Logo UNP
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG – FAKULTAS ILMU SOSIAL – PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI (S2)
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
MATA KULIAH (MK) KODE Rumpun MK BOBOT (sks) SEMESTER Tgl Penyusunan
Filsafat dan Landasan Kependidikan Geografi GEO.82.0027 - 0 2 1 -
OTORISASI / PENGESAHAN Dosen Pengembang RPS Koordinator RMK Koordinator Prodi
- - - Prof. Dr. Dedi Hermon S.Pd, MP
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK
CPL-1 Memiliki karakter yang baik, relijius, semangat nasionalisme dan jiwa entrepreneur dengan memperhatikan norma-etika serta nilai budaya dan kearifan lokal yang berlaku dalam segala aktivitas dan pekerjaan profesional (karakter yang baik / good character)
CPL-2 Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan kerjasama team dalam interaksi sosial dan pekerjaan (komunikasi dan Kerjasama team / transferable skill)
CPL-3 Mampu untuk berpikir logis, kritis dan inovatif dalam mengidentifikasi, menganalisis serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang sesuai dengan bidang keilmuan dan penguasaan teknologi
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
CPMK 1 Menganalisis konsep dasar pendidikan dan ilmu kependidikan dalam konteks pendidikan geografi.
CPMK 2 Menganalisis konsep filsafat dan landasan kependidikan dalam pendidikan geografi.
CPMK 3 Mengevaluasi paradigma dan teori pendidikan dalam pengembangan pembelajaran geografi.
CPMK 4 Mengembangkan landasan filosofis dalam perancangan pembelajaran geografi
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK)
SUB CPMK -
CPL-1 CPL-2 CPL-3 dst Total
CPMK/Sub CPMK - - - - -
CPMK/Sub CPMK - - - - -
Mata kuliah ini membahas konsep, teori, dan kebijakan pendidikan dalam konteks pendidikan geografi, dengan fokus pada analisis teori kependidikan, hubungan antara pendidikan dan pembangunan sosial budaya, serta evaluasi kebijakan pendidikan nasional dan global. Mahasiswa akan mengkaji perbandingan kebijakan pendidikan di berbagai negara serta tren dan tantangan pendidikan global. Selain itu, mata kuliah ini menuntut mahasiswa untuk mengembangkan strategi pembelajaran geografi berbasis perkembangan ilmu dan teknologi, termasuk model pembelajaran digital dan inovasi pedagogi. Melalui pendekatan analitis dan kritis, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan solusi inovatif untuk meningkatkan efektivitas pendidikan geografi, sesuai dengan tuntutan zaman dan perkembangan teknologi.
Utama:
-
Pendukung: (Jika diperlukan)
1. Geography Education for Global Understanding. (2016). Routledge
2. The Sage Handbook of Philosophy of Education. (2020). Sage Publications
3. Geografi Pendidikan: Perspektif Filosofis dan Pedagogis. (2021). UNP Press
4. Hermon, D., Oktorie, O., & Putra, A. (2023). Disaster education and spatial literacy in geography learning. GeoJournal of Tourism and Geosites, 49(2), 215–227.
5. Rahmawati, D., & Nugroho, I. (2022). Philosophy of geography learning in higher education. International Journal of Instruction, 15(4), 355–370.
6. Nur Sya’bani, Yurni Suasti, Dedi Hermon, and Bayu Wijayanto. “The Effectiveness of the Outdoor Study Method in Improving Students’ Ecological Intelligence in Geography Learning at SMAN 6 Muaro Jambi.” Jurnal Penelitian Pendidikan IPA 11, no. 12 (2025): 950–56.
7. Pratama, Genta Ilahi. PENGARUH POLA KOMUNIKASI GURU DENGAN SISWA TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 1 BASO. 10 (2025).
8. Hidayat, M., et al. (2024). Integration of spatial thinking and digital literacy in geography education. Education Sciences, 14(2), 1–17.
9. Yuliana, R., & Fatimah, S. (2023). Environmental ethics and geography learning. Journal of Environmental Management and Tourism, 14(3), 765–778.
10. Dewi, T., et al. (2021). Sustainability values in geography curriculum development. Sustainability, 13(17), 1–15.
11. Wijaya, A., et al. (2022). Digital pedagogy in geography education. Education and Information Technologies, 27(5), 6553–6570.
12. Suasti, Y., et al. (2023). Local wisdom integration in geography education curriculum. GeoEco, 9(1), 45–58.
13. Prasetyo, A., & Hermon, D. (2024). Spatial-based disaster mitigation learning in higher education. Jurnal Geografi, 16(1), 88–101.
14. Kurniawan, E., & Putri, L. (2020). Humanistic geography approach in education. Journal of Geography in Higher Education, 44(2), 250–264.
15. Sari, N., et al. (2024). Geography education and sustainable development goals. Sustainability, 16(7), 1–19.
16. Saputra, H., & Damanik, J. (2021). Environmental literacy in geography education. International Journal of Geography and Geography Education, 44, 200–214.
17. Dewita, W. P., & Suasti, Y. (2022). Spatial learning and local environmental values. Jurnal Pendidikan Geografi Indonesia, 7(3), 210–223.
18. Lestari, P., & Arida, N. S. (2023). Place-based education in geography learning. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, 11(4), 311–322.
19. Rahman, F., & Nofrion. (2024). Geography learning transformation in the era of digital society. GeoEco, 10(1), 90–105.
20. Rawling, E., Biddulph, M., Kinder, A., Mitchell, D., Pike, S., Puttick, S., & Roberts, M. (2022). A Framework for the School Geography Curriculum. Geographical Association.
-
-
Minggu Ke- SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) Penilaian Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa
[Estimasi Waktu]
Materi Pembelajaran
[Rujukan]
Bobot Penilaian
(%)
Indikator Teknik & Kriteria Luring (Tatap Muka) Daring (Online)
- - - - - - - 0