Logo UNP
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG – FAKULTAS PARIWISATA DAN PERHOTELAN – PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERHOTELAN (D IV)
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
MATA KULIAH (MK) KODE Rumpun MK BOBOT (sks) SEMESTER Tgl Penyusunan
Bahasa Inggris Divisi Kamar 1 MAP.62.0119 - 2 0 1 -
OTORISASI / PENGESAHAN Dosen Pengembang RPS Koordinator RMK Koordinator Prodi
- - - Pasaribu SST.Par, M.Si.Par
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK
CPL-2 Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan kerjasama team dalam interaksi sosial dan pekerjaan (komunikasi dan Kerjasama team / transferable skill)
CPL-3 Mampu berfikir logis, kritis dan inovatif dalam mengidentifikasi, menganalisis dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang sesuai dengan bidang keahlian
CPL-4 Memiliki pemahaman yang baik dan mampu mengaplikasikan ilmu perhotelan dalam pekerjaan profesional
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
CPMK 1 Students are able to observe, understand, and explain basic English communication techniques.
CPMK 2 Students are able to understand the types of equipment at Room Division in English
CPMK 3 Students are able to use English spoken and written of basic operational level at Room Division
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK)
SUB CPMK 1 Students are able to observe, understand, and explain basic English communication techniques. (5%)
SUB CPMK 2 Mahasiswa mampu mendeskripsikan fasilitas dan layanan hotel dalam bahasa Inggris (5%)
SUB CPMK 3 Mahasiswa mampu menjelaskan tipe kamar dan struktur tarif serta membaca formulir kantor depan dan konfirmasi pemesanan daring (5%)
SUB CPMK 4 Mahasiswa mampu melakukan percakapan awal dengan tamu di meja kantor depan (5%)
SUB CPMK 5 Mahasiswa mampu menangani panggilan telepon masuk: menerima, mengalihkan, dan mencatat pesan (5%)
SUB CPMK 6 Mahasiswa mampu menangani pemesanan kamar melalui telepon dan korespondensi tertulis (5%)
SUB CPMK 7 Mahasiswa mampu memberikan informasi lokal dan menawarkan alternatif akomodasi saat kamar tidak tersedia (5%)
SUB CPMK 8 Students are able to use English spoken and written of basic operational level at Room Division (10%)
SUB CPMK 9 Mahasiswa mampu menangani permintaan tamu yang sedang menginap melalui telepon dan tatap muka (5%)
SUB CPMK 10 Mahasiswa mampu melayani proses check-in tamu walk-in dalam bahasa Inggris (5%)
SUB CPMK 11 Mahasiswa mampu melayani proses check-in tamu dengan pemesanan (5%)
SUB CPMK 12 Mahasiswa mampu melayani proses check-in tamu rombongan dan berkoordinasi dengan pemimpin rombongan (5%)
SUB CPMK 13 Mahasiswa mampu menangani keluhan tamu di kantor depan dengan bahasa yang sopan dan empatik (5%)
SUB CPMK 14 Mahasiswa mampu melayani check-out tamu individu, menjelaskan rincian tagihan, dan menangani sengketa biaya (5%)
SUB CPMK 15 Mahasiswa mampu melayani check-out tamu rombongan dan menampilkan simulasi siklus pelayanan tamu secara utuh (10%)
SUB CPMK 16 Students are able to use English spoken and written of basic operational level at Room Division (15%)
CPL-2 CPL-3 CPL-4 dst Total
SUB CPMK 1 - - - - 5%
SUB CPMK 2 - - - - 5%
SUB CPMK 3 - - - - 5%
SUB CPMK 4 - - - - 5%
SUB CPMK 5 - - - - 5%
SUB CPMK 6 - - - - 5%
SUB CPMK 7 - - - - 5%
SUB CPMK 8 - - - - 10%
SUB CPMK 9 - - - - 5%
SUB CPMK 10 - - - - 5%
SUB CPMK 11 - - - - 5%
SUB CPMK 12 - - - - 5%
SUB CPMK 13 - - - - 5%
SUB CPMK 14 - - - - 5%
SUB CPMK 15 - - - - 10%
SUB CPMK 16 - - - - 15%
100%
Mata kuliah Bahasa Inggris Divisi Kamar 1 merupakan mata kuliah praktik berbobot 2 SKS yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan berbahasa Inggris dalam operasional Divisi Kamar di industri perhotelan. Mata kuliah ini berfokus pada penggunaan bahasa Inggris komunikatif dalam kegiatan Front Office dan Housekeeping. Pada bagian Front Office, bagian reservation dan reception, meliputi handling reservation, greeting and welcoming guests, check-in dan check-out procedures, handling payment, giving hotel information, serta responding to guest requests and complaints. Pada bagian Housekeeping, pembelajaran difokuskan pada area public area dan guest loundry service, meliputi penggunaan istilah dan ungkapan dalam menjaga kebersihan area umum hotel, memberikan informasi kepada tamu, koordinasi kerja, serta pelayanan kepada tamu di area publik hotel, serta menjelaskan, menerima dan menangani laundry orders. Pembelajaran dilakukan melalui praktik percakapan, role play, simulasi pelayanan hotel, dan latihan komunikasi profesional sesuai standar operasional industri perhotelan.
Utama:
1. Revell, R., & Stott, T. (2010). Highly Recommended 1: English for the Hotel and Catering Industry (New ed.). Oxford: Oxford University Press.
2. O'Hara, F. (2002). Be My Guest: English for the Hotel Industry. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 9780521776899.
3. Walker, R., & Harding, K. (2009). Tourism 1 (Oxford English for Careers). Oxford: Oxford University Press.
4. Bardi, J. A. (2011). Hotel Front Office Management (5th ed.). Hoboken: John Wiley & Sons.
5. ASEAN Secretariat. (2015). Toolbox for Front Office Division: Common ASEAN Tourism Curriculum (CATC). Jakarta: ASEAN Secretariat.
6. Fadilah, R. et. al. 2024. A Critical Task Need Analysis of English for Room Division Department of Hospitality Industry: Internship Students’ Reflection. Eternal: English Teaching Journal, 15 (1).
7. Hermansyah, et. al. 2025. Enhancing Hospitality Competencies: The Role of Mobile Augmented Reality In Indonesian Vocational Schools. Salud, Ciencia y Tecnologia, (5) 1-1.
8. Ferdian, F. et. al. 2025. Enhancing Career Readiness of Hospitality Management Students through English Communication Skills and Project-Based Learning in Higher Education. JURNAL KAJIAN PARIWISATA DAN BISNIS PERHOTELAN 6 (3), 198-205.
Pendukung: (Jika diperlukan)
1. Hyland, K., & Jiang, F. (2021). Delivering relevance: The emergence of ESP as a discipline. English for Specific Purposes, 64, 13–25. https://doi.org/10.1016/j.esp.2021.06.002
2. Erazo, M. A. C., Ramírez, S. I. M., Encalada, M. A. R., Holguin, J. V., & Zou, J. H. (2019). English language skills required by the hospitality and tourism sector in El Oro, Ecuador. Theory and Practice in Language Studies, 9(2), 156–167. https://doi.org/10.17507/tpls.0902.05
3. Fitria, T. N. (2021). ESP (English for Specific Purposes) analysis in hotel staff. Journal of English Education and Linguistics Studies, 8(2), 213–240. https://doi.org/10.30762/jeels.v8i2.234
4. Pham, C. K. (2023). Needs analysis: Hotel receptionists’ use of English. European Journal of Education Studies, 10(1).
5. Hieu, N. T., & Cheng, W. (2021). Needs analysis of hotel front desk staff: Considerations for ESP course design. International Journal of English for Specific Purposes, 1(1), 69–92
6. Baker, S., Bradley, P., & Huyton, J. (2000). Principles of Hotel Front Office Operations (2nd ed.). London: Continuum
7. Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Jakarta: Sekretariat Negara RI
-
-
Minggu Ke- SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) Penilaian Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa
[Estimasi Waktu]
Materi Pembelajaran
[Rujukan]
Bobot Penilaian
(%)
Indikator Teknik & Kriteria Luring (Tatap Muka) Daring (Online)
1 ORIENTASI
2
Mahasiswa mampu mendeskripsikan fasilitas dan layanan hotel dalam bahasa Inggris
  1. Ketepatan penggunaan struktur kalimat deskriptif
  2. Kelengkapan dan keakuratan informasi fasilitas yang disampaikan
Kuis
Responsi
Flipped Classroom, Cased Method & Project Based Learning (PBL) Mahasiswa ditugaskan membaca materi tentang fasilitas dan layanan hotel dalam Bahasa Inggris. Pertemuan 2: Pada pertemuan kedua perkuliahan ini, pembelajaran dilakukan secara luring dengan tujuan agar mahasiswa dapat menjelaskan fasilitas dan layanan hotel dalam Bahasa Inggris. Metode pembelajaran yang digunakan adalah case method Project Based Learning (PBL), yang mengharuskan mahasiswa untuk memahami materi melalui studi kasus dan aplikasi praktis dan mempraktekkannya. Sebagai penugasan, mahasiswa diminta untuk menyaksikan sebuah video penjelasan mengenai fasilitas dan layanan hotel dalam Bahasa Inggris, yang akan memberikan dasar pengetahuan mengenai struktur organisasi hotel. Setelah menonton video tersebut, mahasiswa ditugaskan membuat teks deskriptif dalam menjelaskan fasilitas dan layanan hotel dalam Bahasa Inggris dan mempraktekkannya. Estimasi waktu untuk menyelesaikan tugas ini adalah satu minggu setelah pertemuan, Hal ini memberikan mahasiswa cukup waktu untuk menyelesaikan tugas dengan baik secara maksimal. Materi dan aktivitas dapat diakses dan diunduh melalui LMS UNP pada tautan: https://smile.unp.ac.id/

Konsep klasifikasi dan fasilitas hotel:

  1. kosakata fasilitas dan layanan;
  2. struktur there is/are,
  3. urutan adjektiva, dan kata kerja layanan;
  4. menyusun deskripsi lisan dari brosur hotel
[Revell, R., & Stott, T. (2010). Highly Recommended 1: English for the Hotel and Catering Industry (New ed.). Oxford: Oxford University Press.]
5
3
Mahasiswa mampu menjelaskan tipe kamar dan struktur tarif serta membaca formulir kantor depan dan konfirmasi pemesanan daring
  1. Ketepatan menjelaskan tipe kamar dan komponen tarif
  2. Ketepatan membaca dan menafsirkan istilah pada formulir kantor depan dan konfirmasi pemesanan
Tugas
Kuis
Project-Based
Pertemuan 3: Pada pertemuan ketiga perkuliahan ini, pembelajaran dilaksanakan secara luring dengan fokus pada menjelasakan tipe kamar dan struktur tarif serta formulir dan peralatan FO. Tujuan dari pertemuan ini adalah agar mahasiswa dapat memahami formulir dan peralatan FO. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah Project Based Learning (PBL) Sebagai penugasan, mahasiswa diminta untuk menyaksikan sebuah video pengenalan Formulir dan Peralatan FO yang akan memberikan dasar pengetahuan mengenai struktur formulir dan peralatan yang digunakan pada departemen Front Office. Setelah menonton video tersebut, mahasiswa ditugaskan membuat makalah resume yang mengulas tipe kamar dan struktur tarif serta formulir dan peralatan departemen kantor depan hotel. Estimasi waktu untuk menyelesaikan tugas ini adalah satu minggu setelah pertemuan, Hal ini memberikan mahasiswa cukup waktu untuk menyelesaikan tugas dengan baik secara maksimal Materi dan aktivitas dapat diakses dan diunduh melalui LMS UNP pada tautan: https://smile.unp.ac.id/
  1. Tipe kamar dan tempat tidur; singkatan industri (SGL, DBL, TWN, PAX, OOO, DND, ETA, ETD);
  2. komponen tarif dan rate plan (published rate, corporate rate, non-refundable);
  3. membaca registration card, reservation form, dan konfirmasi pemesanan dari saluran distribusi daring;
  4. melafalkan angka, tanggal, dan nilai mata uan
  5. Peralatan Kantor Depan
  6. Peralatan semi otomatis
  7. Peralatan otomatis
  8. Formulir yang digunakan di FO
[Bardi, J. A. (2011). Hotel Front Office Management (5th ed.). Hoboken: John Wiley & Sons.]
5
4
Mahasiswa mampu melakukan percakapan awal dengan tamu di meja kantor depan
  1. Ketepatan penggunaan ungkapan sapaan dan tawaran bantuan
  2. Kesesuaian ragam bahasa dengan situasi pelayanan formal
Tugas
Kuis
Responsi
Pertemuan 4: Pada pertemuan keempat perkuliahan ini, pembelajaran dilakukan secara luring dengan tujuan agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami teknik berkomunikasi percakapan awal dengan tamu di meja kantor depan. Metode pembelajaran yang digunakan adalah Project Based Learning, yang mengharuskan mahasiswa untuk memahami materi melalui studi kasus dan aplikasi praktis. Sebagai penugasan, mahasiswa diminta untuk menyaksikan sebuah video pengenalan teknik berkomunikasi percakapan awal dengan tamu di meja kantor depan, yang akan memberikan dasar pengetahuan. Setelah menonton video tersebut, mahasiswa ditugaskan membuat makalah resume yang mengulas teknik berkomunikasi percakapan awal dengan tamu di meja kantor depan. Estimasi waktu untuk menyelesaikan tugas ini adalah satu minggu setelah pertemuan. Hal ini memberikan mahasiswa cukup waktu untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan memahami teknik percakapan awal dengan tamu di meja kantor depan secara maksimal. Materi dan aktivitas dapat diakses dan diunduh melalui LMS UNP pada tautan: https://smile.unp.ac.id/
  1. Greeting dan welcoming the guest;
  2. offering assistance;
  3. indirect questions;
  4. ragam bahasa formal dan sopan dalam pelayanan;
  5. penggunaan nama tamu dan gelar
[O'Hara, F. (2002). Be My Guest: English for the Hotel Industry. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 9780521776899.]
5
5
Mahasiswa mampu menangani panggilan telepon masuk: menerima, mengalihkan, dan mencatat pesan
  1. Ketepatan penggunaan ungkapan standar bertelepon
  2. Keakuratan mencatat pesan dan mengeja nama serta nomor
Tugas
Kuis
Project-Based
Pertemuan 5: Pada pertemuan kelima perkuliahan ini, pembelajaran dilaksanakan secara luring dengan fokus pada sistem pemesanan kamar hotel. Tujuan dari pertemuan ini adalah agar mahasiswa dapat memahami teknik menerima panggilan masuk. Metode pembelajaran yang digunakan adalah Project Based Learning (PBL), yang mengharuskan mahasiswa untuk memahami materi melalui studi kasus dan aplikasi praktis. Sebagai penugasan, mahasiswa diminta untuk menyaksikan sebuah video pengenalan teknik menangani telepon, yang akan memberikan dasar pengetahuan. Setelah menonton video tersebut, mahasiswa ditugaskan membuat makalah resume yang mengulas sistem pemesanan kamar hotel. Estimasi waktu untuk menyelesaikan tugas ini adalah satu minggu setelah pertemuan. Hal ini memberikan mahasiswa cukup waktu untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan memahami sistem pemesanan kamar hotel secara maksimal. Materi dan aktivitas dapat diakses dan diunduh melalui LMS UNP pada tautan: https://smile.unp.ac.id/
  1. Answering, holding, transferring, dan taking messages;
  2. ejaan nama dengan alfabet fonetik;
  3. ungkapan klarifikasi dan konfirmasi;
  4. latihan menyimak dengan ragam aksen penutur non-native
[O'Hara, F. (2002). Be My Guest: English for the Hotel Industry. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 9780521776899.]
5
6
Mahasiswa mampu menangani pemesanan kamar melalui telepon dan korespondensi tertulis
  1. Ketepatan alur percakapan pemesanan sesuai prosedur
  2. Ketepatan bahasa dalam menerima, menolak, dan mencatat pemesanan
  3. Kesesuaian register pada korespondensi tertulis
Tugas
Kuis
Project-Based
Pertemuan 6: Pada pertemuan keenam perkuliahan ini, pembelajaran dilakukan secara luring dengan tujuan agar mahasiswa dapat mengenal dan menguasai teknik pemesanan kamar melalui telepon dan korespondensi tertulis. Metode pembelajaran yang digunakan adalah Project Based Learning (PBL), yang mengharuskan mahasiswa untuk memahami materi melalui studi kasus dan aplikasi praktis. Sebagai penugasan, mahasiswa diminta untuk menyaksikan sebuah video pengenalan pemesanan kamar melalui telepon dan korespondensi tertulis, yang akan memberikan dasar pengetahuan. Setelah menonton video tersebut, mahasiswa ditugaskan membuat makalah resume yang mengulas teknik pemesanan kamar melalui telepon dan korespondensi tertulis. Estimasi waktu untuk menyelesaikan tugas ini adalah satu minggu setelah pertemuan. Hal ini memberikan mahasiswa cukup waktu untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan menguasai teknik pemesanan kamar melalui telepon dan korespondensi tertulis secara maksimal. Materi dan aktivitas dapat diakses dan diunduh melalui LMS UNP pada tautan: https://smile.unp.ac.id/
  1. Receive, reject, and record reservation;
  2. menanyakan ketersediaan kamar dan menyebutkan tarif;
  3. menawarkan produk dan layanan tambahan (upselling) pada pesan pra-kedatangan;
  4. menjawab permintaan pemesanan melalui surel dan kotak masuk saluran distribusi daring
[O'Hara, F. (2002). Be My Guest: English for the Hotel Industry. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 9780521776899.]
5
7
Mahasiswa mampu memberikan informasi lokal dan menawarkan alternatif akomodasi saat kamar tidak tersedia
  1. Ketepatan memberikan petunjuk arah dan informasi daya tarik sekitar
  2. Ketepatan bahasa dalam menyampaikan penolakan disertai alternatif
Tugas
Kuis
Project-Based
Pertemuan 7: Pada pertemuan ketujuh perkuliahan ini, pembelajaran dilaksanakan secara luring dengan fokus pada teknik Complaints Handling at FO. Tujuan dari pertemuan ini adalah agar mahasiswa dapat mengaplikasikan Complaints Handling at FO Department. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah Project Based Learning (PBL), dimana mahasiswa akan mengerjakan tugas nyata sebagai bentuk aplikasi praktis dari pengetahuan yang diperoleh. Sebagai penugasan, mahasiswa diminta untuk membuat lembar kerja tersebut berdasarkan pemahaman yang telah mereka peroleh dari tugas pada pertemuan sebelumnya. Estimasi waktu untuk menyelesaikan tugas ini adalah satu minggu setelah pertemuan. Hal ini memberikan mahasiswa cukup waktu untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan menguasai teknik Complaints Handling at FO secara maksimal. Materi dan aktivitas dapat diakses dan diunduh melalui LMS UNP pada tautan: https://smile.unp.ac.id/
  1. Giving directions; merekomendasikan daya tarik, kuliner, dan transportasi di sekitar hotel;
  2. menawarkan alternatif akomodasi ketika hotel penuh;
  3. ungkapan permintaan maaf disertai solusi;
  4. pengembangan local knowledge kota Padang dan Sumatera Barat
[O'Hara, F. (2002). Be My Guest: English for the Hotel Industry. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 9780521776899.]
5
8 UTS
9
Mahasiswa mampu menangani permintaan tamu yang sedang menginap melalui telepon dan tatap muka
  1. Ketepatan memahami dan menanggapi permintaan tamu
  2. Ketepatan bahasa dalam menyanggupi, menunda, atau menolak permintaan
Tugas
Kuis
Project-Based
Flipped Classroom, Project Based Learning (PBL) Mahasiswa ditugaskan membaca materi tentang Layanan Telepon Pertemuan 9: Pada pertemuan kesembilan ini perkuliahan ini, pembelajaran dilakukan secara luring dengan tujuan agar mahasiswa dapat mengenal dan menguasai pelayanan dalam menangani permintaan tamu yang sedang menginap melalui telepon dan tatap muka. Metode pembelajaran yang digunakan adalah Project Based Learning (PBL), yang mengharuskan mahasiswa untuk memahami materi dan aplikasi praktis. Sebagai penugasan, mahasiswa diminta untuk menyaksikan sebuah video pengenalan dalam memberikan layanan menangani permintaan tamu yang sedang menginap melalui telepon dan tatap muka. Setelah menonton video tersebut, mahasiswa ditugaskan membuat resume yang mengulas penggunaan memberikan layanan menangani permintaan tamu yang sedang menginap melalui telepon dan tatap muka. Estimasi waktu untuk menyelesaikan tugas ini adalah satu minggu setelah pertemuan. Hal ini memberikan mahasiswa cukup waktu untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan menguasai penggunaan teknik memberikan layanan menangani permintaan tamu yang sedang menginap melalui telepon dan tatap muka secara maksimal. Materi dan aktivitas dapat diakses dan diunduh melalui LMS UNP pada tautan: https://smile.unp.ac.id/
  1. Handling in-house guest requests:
  1. wake-up call,
  2. pesan tamu,
  3. permintaan pindah kamar,
  4. extra bed, dan late check-out;
  5. ungkapan menyanggupi dan menolak permintaan secara sopan;
  6. konfirmasi tindak lanjut
[Revell, R., & Stott, T. (2010). Highly Recommended 1: English for the Hotel and Catering Industry (New ed.). Oxford: Oxford University Press.]
5
10
Mahasiswa mampu melayani proses check-in tamu walk-in dalam bahasa Inggris
  1. Ketepatan urutan percakapan sesuai prosedur registrasi
  2. Ketepatan bahasa dalam meminta identitas, deposit, dan menjelaskan tarif
Tugas
Kuis
Project-Based
Pertemuan 10: Pada pertemuan kesepuluh perkuliahan ini, pembelajaran dilaksanakan secara luring dengan fokus pada layanan registration check-in (Individual Walk-in Guest). Tujuan dari pertemuan ini adalah agar mahasiswa dapat mempraktekkan teknik pelayanan menggunakan Bahasa Inggris. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah Project Based Learning (PBL), dimana mahasiswa akan mengerjakan tugas nyata sebagai bentuk aplikasi praktis dari pengetahuan yang diperoleh. Estimasi waktu untuk menyelesaikan tugas ini adalah satu minggu setelah pertemuan. Hal ini memberikan mahasiswa cukup waktu untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan menguasai teknik pelayanan menggunakan Bahasa Inggris secara maksimal. Materi dan aktivitas dapat diakses dan diunduh melalui LMS UNP pada tautan: https://smile.unp.ac.id/
  1. Handling check-in for individual walk-in guest;
  2. menawarkan tipe kamar dan tarif;
  3. meminta dokumen identitas dan jaminan pembayaran;
  4. menjelaskan fasilitas yang termasuk dalam tarif;
  5. ungkapan sequencing dalam prosedur
[O'Hara, F. (2002). Be My Guest: English for the Hotel Industry. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 9780521776899.]
5
11
Mahasiswa mampu melayani proses check-in tamu dengan pemesanan
  1. Ketepatan mengonfirmasi data pemesanan tamu
  2. Ketepatan menjelaskan kebijakan hotel
Project-Based
Pertemuan 11: Pada pertemuan kesebelas perkuliahan ini, pembelajaran dilaksanakan secara luring dengan fokus pada penggunaan fitur sistem FO department dalam memberikan pelayanan registration check-in with reservation. Tujuan dari pertemuan ini adalah agar mahasiswa dapat mengaplikasikan fitur-fitur sistem dalam memberikan Registration Check-in with reservation. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah Project Based Learning (PBL), dimana mahasiswa akan mengerjakan tugas nyata sebagai bentuk aplikasi praktis dari pengetahuan yang diperoleh. Estimasi waktu untuk menyelesaikan tugas ini adalah satu minggu setelah pertemuan. Hal ini memberikan mahasiswa cukup waktu untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan menguasai penggunaan fitur Registration Check-in with reservation secara maksimal. Materi dan aktivitas dapat diakses dan diunduh melalui LMS UNP pada tautan: https://smile.unp.ac.id/
  1. Handling check-in for individual walk-in guest;
  2. menawarkan tipe kamar dan tarif;
  3. meminta dokumen identitas dan jaminan pembayaran;
  4. menjelaskan fasilitas yang termasuk dalam tarif;
  5. ungkapan sequencing dalam prosedur
[O'Hara, F. (2002). Be My Guest: English for the Hotel Industry. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 9780521776899.]
5
12
Mahasiswa mampu melayani proses check-in tamu rombongan dan berkoordinasi dengan pemimpin rombongan
  1. Ketepatan menyampaikan informasi kepada pemimpin rombongan
  2. Kejelasan instruksi kelompok mengenai jadwal dan pengaturan kamar
Kuis
Project-Based
Pertemuan 12: Pada pertemuan keduabelas perkuliahan ini, pembelajaran dilaksanakan secara luring dengan fokus pada penggunaan fitur sistem FO department dalam memberikan pelayanan registration check-in group guest. Tujuan dari pertemuan ini adalah agar mahasiswa dapat mengaplikasikan teknik komunikasi Bahasa Inggris dalam memberikan layanan Registration Check-in group guest. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah Project Based Learning (PBL), dimana mahasiswa akan mengerjakan tugas nyata sebagai bentuk aplikasi praktis dari pengetahuan yang diperoleh. Estimasi waktu untuk menyelesaikan tugas ini adalah satu minggu setelah pertemuan. Hal ini memberikan mahasiswa cukup waktu untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan menguasai teknik komunikasi Bahasa Inggris pelayanan Registration Check-in group guest secara maksimal Materi dan aktivitas dapat diakses dan diunduh melalui LMS UNP pada tautan: https://smile.unp.ac.id/
  1. Handling group check-in;
  2. rooming list dan pembagian kamar;
  3. briefing pemimpin rombongan mengenai jadwal makan, bagasi, dan titik kumpul;
  4. bahasa instruksi untuk kelompok
[O'Hara, F. (2002). Be My Guest: English for the Hotel Industry. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 9780521776899.]
5
13
Mahasiswa mampu menangani keluhan tamu di kantor depan dengan bahasa yang sopan dan empatik
  1. Ketepatan penggunaan ungkapan empati dan permintaan maaf
  2. Ketepatan menawarkan solusi dan menyampaikan tindak lanjut
  3. Sikap profesional dan etis selama menangani keluhan
Kuis
Project-Based
Pertemuan 13: Pada pertemuan ketigabelas perkuliahan ini, pembelajaran dilaksanakan secara luring dengan fokus pada memberikan pelayanan menangani keluhan tamu. Tujuan dari pertemuan ini adalah agar mahasiswa dapat memberikan pelayanan menggunakan Bahasa Inggris dalam menangani keluhan tamu. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah Project Based Learning (PBL), dimana mahasiswa akan mengerjakan tugas nyata sebagai bentuk aplikasi praktis dari pengetahuan yang diperoleh. Estimasi waktu untuk menyelesaikan tugas ini adalah satu minggu setelah pertemuan. Hal ini memberikan mahasiswa cukup waktu untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan menguasai teknik menangani keluhan tamu secara maksimal Materi dan aktivitas dapat diakses dan diunduh melalui LMS UNP pada tautan: https://smile.unp.ac.id/
  1. Complaint handling at Front Office;
  2. tahapan mendengarkan, berempati, meminta maaf, bertindak, dan menindaklanjuti;
  3. ungkapan pelunak (softeners);
  4. batas kewenangan dan etika dalam menjanjikan kompensasi;
  5. menjaga privasi dan martabat tamu
[Revell, R., & Stott, T. (2010). Highly Recommended 1: English for the Hotel and Catering Industry (New ed.). Oxford: Oxford University Press.]
5
14
Mahasiswa mampu melayani check-out tamu individu, menjelaskan rincian tagihan, dan menangani sengketa biaya
  1. Ketepatan menjelaskan komponen tagihan dan metode pembayaran
  2. Ketepatan bahasa dalam menanggapi sengketa biaya secara jujur dan sopan
Kuis
Project-Based
Pertemuan 14: Pada pertemuan keempatbelas perkuliahan ini, pembelajaran dilaksanakan secara luring dengan fokus pada memberikan pelayanan check-out individual guest. Tujuan dari pertemuan ini adalah agar mahasiswa dapat mempraktekkan dalam memberikan layanan check-out individual guest. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah Project Based Learning (PBL), dimana mahasiswa akan mengerjakan tugas nyata sebagai bentuk aplikasi praktis dari pengetahuan yang diperoleh. Estimasi waktu untuk menyelesaikan tugas ini adalah satu minggu setelah pertemuan. Hal ini memberikan mahasiswa cukup waktu untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan menguasai teknik komunikasi dalam melayani check-out individual guest secara maksimal. Materi dan aktivitas dapat diakses dan diunduh melalui LMS UNP pada tautan: https://smile.unp.ac.id/
  1. Handling check-out for individual guest;
  2. menjelaskan guest folio dan item charge;
  3. metode pembayaran termasuk pembayaran nirsentuh dan folio elektronik;
  4. menanggapi keberatan atas tagihan;
  5. ungkapan perpisahan dan permintaan umpan balik
[Revell, R., & Stott, T. (2010). Highly Recommended 1: English for the Hotel and Catering Industry (New ed.). Oxford: Oxford University Press.]
[O'Hara, F. (2002). Be My Guest: English for the Hotel Industry. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 9780521776899.]
5
15
Mahasiswa mampu melayani check-out tamu rombongan dan menampilkan simulasi siklus pelayanan tamu secara utuh
  1. Ketepatan prosedur dan bahasa pada check-out rombongan
  2. Kelancaran dan keutuhan simulasi siklus pelayanan tamu
  3. Kualitas kerja sama tim dalam simulasi
Tugas
Kuis
Project-Based
Pertemuan 15: Pada pertemuan kelimabelas perkuliahan ini, pembelajaran dilaksanakan secara luring dengan fokus pada pelayanan menggunakan Bahasa Inggris dalam memberikan pelayanan check-out group guest. Tujuan dari pertemuan ini adalah agar mahasiswa dapat mempraktekkan dalam memberikan layanan check-out group guest. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah Project Based Learning (PBL), dimana mahasiswa akan mengerjakan tugas nyata sebagai bentuk aplikasi praktis dari pengetahuan yang diperoleh. Estimasi waktu untuk menyelesaikan tugas ini adalah satu minggu setelah pertemuan. Hal ini memberikan mahasiswa cukup waktu untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan menguasai teknik komunikasi memberikan layanan check-out group guest secara maksimal Materi dan aktivitas dapat diakses dan diunduh melalui LMS UNP pada tautan: https://smile.unp.ac.id/
  1. Handling group check-out;
  2. penyelesaian master account dan tagihan tambahan;
  3. simulasi utuh dari pemesanan, kedatangan, masa menginap, hingga keberangkatan;
  4. refleksi dan umpan balik sejawat
[Revell, R., & Stott, T. (2010). Highly Recommended 1: English for the Hotel and Catering Industry (New ed.). Oxford: Oxford University Press.]
[O'Hara, F. (2002). Be My Guest: English for the Hotel Industry. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 9780521776899.]
[Hyland, K., & Jiang, F. (2021). Delivering relevance: The emergence of ESP as a discipline. English for Specific Purposes, 64, 13–25. https://doi.org/10.1016/j.esp.2021.06.002]
10
16 UAS