|
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
– FAKULTAS ILMU SOSIAL
– PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI (S2)
|
||||||
| RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER | |||||||
| MATA KULIAH (MK) | KODE | Rumpun MK | BOBOT (sks) | SEMESTER | Tgl Penyusunan | ||
| Ilmu Kebumian | GEO.82.0048 | - | 0 | 2 | 1 | - | |
| OTORISASI / PENGESAHAN | Dosen Pengembang RPS | Koordinator RMK | Koordinator Prodi | ||||
| - | - | - | Prof. Dr. Dedi Hermon S.Pd, MP | ||||
| Capaian Pembelajaran |
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK | |
| CPL-6 | Lulusan mampu melakukan kajian dan analisis geosfer secara komprehensif dengan pendekatan geografi dalam memahami interaksi antar litosfer, atmosfer, hidrosfer, biosfer, dan antroposfer serta dampaknya terhadap kehidupan manusia, guna memberikan solusi terhadap isu-isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. | |
| CPL-8 | Lulusan mampu merancang dan mengimplementasikan pembelajaran geografi yang berbasis riset serta berorientasi pada penguatan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan analitis bagi peserta didik melalui berbagai pendekatan inovatif yang kontekstual dan berbasis teknologi. | |
| CPL-12 | Lulusan mampu berkontribusi dalam pengembangan kebijakan pendidikan geografi berbasis riset dan praktik terbaik, serta menginisiasi program edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam pengurangan risiko bencana melalui pendekatan geografi dan teknologi pembelajaran. | |
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | ||
| CPMK 1 | Menganalisis konsep, proses, dan sistem kebumian (litosfer, atmosfer, hidrosfer, biosfer) serta keterkaitannya dalam membentuk dinamika geosfer secara ilmiah. | |
| CPMK 2 | Menganalisis konsep dan dinamika sistem kebumian dalam interaksi antar komponen geosfer. | |
| CPMK 3 | Menerapkan pendekatan ilmu kebumian dalam analisis fenomena geografi berbasis data dan proses alam | |
| CPMK 4 | Mengevaluasi keterkaitan dinamika kebumian dengan potensi dan risiko bencana untuk mendukung pembelajaran geografi | |
| Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK) | ||
| SUB CPMK | - | |
| Matriks CPL ke CPMK |
|
| Deskripsi Singkat Mata Kuliah |
Mata kuliah ini membahas konsep, proses, dan dinamika kebumian sebagai dasar ilmiah dalam memahami fenomena geosfer yang relevan dengan pendidikan geografi. Mahasiswa akan mengkaji sistem bumi yang meliputi litosfer, atmosfer, hidrosfer, dan biosfer serta interaksinya dalam skala lokal hingga global. Fokus pembelajaran mencakup proses geomorfologis, dinamika iklim dan cuaca, siklus air, serta perubahan lingkungan yang mempengaruhi kehidupan manusia. Selain itu, mahasiswa akan menganalisis dampak aktivitas manusia terhadap sistem kebumian serta integrasi ilmu kebumian dalam pembelajaran geografi di berbagai jenjang pendidikan. Melalui pendekatan interdisipliner dan kontekstual, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan pemahaman konseptual dan keterampilan analitis dalam menjelaskan fenomena kebumian secara ilmiah dan pedagogis. |
| Pustaka | Utama: |
| - | |
|
Pendukung: (Jika diperlukan)
1. Arsyad, S. (2019). Konservasi tanah dan air. IPB Press.
2. Aulia, R., & Hidayat, T. (2022). Dasar-dasar ilmu kebumian. Bumi Aksara.
3. Carlson, D. H. (2019). Physical geology: Earth revealed (11th ed.). McGraw-Hill.
4. Daryono. (2021). Mitigasi gempa bumi dan tsunami. BNPB Press.
5. Hermon, D. (2020). Geografi lingkungan dan kebencanaan. UNP Press.
6. Husein, S. (2021). Geomorfologi dasar dan dinamika permukaan bumi. Kencana.
7. Keller, E. A., & DeVecchio, D. E. (2022). Natural hazards: Earth’s processes as hazards, disasters, and catastrophes (5th ed.). Routledge.
8. Lutgens, F. K., Tarbuck, E. J., & Tasa, D. (2021). Essentials of geology (14th ed.). Pearson.
9. Marfai, M. A. (2020). Pengantar ilmu kebumian dan lingkungan. Gadjah Mada University Press.
10. Marshak, S. (2019). Earth: Portrait of a planet (6th ed.). W.W. Norton.
11. Mulyo, A. (2024). Pengantar ilmu bumi dan antariksa. Deepublish.
12. Pamungkas, T., et al. (2024). Pengantar geologi dan geoteknik. CV HEI Publishing Indonesia
13. Suasti, Yurni. “DEVELOPMENT OF ACTIVE FAULT MAPPING METHOD USING GEOELECTRIC AND GEOGRAPHICAL INFORMATION SYSTEM.” International Journal
of GEOMATE 26, no. 116 (2024).
14. Febriandi, Siti Fatimah, Triyatno, et al. “PREDICTING OF LAND COVER CHANGES UNTIL 2030 AND ASSESSING SUSTAINABILITY STATUS IN THE MANDEH REGION,
INDONESIA.” Geographia Technica 20, no. 1/2025 (2025): 263–80.
15. Aprizon, P., & Hermon, D. (2023). Spatial analysis for disaster-prone areas in Indonesia. GeoJournal of Tourism and Geosites, 48(1), 55–67.
16. Arifin, Z., et al. (2024). Geoscience literacy in geography education. Education Sciences, 14(4), 301–318.
17. Dewata, I., Oktorie, O., Barlian, E., Hermon, D., & Putra, A. (2025). Assessing the sustainability of lagoon-based environmental waterfront in the coastal zone of
Pariaman City, Indonesia. Geographia Technica, 20(2), 134–149.
18. Dewi, T., et al. (2021). Disaster mitigation in environmental management. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 683(1),
19. Fadhilah, N., et al. (2023). Analisis dinamika geomorfologi menggunakan citra satelit. Majalah Geografi Indonesia, 37(2), 145–159.
20. Ghorbanzadeh, O., et al. (2022). GIS-based landslide susceptibility mapping using machine learning algorithms. Remote Sensing, 14(6), 1–20.
21. Hadi, B. S., et al. (2021). Spatial analysis of volcanic hazard zones in Indonesia. Forum Geografi, 35(1), 44–58.
22. Hermon, D., et al. (2021). Disaster education and environmental sustainability in Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 747(1),
012045.
23. Hidayat, M., et al. (2022). GIS application for environmental and geological analysis. International Journal of Geoinformatics, 18(3), 77–89.
24. Irwandi, H., Rosid, M. S., & Mart, T. (2021). The effects of ENSO, climate change and human activities on the water level of Lake Toba, Indonesia. Environmental
Research Review.
25. Kurniawan, E., & Putri, L. (2021). Environmental vulnerability assessment in disaster-prone regions. Environmental Challenges, 5, 100112.
26. Li, S., et al. (2023). Deep learning approaches in geological remote sensing. IEEE Access, 11, 55421–55439.
27. Maulana, F., et al. (2024). Geospatial technology integration in geoscience education. Education Sciences, 14(3), 211–225.
28. Nofrion, N., Purwanto, S., Utomo, E. P., & Aziz, S. A. (2023). The development model of community-based tourism in Nagari Koto Sani, Solok Regency, West
Sumatra. GeoEco, 9(2), 160–172.
29. Oktorie, O., et al. (2025). Coastal environmental sustainability assessment using geospatial analysis. Geographia Technica, 20(2), 134–149.
30. Prasetyo, A., & Hermon, D. (2023). Spatial analysis for environmental hazard mitigation. GeoJournal of Tourism and Geosites, 48(1), 55–67.
31. Putra, A., et al. (2022). Flood mapping and mitigation using GIS and remote sensing. Remote Sensing Applications: Society and Environment, 25, 100690.
|
|
| Dosen Pengampu |
- |
| Mata kuliah syarat |
- |
| Minggu Ke- | SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) | Penilaian | Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa [Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran [Rujukan] |
Bobot Penilaian (%) |
||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Indikator | Teknik & Kriteria | Luring (Tatap Muka) | Daring (Online) | ||||
| - | - | - | - | - | - | - | 0 |