|
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
– FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
– PROGRAM STUDI PENDIDIKAN NON FORMAL (S2)
|
||||||
| RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER | |||||||
| MATA KULIAH (MK) | KODE | Rumpun MK | BOBOT (sks) | SEMESTER | Tgl Penyusunan | ||
| Filsafat dan Pengembangan PNF | PNF.82.0006 | - | 0 | 1 | 1 | - | |
| OTORISASI / PENGESAHAN | Dosen Pengembang RPS | Koordinator RMK | Koordinator Prodi | ||||
| - | - | - | - | ||||
| Capaian Pembelajaran |
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK | |
| CPL | - | |
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | ||
| CPMK 1 | Mahasiswa mampu menunjukkan sikap tanggung jawab, religius, nasionalis, dan menjunjung tinggi etika dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai filsafat pendidikan nonformal dalam konteks masyarakat majemuk | |
| CPMK 2 | Mahasiswa mampu menganalisis secara logis dan kritis konsep-konsep filsafat pendidikan nonformal (ontologi, epistemologi, aksiologi) serta mengembangkan solusi inovatif terhadap tantangan pendidikan masyarakat kontemporer | |
| CPMK 3 | Mahasiswa mampu menerapkan prinsip-prinsip filsafat pendidikan nonformal dalam praktik pendampingan komunitas, serta merancang strategi motivasi dan pemberdayaan berbasis kearifan lokal dan potensi sosial-ekonomi masyarakat | |
| Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK) | ||
| SUB CPMK | - | |
| Matriks CPL ke CPMK |
|
| Deskripsi Singkat Mata Kuliah |
Mata kuliah ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang dasar-dasar filosofis yang melandasi praktik dan pemikiran pendidikan nonformal. Mahasiswa akan mengkaji berbagai aliran filsafat pendidikan—seperti progresivisme, rekonstruksionisme, eksistensialisme, dan humanisme—dan relevansinya dalam konteks pendidikan nonformal yang bersifat fleksibel, kontekstual, dan berorientasi pada pemberdayaan. Melalui pendekatan kritis-reflektif, mahasiswa akan mengeksplorasi pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang hakikat manusia, tujuan pendidikan, relasi antara pengetahuan dan kekuasaan, serta etika dan tanggung jawab sosial dalam praktik pendidikan nonformal. Kajian terhadap pemikiran tokoh-tokoh besar seperti Paulo Freire, Ivan Illich, Malcolm Knowles, dan John Dewey akan menjadi landasan untuk membangun kerangka filosofis pendidikan yang membebaskan, partisipatif, dan transformatif. |
| Pustaka | Utama: |
| - | |
|
Pendukung: (Jika diperlukan)
-
|
|
| Dosen Pengampu |
- |
| Mata kuliah syarat |
- |
| Minggu Ke- | SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) | Penilaian | Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa [Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran [Rujukan] |
Bobot Penilaian (%) |
||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Indikator | Teknik & Kriteria | Luring (Tatap Muka) | Daring (Online) | ||||
| - | - | - | - | - | - | - | 0 |
| UTS | |||||||
| UAS | |||||||