|
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
– FAKULTAS ILMU SOSIAL
– PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI (S2)
|
||||||
| RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER | |||||||
| MATA KULIAH (MK) | KODE | Rumpun MK | BOBOT (sks) | SEMESTER | Tgl Penyusunan | ||
| Inovasi Teknologi Pendidikan Kebencanaan dan Resiliensi Sekolah | GEO.82.0042 | - | 1 | 1 | 2 | - | |
| OTORISASI / PENGESAHAN | Dosen Pengembang RPS | Koordinator RMK | Koordinator Prodi | ||||
| - | - | - | Prof. Dr. Dedi Hermon S.Pd, MP | ||||
| Capaian Pembelajaran |
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK | |
| CPL-8 | Lulusan mampu merancang dan mengimplementasikan pembelajaran geografi yang berbasis riset serta berorientasi pada penguatan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan analitis bagi peserta didik melalui berbagai pendekatan inovatif yang kontekstual dan berbasis teknologi. | |
| CPL-9 | Lulusan mampu merancang dan melaksanakan penelitian pendidikan geografi yang berkualitas dengan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau metode campuran secara mandiri maupun kolaboratif, serta menyajikan hasil penelitian dalam publikasi ilmiah yang diakui secara nasional dan internasional. | |
| CPL-12 | Lulusan mampu berkontribusi dalam pengembangan kebijakan pendidikan geografi berbasis riset dan praktik terbaik, serta menginisiasi program edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam pengurangan risiko bencana melalui pendekatan geografi dan teknologi pembelajaran. | |
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | ||
| CPMK 1 | Menganalisis konsep, kebijakan, dan kebutuhan teknologi pendidikan dalam penguatan pendidikan kebencanaan dan resiliensi sekolah. | |
| CPMK 2 | Menganalisis secara kritis konsep inovasi teknologi pendidikan dalam konteks kebencanaan dan resiliensi sekolah | |
| CPMK 3 | Merancang solusi pembelajaran berbasis teknologi untuk pendidikan kebencanaan dan penguatan resiliensi sekolah | |
| CPMK 4 | Mengevaluasi efektivitas pemanfaatan teknologi pendidikan dalam simulasi, mitigasi, dan pembelajaran kebencanaan di sekolah | |
| Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK) | ||
| SUB CPMK | - | |
| Matriks CPL ke CPMK |
|
| Deskripsi Singkat Mata Kuliah |
Mata kuliah Inovasi Teknologi Pendidikan Kebencanaan dan Resiliensi Sekolah berfokus pada pengembangan kemampuan analitis dan inovatif mahasiswa dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi pemanfaatan teknologi pendidikan untuk memperkuat literasi bencana, kesiapsiagaan, dan resiliensi sekolah. Pembelajaran menekankan integrasi teknologi digital, geospasial, simulasi, dan sistem informasi kebencanaan dalam konteks satuan pendidikan yang adaptif terhadap risiko bencana. Mahasiswa diarahkan menghasilkan model, strategi, dan produk inovasi pembelajaran kebencanaan berbasis riset yang mendukung ketangguhan komunitas sekolah secara berkelanjutan. |
| Pustaka | Utama: |
|
1. Amri, M. R., Yulianti, G., Yunus, R., Wiguna, S., Adi, A. W., Ichwana, A. N., & Randongkir, R. E. (2016). Risiko bencana Indonesia. Badan Nasional
Penanggulangan Bencana.
2. Gaillard, J. C., & Mercer, J. (2013). From knowledge to action: Bridging gaps in disaster risk reduction. Progress in Human Geography, 37(1), 93–114.
3. Hermon, D., Barlian, E., Dewata, I., & Umar, I. (2020). Disaster management of Dempo volcano eruption, Pagar Alam City–Indonesia based on local wisdom.
International Journal of Management and Humanities, 4(9), 49–53.
4. Hermon, D., Erianjoni, E., & Putra, A. (2021). Dissemination of disaster preparedness schools (SSB) in Pariaman City. Science and Environmental Journal for
Postgraduate, 4(1), 8–16.
5. Hiwasaki, L., Luna, E., Syamsidik, & Marçal, J. A. (2014). Local and indigenous knowledge on climate-related hazards of coastal and small island communities
in Southeast Asia. Climate and Development, 6(1), 34–49.
6. Iswandi, U. (2020). Pendidikan kebencanaan dalam perspektif pendidikan geografi. Jurnal Geografi, 12(2), 101–110.
7. Kemendikbud. (2019). Panduan pendidikan pengurangan risiko bencana di sekolah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
8. Mercer, J., Kelman, I., Taranis, L., & Suchet-Pearson, S. (2010). Framework for integrating indigenous and scientific knowledge for disaster risk reduction.
Disasters, 34(1), 214–239.
9. Septama, P. Y. I., & Iswandi, U. (2025). Pengaruh penggunaan media permainan monopoli terhadap kemampuan literasi bencana siswa kelas XI SMAN 1
Pariaman. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(03), 230–245.
10. Wijayanto, B., Handoyo, B., Utomo, D. H., & Aliman, M. (2023). Problem-based learning using e-module: Does it effect on student's higher order thinking
and learning interest in studying geography? Journal of Technology and Science Education, 13(3), 613–631.
11. Wijayanto, B., Luthfi, Z. F., Rahmadhani, Z. S. F., Operma, S., Pernando, J., et al. (2023). Augmented reality-based mobile learning: Enhancing student spatial intelligence. Journal of Higher Education Theory and Practice, 23(9), 217–230.
12. Wijayanto, B., Nofrion, N., Mariya, S., Sumarmi, S., Utomo, D. H., & Handoyo, B. (2025). Geospatial technology e-module development for strengthening
TPACK competency in geomorphology study. TEM Journal, 14(4), 3005–3013.
|
|
|
Pendukung: (Jika diperlukan)
1. Hermon, D. (2019). Geografi bencana alam. Rajawali Pers.
2. Shaw, R., Shiwaku, K., & Takeuchi, Y. (Eds.). (2011). Disaster education. Emerald Group Publishing.
3. Shaw, R., Takeuchi, Y., & Shiwaku, K. (2021). Disaster education for sustainable development: Integration of local knowledge and school learning.
International Journal of Disaster Risk Science, 12(3), 345–357.
4. Sunarti, E., & Hadi, S. (2020). Pendidikan kebencanaan untuk sekolah. Remaja Rosdakarya.
5. UNDRR. (2015). Sendai framework for disaster risk reduction 2015–2030. United Nations Office for Disaster Risk Reduction.
6. Wijayanto, B., & colleagues. (2025). Tingkat kesiapsiagaan sekolah terhadap bencana banjir di MTsN 12 Pesisir Selatan. Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan
Ilmu Pengetahuan Sosial, 4(2), 204–215.
7. Yulfa, A., Arif, D. A., Ernawati, E., Susetyo, B. B., Wijayanto, B., Andreas, A., et al. (2023). Sosialisasi penggunaan geo-augmented reality untuk pembelajaran
geografi bagi guru MGMP geografi di Sumatera Barat. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(3), 362–367.
8. Rizkiani, Ardhika Bestary, and Yurni Suasti. Pendidikan Kebencanaan Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Tingkat SMA. 5 (2024).
9. Aisy, Rahadhatul, and Dedi Hermon. “The Impact of Lahar Disasters on Students’ Self-Awareness at MTsN 7 Tanah Datar, Tanah Datar Regency.” Jurnal Penelitian
Pendidikan IPA 11, no. 11 (2025): 684–93.
|
|
| Dosen Pengampu |
- |
| Mata kuliah syarat |
- |
| Minggu Ke- | SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) | Penilaian | Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa [Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran [Rujukan] |
Bobot Penilaian (%) |
||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Indikator | Teknik & Kriteria | Luring (Tatap Muka) | Daring (Online) | ||||
| - | - | - | - | - | - | - | 0 |