|
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
– FAKULTAS ILMU SOSIAL
– PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI (S2)
|
||||||
| RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER | |||||||
| MATA KULIAH (MK) | KODE | Rumpun MK | BOBOT (sks) | SEMESTER | Tgl Penyusunan | ||
| Kartografi dan Penginderaan Jauh | GEO.82.0046 | - | 1 | 1 | 1 | - | |
| OTORISASI / PENGESAHAN | Dosen Pengembang RPS | Koordinator RMK | Koordinator Prodi | ||||
| - | - | - | Prof. Dr. Dedi Hermon S.Pd, MP | ||||
| Capaian Pembelajaran |
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK | |
| CPL-7 | Lulusan mampu menguasai dan menerapkan teknologi geospasial serta literasi data dalam pengolahan dan analisis informasi geografi untuk mendukung penelitian, pengambilan keputusan spasial, serta pengembangan pembelajaran berbasis geoinformasi yang kritis dan logis. | |
| CPL-8 | Lulusan mampu merancang dan mengimplementasikan pembelajaran geografi yang berbasis riset serta berorientasi pada penguatan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan analitis bagi peserta didik melalui berbagai pendekatan inovatif yang kontekstual dan berbasis teknologi. | |
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | ||
| CPMK 1 | Menganalisis prinsip dasar kartografi dan penginderaan jauh dalam pemetaan geografi. | |
| CPMK 2 | Menerapkan teknik pemetaan digital menggunakan perangkat lunak kartografi dan penginderaan jauh | |
| CPMK 3 | Mengevaluasi kualitas peta dan citra penginderaan jauh dalam analisis geografi. | |
| Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK) | ||
| SUB CPMK | - | |
| Matriks CPL ke CPMK |
|
| Deskripsi Singkat Mata Kuliah |
Mata kuliah ini membahas prinsip dasar kartografi dan penginderaan jauh dalam konteks pemetaan geografi. Mahasiswa akan mempelajari teknik pemetaan, prinsip kerja penginderaan jauh, serta metode interpretasi citra untuk analisis spasial. Selain itu, mahasiswa akan mengembangkan keterampilan dalam mengolah data penginderaan jauh dan membuat peta tematik menggunakan perangkat lunak pemetaan digital. Evaluasi kualitas peta dan citra penginderaan jauh juga menjadi fokus utama, dengan penekanan pada analisis keakuratan, resolusi data, serta kelayakan peta dalam mendukung penelitian dan pengambilan keputusan berbasis spasial |
| Pustaka | Utama: |
|
1. Apriska, Putri, and Ratna Wilis. ANALISIS PENYEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU PRIVAT (STUDI KASUS DI PERUMNAS BELIMBING KELURAHAN KURANJI KECAMATAN KURANJI).
9, no. 2 (2025).
2. Campbell, J. B., & Wynne, R. H. (2022). Introduction to remote sensing (6th ed.). Guilford Press.
3. Chang, K. T. (2021). Introduction to geographic information systems (10th ed.). McGraw-Hill.
4. Chrisman, N. R. (2020). Charting the unknown: How computer mapping at Harvard became GIS. ESRI Press.
5. Dent, B. D., Torguson, J. S., & Hodler, T. W. (2018). Cartography: Thematic map design (7th ed.). McGraw-Hill.
6. Danoedoro, P. (2019). Pengantar penginderaan jauh digital. Andi Offset.
7. ESRI. (2023). GIS tutorial for ArcGIS Pro. ESRI Press.
|
|
|
Pendukung: (Jika diperlukan)
1. Arbi, Isra, and Ratna Wilis. ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN SAWAH DI KOTA PADANG PANJANG TAHUN 2003-2022. 9, no. 1 (2025).
Aronoff, S. (2019). Remote sensing for GIS managers. ESRI Press.
2. Abdullah, M., et al. (2024). Spatial analysis of urban growth using GIS and remote sensing in Indonesia. Sustainability, 16(4), 2001–2018.
3. Aditya, T., et al. (2023). Pemanfaatan SIG untuk analisis perubahan penggunaan lahan perkotaan. Majalah Geografi Indonesia, 37(2), 155–170.
4. Arham, M., & Yusuf, M. (2022). Integrasi penginderaan jauh dalam pembelajaran geografi berbasis digital. Jurnal Pendidikan Geografi, 27(3), 211–225.
5. Dewata, I., & Hermon, D. (2024). Geospatial analysis for coastal environmental vulnerability assessment. Geographia Technica, 19(2), 98–113.
6. Fadhillah, N., et al. (2023). Pemanfaatan citra Landsat 8 untuk analisis perubahan tutupan lahan. Jurnal Geografi Gea, 23(1), 45–59.
7. Ghorbanzadeh, O., et al. (2022). GIS-based landslide susceptibility mapping using machine learning algorithms. Remote Sensing, 14(6), 1–20.
8. Hadi, B. S., et al. (2020). Analisis spasial daerah rawan banjir berbasis SIG di Indonesia. Forum Geografi, 34(2), 120–132.
9. Hakim, A., et al. (2023). Spatial modeling for environmental management using remote sensing. Environmental Challenges, 12, 100721.
10. Hermon, D., et al. (2022). Application of geospatial technology in disaster mitigation education. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 958(1),
11. Hidayati, N., et al. (2024). Geographic information systems for educational spatial analysis. Journal of Geography Education, 20(1), 67–81.
|
|
| Dosen Pengampu |
- |
| Mata kuliah syarat |
- |
| Minggu Ke- | SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) | Penilaian | Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa [Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran [Rujukan] |
Bobot Penilaian (%) |
||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Indikator | Teknik & Kriteria | Luring (Tatap Muka) | Daring (Online) | ||||
| - | - | - | - | - | - | - | 0 |