%)
Indikator Teknik & Kriteria Luring (Tatap Muka) Daring (Online)
1
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dan aplikasi metode sintesis bahan anorganik yang umum, serta memahami konsep dasar kristalografi.

Ketepatan dalam menjelaskan

Tugas
Case-Based
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks   Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks   Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks -

Pengantar Sintesis Anorganik

    1. Pengertian
    2. Prekursor, pelarut, additive
    3. Produk hasil sintesis anorganik
    4. Aplikasi material sintesi
    5. Kristalografi dan Difraksi

        1. Definisi dan Urgensi
        2. Sistem kristal, unit sel, kisi kristal, sistem Bravais
        3. Polikristal dan Kristal Tunggal
        4. Teknik Menumbuhkan Kristal Tunggal

            1. Slow diffusion, 
            2. Solvent Layyering
          Slow Evaporation
      Difraksi
[Xu, R., & Xu, Y. (Eds.). (2010). Modern inorganic synthetic chemistry. Elsevier.]
[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
6
2
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dan aplikasi metode sintesis bahan anorganik yang umum, serta memahami konsep dasar kristalografi.

Ketepatan dalam menjelaskan

Tugas
Case-Based
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks   Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks   Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks -

Pengantar Sintesis Anorganik

    1. Pengertian
    2. Prekursor, pelarut, additive
    3. Produk hasil sintesis anorganik
    4. Aplikasi material sintesi
    5. Kristalografi dan Difraksi

        1. Definisi dan Urgensi
        2. Sistem kristal, unit sel, kisi kristal, sistem Bravais
        3. Polikristal dan Kristal Tunggal
        4. Teknik Menumbuhkan Kristal Tunggal

            1. Slow diffusion, 
            2. Solvent Layyering
          Slow Evaporation
      Difraksi
[Xu, R., & Xu, Y. (Eds.). (2010). Modern inorganic synthetic chemistry. Elsevier.]
[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
6
3
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dan aplikasi metode sintesis bahan anorganik yang umum, serta memahami konsep dasar kristalografi.

Ketepatan dalam menjelaskan

Tugas
Case-Based
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks   Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks   Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks -

Pengantar Sintesis Anorganik

    1. Pengertian
    2. Prekursor, pelarut, additive
    3. Produk hasil sintesis anorganik
    4. Aplikasi material sintesi
    5. Kristalografi dan Difraksi

        1. Definisi dan Urgensi
        2. Sistem kristal, unit sel, kisi kristal, sistem Bravais
        3. Polikristal dan Kristal Tunggal
        4. Teknik Menumbuhkan Kristal Tunggal

            1. Slow diffusion, 
            2. Solvent Layyering
          Slow Evaporation
      Difraksi
[Xu, R., & Xu, Y. (Eds.). (2010). Modern inorganic synthetic chemistry. Elsevier.]
[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
6
4
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar reaksi refluks untuk sintesis bahan anorganik.

Ketepatan dalam menjelaskan

Tugas
Case-Based
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks   Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks   Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks -

Teknik Sintesis dengan Metode Reflux 

  1. Solvent
  2. Non Aqueous Solvent
  3. Pengaruh Suhu 
[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
5
5
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode solvothermal dan hidrothermal

Ketepatan dalam menjelaskan

- Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks   Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks   Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks -

Teknik Sintesis dengan Metode Solvothermal

    1. Defenisi
    2. Hidrotermal
    3. Autoclave
    4. Tekanan Autogenic
[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
10
6
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode sol-gel.

Ketepatan dalam menjelaskan

Tugas
Case-Based
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks   Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks   Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks -

Teknik Sintesis dengan Metode Sol-Gel

[Xu, R., & Xu, Y. (Eds.). (2010). Modern inorganic synthetic chemistry. Elsevier.]
[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
10
7
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar penggunaan gelombang mikro untuk sintesis bahan anorganik

Ketepatan dalam menjelaskan

Tugas
Kuis
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks   Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks   Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks -

Teknik Sintesis dengan Metode Microwave.

- gelombang mikro

- heating effect

[Xu, R., & Xu, Y. (Eds.). (2010). Modern inorganic synthetic chemistry. Elsevier.]
[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
5
9
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar penggunaan sonokimia untuk sintesis bahan anorganik

Ketepatan dalam menjelaskan

Tugas
Kuis
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks   Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks   Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks -

Teknik Sintesis dengan Metode Ultrasound (Sonokimia)

-Kavitasi

- heating effect

[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
10
10
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode ionothermal.

Ketepatan dalam menjelaskan

Tugas
Kuis
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks   Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks   Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks -

Teknik Sintesis dengan Metode Ionothermal

- ionic liquid

- ionic solvent

[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
10
11
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode elektrokimia.

Ketepatan dalam menjelaskan

Tugas
Kuis
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks   Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks   Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks -

Teknik Sintesis dengan Metode Elektrokimia

[Lalena John. N& Cleary David, (2008), Inorganic Materials Synthesis and Fabrication. First Edition, New York: John Willey and Sons, Inc]
[Ningsih, S. K. W. (2016). Sintesis Anorganik., UNP Press]
[Ningsih, S.K.W., Syauqi, M.I., Wibowo, R. Effect of potential variation on morphology and photoelectrochemical properties of TiO2 nanotube arrays (TNAs) by two-step anodization method. J Appl Electrochem 54, 739–756 (2024). https://doi.org/10.1007/s10800-023-01999-5]
10
12
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar teknik NMR (Nuclear Magnetic Resonance), UV-Vis, inframerah (FTIR) ,sinar-X (XRD), TGA, DTA, untuk karakterisasi bahan anorganik.

Ketepatan dalam menjelaskan

Tugas
Kuis
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks   Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks   Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks -

Metode Spektroskopi Senyawa Anorganik : FTIR dan UV-Vis

- Spektra FTIR senyawa anorganik Spektra UV Vis senyawa anorganik

 

Analisis Termal

- Thermal Gravimetry Analysis (TGA)

 

Karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD) dan Single Crystal X-Ray Diffraction (SC XRD)

    1. Prinsip XRD
    2. Diagram alat XRD
    3. Kegunaan XRD
    4. Interpretasi data XRD

 - Single Crystal

-Polikristalin SC- XRD

- Diffrensial Thermal Analysis (DTA)

 

[Aini, Syamsi, Fajriah Azra, and Agung Cahyadi. "The Characterization of West Sumatera Iron Sand as a Raw Material to Synthesize Magnetic Nanoparticles." Progress in Social Science, Humanities and Education Research Symposium. Redwhite Press, 2020.]
[Ningsih, S.K.W., Syauqi, M.I., Wibowo, R. Effect of potential variation on morphology and photoelectrochemical properties of TiO2 nanotube arrays (TNAs) by two-step anodization method. J Appl Electrochem 54, 739–756 (2024). https://doi.org/10.1007/s10800-023-01999-5]
[Mark T. Weller and Nigel A. Young (2017)., Characterisation Methods in Inorganic Chemistry , Oxford University Press ISBN: 9780199654413]
20
13
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar teknik NMR (Nuclear Magnetic Resonance), UV-Vis, inframerah (FTIR) ,sinar-X (XRD), TGA, DTA, untuk karakterisasi bahan anorganik.

Ketepatan dalam menjelaskan

Tugas
Kuis
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks   Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks   Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks -

Metode Spektroskopi Senyawa Anorganik : FTIR dan UV-Vis

- Spektra FTIR senyawa anorganik Spektra UV Vis senyawa anorganik

 

Analisis Termal

- Thermal Gravimetry Analysis (TGA)

 

Karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD) dan Single Crystal X-Ray Diffraction (SC XRD)

    1. Prinsip XRD
    2. Diagram alat XRD
    3. Kegunaan XRD
    4. Interpretasi data XRD

 - Single Crystal

-Polikristalin SC- XRD

- Diffrensial Thermal Analysis (DTA)

 

[Aini, Syamsi, Fajriah Azra, and Agung Cahyadi. "The Characterization of West Sumatera Iron Sand as a Raw Material to Synthesize Magnetic Nanoparticles." Progress in Social Science, Humanities and Education Research Symposium. Redwhite Press, 2020.]
[Ningsih, S.K.W., Syauqi, M.I., Wibowo, R. Effect of potential variation on morphology and photoelectrochemical properties of TiO2 nanotube arrays (TNAs) by two-step anodization method. J Appl Electrochem 54, 739–756 (2024). https://doi.org/10.1007/s10800-023-01999-5]
[Mark T. Weller and Nigel A. Young (2017)., Characterisation Methods in Inorganic Chemistry , Oxford University Press ISBN: 9780199654413]
20
14
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar teknik NMR (Nuclear Magnetic Resonance), UV-Vis, inframerah (FTIR) ,sinar-X (XRD), TGA, DTA, untuk karakterisasi bahan anorganik.

Ketepatan dalam menjelaskan

Tugas
Kuis
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks   Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks   Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks -

Metode Spektroskopi Senyawa Anorganik : FTIR dan UV-Vis

- Spektra FTIR senyawa anorganik Spektra UV Vis senyawa anorganik

 

Analisis Termal

- Thermal Gravimetry Analysis (TGA)

 

Karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD) dan Single Crystal X-Ray Diffraction (SC XRD)

    1. Prinsip XRD
    2. Diagram alat XRD
    3. Kegunaan XRD
    4. Interpretasi data XRD

 - Single Crystal

-Polikristalin SC- XRD

- Diffrensial Thermal Analysis (DTA)

 

[Aini, Syamsi, Fajriah Azra, and Agung Cahyadi. "The Characterization of West Sumatera Iron Sand as a Raw Material to Synthesize Magnetic Nanoparticles." Progress in Social Science, Humanities and Education Research Symposium. Redwhite Press, 2020.]
[Ningsih, S.K.W., Syauqi, M.I., Wibowo, R. Effect of potential variation on morphology and photoelectrochemical properties of TiO2 nanotube arrays (TNAs) by two-step anodization method. J Appl Electrochem 54, 739–756 (2024). https://doi.org/10.1007/s10800-023-01999-5]
[Mark T. Weller and Nigel A. Young (2017)., Characterisation Methods in Inorganic Chemistry , Oxford University Press ISBN: 9780199654413]
20
15
Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar mikroskop elektron scanning (SEM) untuk karakterisasi bahan anorganik.

Ketepatan dalam menjelaskan

Tugas
Case-Based
Kuliah Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks   Kegiatan penugasan terstruktur: 1 x 2 sks x 60 menit/sks   Kegiatan mandiri: 1 x 2 sks x 60 menit/sks -

Karakterisasi dengan Scanning Electron Microscopy (SEM)

 

    1. Prinsip SEM
    2. Diagram alat SEM

Interpretasi dan Kegunaan SEM

[Ningsih, S. K. W. (2016). Sintesis Anorganik., UNP Press]
[Mark T. Weller and Nigel A. Young (2017)., Characterisation Methods in Inorganic Chemistry , Oxford University Press ISBN: 9780199654413]
5
16 UAS