Logo UNP
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG – FAKULTAS ILMU SOSIAL – PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI (S2)
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
MATA KULIAH (MK) KODE Rumpun MK BOBOT (sks) SEMESTER Tgl Penyusunan
Metode Sistemik Geografi GEO.82.0029 - 1 1 1 -
OTORISASI / PENGESAHAN Dosen Pengembang RPS Koordinator RMK Koordinator Prodi
- - - Prof. Dr. Dedi Hermon S.Pd, MP
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK
CPL-5 Lulusan mampu menganalisis dan mengembangkan teori serta konsep pendidikan geografi secara kritis dan sistematis untuk menghasilkan model pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berbasis riset sesuai dengan perkembangan teknologi dan karakter peserta didik di berbagai jenjang pendidikan.
CPL-6 Lulusan mampu melakukan kajian dan analisis geosfer secara komprehensif dengan pendekatan geografi dalam memahami interaksi antar litosfer, atmosfer, hidrosfer, biosfer, dan antroposfer serta dampaknya terhadap kehidupan manusia, guna memberikan solusi terhadap isu-isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
CPL-7 Lulusan mampu menguasai dan menerapkan teknologi geospasial serta literasi data dalam pengolahan dan analisis informasi geografi untuk mendukung penelitian, pengambilan keputusan spasial, serta pengembangan pembelajaran berbasis geoinformasi yang kritis dan logis.
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
CPMK 1 Menjelaskan prinsip dasar metode seismik dan jenis gelombang seismik serta penerapannya dalam kajian geografi fisik.
CPMK 2 Menganalisis konsep dan pendekatan sistemik dalam geografi untuk memahami keterkaitan antar komponen geosfer
CPMK 3 Menerapkan metode sistemik dalam analisis fenomena geografi berbasis data spasial dan non-spasial
CPMK 4 Mengevaluasi penerapan pendekatan sistemik dalam analisis kebencanaan untuk mendukung pengambilan keputusan
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK)
SUB CPMK -
CPL-5 CPL-6 CPL-7 dst Total
CPMK/Sub CPMK - - - - -
CPMK/Sub CPMK - - - - -
Mata kuliah ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan analitis tingkat lanjut dalam penerapan metode seismik untuk studi geografi, geologi, dan kebencanaan. Mahasiswa akan mengkaji teori propagasi gelombang seismik, teknik akuisisi data multi-channel, serta pemrosesan dan interpretasi data seismik menggunakan perangkat lunak profesional. Penekanan diberikan pada kemampuan menganalisis struktur bawah permukaan bumi secara spasial untuk mendukung pemetaan geologi, zonasi kerentanan bencana, dan perencanaan wilayah berbasis risiko. Mahasiswa juga dilatih untuk merancang penelitian berbasis metode seismik yang integratif dan transdisipliner, serta mengomunikasikan temuan secara akademik melalui laporan ilmiah dan publikasi.
Utama:
1. Arif, M. (2021). Metodologi penelitian geografi. Bumi Aksara.
2. Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
3. Danoedoro, P. (2021). Pengantar penginderaan jauh digital. Andi Offset.
4. Ibrahim. (2024). Metode penelitian geografi. Literasi Nusantara.
5. Indarto. (2020). Analisis spasial dan geostatistik. Graha Ilmu.
6. Kraak, M. J., & Ormeling, F. (2020). Cartography: Visualization of geospatial data (4th ed.). CRC Press.
7. Longley, P. A., Goodchild, M. F., Maguire, D. J., & Rhind, D. W. (2021). Geographic information systems and science (5th ed.). Wiley.
8. Muta’ali, L. (2025). Metode penelitian geografi pembangunan wilayah. YPAD Penerbit.
9. Mustafa, F. B. (Ed.). (2022). Methodological approaches in physical geography. Springer.
10. Neuman, W. L. (2021). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (9th ed.). Pearson.
11. Aprizon Putra, Indang Dewata, Dedi Hermon, et al. “Activity Recommendations Based on an Environmental Approach in Zoning of Marine Protected Areas (MAPS) Pariaman City - Indonesia.” EnvironmentAsia 16 (2023): 5767.
12. Hermon, D., et al. (2022). Environmental geography methods for disaster mitigation studies. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 958(1), 012031.
Pendukung: (Jika diperlukan)
1. Abdullah, M., et al. (2024). Spatial analysis approaches in geography education research. Education Sciences, 14(3), 201–219.
2. Aditya, T., et al. (2023). GIS-based spatial analysis for regional studies. International Journal of Geoinformatics, 19(2), 66–80.
3. Agustina, R., et al. (2022). Systematic geographic approaches in environmental studies. Journal of Geography Education, 17(3), 177–192.
4. Anwar, K., et al. (2023). Geospatial methods in regional development research. GeoJournal, 88(5), 4211–4225.
5. Dewata, I., et al. (2024). Spatial data integration in environmental geography studies. Geographia Technica, 19(1), 45–60.
6. Fitriani, R., & Ramadhan, R. (2024). Spatial literacy and geographic systematic thinking. Education Sciences, 14(5), 455–470.
7. Gunawan, T., et al. (2022). GIS application in spatial-based geographic research. International Journal of Geoinformatics, 18(4), 88–101.
8. Hidayat, M., et al. (2022). GIS application for ecotourism landscape planning. International Journal of Geoinformatics, 18(3), 77–89.
9. Kurniawan, E., & Putri, L. (2021). Spatial environmental analysis in protected areas. Environmental Challenges, 5, 100112.
10. Lestari, P., et al. (2023). Spatial approaches in geography learning innovation. Journal of Geography Education, 18(4), 255–270.
11. Maulana, F., et al. (2024). Integration of geospatial technology in geography research learning. Education and Information Technologies, 29(3), 3111–3128.
12. Nugroho, A., et al. (2023). Geographic systematic methods in spatial planning studies. GeoJournal of Tourism and Geosites, 49(2), 310–322.
13. Oktorie, O., Dewata, I., Barlian, E., Hermon, D., & Putra, A. (2025). Assessing the sustainability of lagoon-based environmental waterfront in the coastal zone of Pariaman City, Indonesia. Geographia Technica, 20(2), 134–149.
14. Prasetyo, A., & Hermon, D. (2023). Spatial analysis for development in disaster-prone areas. GeoJournal of Tourism and Geosites, 48(1), 55–67.
15. Putra, A., et al. (2022). GIS-based regional vulnerability assessment. Remote Sensing Applications: Society and Environment, 25, 100690.
16. Rahmawati, D., & Nugroho, S. (2024). Geographic data integration in spatial studies. Journal of Spatial Science, 69(2), 180–196.
17. Ramadhan, R., & Suasti, Y. (2023). Spatial thinking and systematic geographic learning. Jurnal Pendidikan Geografi, 28(4), 301–315.
18. Sari, N., et al. (2023). Geospatial analysis and sustainability assessment. Sustainability, 15(10), 8011–8025.
19. Setiawan, H., et al. (2022). Spatial modeling in geography research. Regional Science Policy & Practice, 14(5), 1099–1115
-
-
Minggu Ke- SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) Penilaian Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa
[Estimasi Waktu]
Materi Pembelajaran
[Rujukan]
Bobot Penilaian
(%)
Indikator Teknik & Kriteria Luring (Tatap Muka) Daring (Online)
- - - - - - - 0