Logo UNP
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG – FAKULTAS ILMU SOSIAL – PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI (S2)
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
MATA KULIAH (MK) KODE Rumpun MK BOBOT (sks) SEMESTER Tgl Penyusunan
Kapita Selekta dan Problematika Pendidikan Geografi GEO.82.0033 - 0 3 1 -
OTORISASI / PENGESAHAN Dosen Pengembang RPS Koordinator RMK Koordinator Prodi
- - - Prof. Dr. Dedi Hermon S.Pd, MP
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK
CPL-3 Mampu untuk berpikir logis, kritis dan inovatif dalam mengidentifikasi, menganalisis serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang sesuai dengan bidang keilmuan dan penguasaan teknologi
CPL-5 Lulusan mampu menganalisis dan mengembangkan teori serta konsep pendidikan geografi secara kritis dan sistematis untuk menghasilkan model pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berbasis riset sesuai dengan perkembangan teknologi dan karakter peserta didik di berbagai jenjang pendidikan.
CPL-9 Lulusan mampu merancang dan melaksanakan penelitian pendidikan geografi yang berkualitas dengan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau metode campuran secara mandiri maupun kolaboratif, serta menyajikan hasil penelitian dalam publikasi ilmiah yang diakui secara nasional dan internasional.
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
CPMK 1 Mengidentifikasi isu-isu kontemporer dalam pendidikan geografi.
CPMK 2 Menganalisis dan merumuskan alternatif solusi terhadap permasalahan pembelajaran geografi pada aspek kurikulum dan perkembangannya
CPMK 3 Menganalisis dan merumuskan alternatif solusi terhadap pembelajaran geografi pada aspek media, sumber belajar, dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (ICT)
CPMK 4 Menganalisis dan merumuskan alternatif solusi terhadap pembelajaran geografi pada aspek asesmen dan refleksi pembelajaran
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK)
SUB CPMK -
CPL-3 CPL-5 CPL-9 dst Total
CPMK/Sub CPMK - - - - -
CPMK/Sub CPMK - - - - -
Mata kuliah ini membahas isu-isu kontemporer dalam pendidikan geografi serta tren global yang mempengaruhi kebijakan dan praktik pembelajaran. Mahasiswa akan mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis riset dan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pengajaran geografi. Selain itu, mata kuliah ini menekankan evaluasi kritis terhadap implementasi kurikulum pendidikan geografi, dengan fokus pada analisis efektivitasnya serta perumusan rekomendasi perbaikan. Melalui pendekatan berbasis riset dan teknologi, mahasiswa diharapkan mampu merancang solusi inovatif yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pendidikan geografi di era digital.
Utama:
1. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2024). Kajian Akademik Kurikulum Merdeka. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran.
2. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2024). Panduan Pelaksanaan Pendidikan Inklusif. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran.
3. Bednarz, R. S., & Bednarz, S. W. (2008). The Importance of Spatial Thinking in an Uncertain World. In D. Z. Sui (Ed.), Geospatial Technologies and Homeland Security (Vol. 94, pp. 315–330). Springer Netherlands. https://doi.org/10.1007/978-1-4020-8507-9_16
4. Dessen Jankell, L., Sandahl, J., & Örbring, D. (2021). Organising concepts in geography education: A model. Geography, 106(2), 66–75. https://doi.org/10.1080/00167487.2021.1919406
5. Educational Sector. (2023). Final Sector Review Report. Directorate of Government Support and Infrastructure Financing Management.
6. Fögele, J. (2016). From Content to Concept: Teaching Glocal Issues with Geographical Principles.
7. Lambert, D., & Morgan, J. (2010). Teaching Geography 11-18: A Conceptual Approach (1st publ.). McGraw Hill/Open University Press.
8. Maresch, G., & Sorby, S. A. (2021). Perspectives on Spatial Thinking. Journal for Geometry and Graphics, 25(2), 271–293. https://doi.org/1433-8157
9. Nofrion, N. (2019). Pengembangan Model Pembelajaran EXO OLO TASK untuk Mengembangkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa pada Pembelajaran Geografi. Repository Universitas Negeri Padang. http://repository.unp.ac.id/26074/
10. Nofrion, N., Suasti, Y., Khairani, Rahmanelli, Wijayanto, B., Novio, R., & Surtani. (2019). EXO OLO TASK: The Development of Higher Order Thinking Skills through Learning Activities Management in Geography Learning. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 286(1), 012006. https://doi.org/10.1088/1755-1315/286/1/012006
Pendukung: (Jika diperlukan)
1. Suasti, Y., Rahmanelli, R., Susetyo, B., & Wijayanto, B. (2023). Insert Value of Religious and Environmental Care in Geography Learning. In Proceedings of the 2nd International Conference of Geography, ICGEO 2022, 19-20 November 2022, Padang, West Sumatera, Indonesia. https://doi.org/10.4108/eai.19- 11-2022.2332163
2. Syahwifa, K. I., & Wijayanto, B. (2025). Pemanfaatan Model Pembelajaran Project Based Learning Berbantu Geospatial Technology Terhadap Berpikir Kreatif Siswa Kelas XI Fase F di SMA Negeri 1 Batang Kapas. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(1), 887–894. https://doi.org/10.54373/imeij.v6i1.2589
3. The National Geographic. Spatial Thinking. Network of Alliances for Geographic Education.
4. The World Bank. (2020). The Promise of Education in Indonesia. Australian Government.
5. Wijayanto, B. (2023). Augmented Reality-Based Mobile Learning: Enhancing Student Spatial Intelligence. Journal of Higher Education Theory and Practice, 23(9). https://doi.org/10.33423/jhetp.v23i9.6135
-
-
Minggu Ke- SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) Penilaian Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa
[Estimasi Waktu]
Materi Pembelajaran
[Rujukan]
Bobot Penilaian
(%)
Indikator Teknik & Kriteria Luring (Tatap Muka) Daring (Online)
- - - - - - - 0