|
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
– FAKULTAS BAHASA DAN SENI
– PROGRAM STUDI SASTRA INDONESIA (S1)
|
||||||
| RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER | |||||||
| MATA KULIAH (MK) | KODE | Rumpun MK | BOBOT (sks) | SEMESTER | Tgl Penyusunan | ||
| Literasi | IND.62.0030 | - | 2 | 1 | 5 | - | |
| OTORISASI / PENGESAHAN | Dosen Pengembang RPS | Koordinator RMK | Koordinator Prodi | ||||
| - | - | - | Dr. Zulfadhli S.S., M.A. | ||||
| Capaian Pembelajaran |
CPL-PRODI yang dibebankan pada MK | |
| CPL-4 | Mampu memahami dan menerapkan berbagai teori untuk memecahkan permasalahan di bidang bahasa dan sastra Indonesia. | |
| CPL-5 | Mampu merancang, mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis unsur-unsur bahasa dan sastra dalam kegiatan penelitian sebagai Upaya menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan bahasa dan sastra Indonesia. | |
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | ||
| CPMK 1 | Mampu menjelaskan hakikat literasi (KU9, KK4) | |
| CPMK 2 | Mampu merumuskan masalah dan menyusun hipotesis penelitian sesuai dengan kaidah umum penelitian (P3,KU1,KK4); | |
| CPMK 3 | Mampu menjelaskan berbagai metode penelitian bidang fisika (KK4); | |
| CPMK 4 | Mampu mengumpulkan, mengolah data dan menginterpretasi hasilnya secara logis dan sistematis (S9, KU1) | |
| CPMK 5 | Mampu menyusun makalah mengenai literasi dan mempresentasikan secara mandiri (S9, KU2, KU9). | |
| Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK) | ||
| SUB CPMK 1 | Mahasiswa mampu memahami teknis perkuliahan serta menjelaskan hakikat, manfaat, dan tujuan literasi. (5%) | |
| SUB CPMK 2 | Mahasiswa mampu menganalisis Gerakan Literasi Nasional. (5%) | |
| SUB CPMK 3 | Mahasiswa mampu memahami teknis perkuliahan serta menjelaskan hakikat, manfaat, dan tujuan literasi. (5%) | |
| SUB CPMK 4 | Mahasiswa mampu menganalisis Gerakan Literasi Sekolah. (5%) | |
| SUB CPMK 5 | Mahasiswa mampu mengaitkan literasi dengan budaya. (5%) | |
| SUB CPMK 6 | Mahasiswa mampu mengaitkan literasi dengan sastra. (5%) | |
| SUB CPMK 7 | Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dan praktik literasi informasi (5%) | |
| SUB CPMK 8 | Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dan praktik literasi informasi. (5%) | |
| SUB CPMK 9 | Mampu menjelaskan hakikat literasi (KU9, KK4) (10%) | |
| SUB CPMK 10 | Mahasiswa mampu menganalisis partisipasi masyarakat dalam literasi. (5%) | |
| SUB CPMK 11 | Mahasiswa mampu menjelaskan praktik literasi di perguruan tinggi. (5%) | |
| SUB CPMK 12 | Mahasiswa mampu menganalisis literasi digital. (5%) | |
| SUB CPMK 13 | Mahasiswa mampu menganalisis literasi digital. (5%) | |
| SUB CPMK 14 | Mahasiswa mampu menjelaskan teknologi dalam literasi digital. (5%) | |
| SUB CPMK 15 | Mahasiswa mampu menganalisis teknologi digital dan alat komunikasi dalam literasi serta mempresentasikan proyek akhir. (5%) | |
| SUB CPMK 16 | Mahasiswa mampu menganalisis teknologi digital dan alat komunikasi dalam literasi serta mempresentasikan proyek akhir. (10%) | |
| Matriks CPL ke CPMK |
|
| Deskripsi Singkat Mata Kuliah |
Kompetensi mata kuliah ini adalah agar mahasiswa menguasai berbagai aspek keterampilan berbahasa. Karena itu, perkuliahan ini diarahkan agar mahasiswa mampu mengumpulkan informasi, mengolah informasi, dan mengomunikasikan informasi. Kemampuan mengumpulkan informasi berkaitan dengan keterampilan menyimak dan membaca, sementara kemampuan mengolah danĀ mengomunikasikan informasi terkait dengan keterampilan menulis dan berbicara. |
| Pustaka | Utama: |
|
1. Ambigapati. 1999. Literasi dan Pengajaran. Penang: USM.
2. Blot, K. Richard dan James L. Literacy and Literacies. Routledge Library.
3. Hartley, J. 2017. The Uses of Digital Literacy. New York: Routledge.
4. Miller, W.M. dan De Orozco, S.S. 1990. Reading Faster and Understanding More. New York: Harper Collins Publisher.
5. Nurhadi. 1987. Membaca Cepat dan Efektif. Malang: CV. Sinar Baru.
6. Potter, W. James. 2014. Media Literacy. Santa Barbara: Univ. California.
7. Stubbs, Michael. Language and Literacy. Routledge Library.
8. Tampubolon, D.P. 1987. Kemampuan Membaca: Teknik Membaca Efektif dan Efisien. Bandung: Angkasa.
|
|
|
Pendukung: (Jika diperlukan)
1. Harjasujana, A.S. 1988. Materi Pokok Membaca. Jakarta: Karunika, Univ. Terbuka.
2. Tarigan, H.G. 1984. Membaca Ekspresif. Bandung: Angkasa.
3. Tarigan, H.G. 1986. Membaca sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
|
|
| Dosen Pengampu |
- |
| Mata kuliah syarat |
- |
| Minggu Ke- | SUB-CPMK (Kemampuan Akhir Yang Diharapkan) | Penilaian | Bentuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa [Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran [Rujukan] |
Bobot Penilaian (%) |
||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Indikator | Teknik & Kriteria | Luring (Tatap Muka) | Daring (Online) | ||||
| 1 |
Mahasiswa mampu memahami teknis perkuliahan serta menjelaskan hakikat, manfaat, dan tujuan literasi.
|
Ketepatan menjelaskan tata cara perkuliahan dan hakikat literasi |
Tugas
|
Kuliah: dosen menyampaikan kontrak dan orientasi perkuliahan; diskusi awal tentang hakikat literasi. | Mahasiswa mencari materi secara daring melalui e-learning2.unp.ac.id dan menyusun ringkasan. |
Kontrak perkuliahan; Hakikat literasi |
5 |
| 2 |
Mahasiswa mampu memahami teknis perkuliahan serta menjelaskan hakikat, manfaat, dan tujuan literasi.
|
Ketepatan menjelaskan manfaat dan tujuan literasi Kriteria: kualitatif Bentuk non-tes: makalah/produk presentasi |
Tugas
|
Small Group Discussion dan Case Method membahas manfaat dan tujuan literasi bagi individu dan masyarakat. | Mahasiswa menyusun ringkasan makalah dan mengunggah ke e-learning2.unp.ac.id. |
Manfaat dan tujuan literasi [Ambigapati. 1999. Literasi dan Pengajaran. Penang: USM.]
[Tarigan, H.G. 1986. Membaca sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.]
|
5 |
| 3 |
Mahasiswa mampu menganalisis Gerakan Literasi Nasional.
|
Ketepatan menganalisis latar belakang, tujuan, dan implementasi Gerakan Literasi Nasional Kriteria: kualitatif Bentuk non-tes: makalah/produk presentasi |
Tugas
|
Small Group Discussion dan Case Method; presentasi hasil kajian artikel jurnal. | Mencari dan mensarikan artikel jurnal terkait GLN melalui e-learning2.unp.ac.id. |
Gerakan Literasi Nasional [Harjasujana, A.S. 1988. Materi Pokok Membaca. Jakarta: Karunika, Univ. Terbuka.]
[Tarigan, H.G. 1984. Membaca Ekspresif. Bandung: Angkasa.]
|
5 |
| 4 |
Mahasiswa mampu menganalisis Gerakan Literasi Sekolah.
|
Ketepatan menganalisis konsep dan pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah Kriteria: kualitatif Bentuk non-tes: makalah/produk presentasi |
Tugas
|
Small Group Discussion dan Case Method; presentasi hasil kajian. | Mencari dan mensarikan artikel jurnal terkait GLS melalui e-learning2.unp.ac.id. |
Gerakan Literasi Sekolah [Blot, K. Richard dan James L. Literacy and Literacies. Routledge Library.]
[Tarigan, H.G. 1986. Membaca sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.]
|
5 |
| 5 |
Mahasiswa mampu mengaitkan literasi dengan budaya.
|
Ketepatan mengaitkan literasi dengan nilai dan praktik budaya Kriteria: kualitatif Bentuk non-tes: makalah/produk presentasi |
Tugas
|
Small Group Discussion dan Case Method; presentasi hasil kajian. | Mencari dan mensarikan artikel jurnal terkait literasi dan budaya. |
Literasi dan Budaya [Hartley, J. 2017. The Uses of Digital Literacy. New York: Routledge.]
[Tarigan, H.G. 1984. Membaca Ekspresif. Bandung: Angkasa.]
|
5 |
| 6 |
Mahasiswa mampu mengaitkan literasi dengan sastra.
|
Ketepatan mengaitkan literasi dengan apresiasi dan kajian sastra Kriteria: kualitatif Bentuk non-tes: makalah/produk presentasi |
- | Small Group Discussion; presentasi hasil kajian studi kasus. | Mencari dan mensarikan artikel jurnal terkait literasi dan sastra. |
Literasi dan Sastra [Miller, W.M. dan De Orozco, S.S. 1990. Reading Faster and Understanding More. New York: Harper Collins Publisher.]
[Tampubolon, D.P. 1987. Kemampuan Membaca: Teknik Membaca Efektif dan Efisien. Bandung: Angkasa.]
|
5 |
| 7 |
Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dan praktik literasi informasi
|
Ketepatan menjelaskan konsep dan standar literasi informasi Kriteria: kualitatif Bentuk non-tes: makalah/produk presentasi |
Tugas
|
Small Group Discussion; presentasi makalah kelompok. | Mencari dan mensarikan artikel jurnal terkait literasi informasi. |
Literasi Informasi (1) [Nurhadi. 1987. Membaca Cepat dan Efektif. Malang: CV. Sinar Baru.]
[Tarigan, H.G. 1984. Membaca Ekspresif. Bandung: Angkasa.]
|
5 |
| 8 |
Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dan praktik literasi informasi.
|
Ketepatan menerapkan strategi penelusuran dan evaluasi sumber informasi Kriteria: kualitatif Bentuk non-tes: makalah/produk presentasi |
Tugas
|
Small Group Discussion; presentasi makalah kelompok. | Menyusun ringkasan praktik literasi informasi dan mengunggah ke e-learning2.unp.ac.id. |
Literasi Informasi (2): strategi penelusuran dan evaluasi informasi [Potter, W. James. 2014. Media Literacy. Santa Barbara: Univ. California.]
[Tampubolon, D.P. 1987. Kemampuan Membaca: Teknik Membaca Efektif dan Efisien. Bandung: Angkasa.]
|
5 |
| 9 | UTS | ||||||
| 10 |
Mahasiswa mampu menganalisis partisipasi masyarakat dalam literasi.
|
Ketepatan menganalisis bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam gerakan literasi Kriteria: kualitatif Bentuk non-tes: makalah/produk presentasi |
Project-Based
|
Project Based Learning; presentasi rancangan kegiatan literasi masyarakat. | Mencari dan mensarikan artikel jurnal terkait partisipasi masyarakat dalam literasi. |
Partisipasi Masyarakat dalam Literasi [Stubbs, Michael. Language and Literacy. Routledge Library.]
[Tampubolon, D.P. 1987. Kemampuan Membaca: Teknik Membaca Efektif dan Efisien. Bandung: Angkasa.]
|
5 |
| 11 |
Mahasiswa mampu menjelaskan praktik literasi di perguruan tinggi.
|
Ketepatan menjelaskan praktik dan pengembangan literasi di lingkungan perguruan tinggi Kriteria: kualitatif Bentuk non-tes: makalah/produk presentasi |
Project-Based
|
Project Based Learning; presentasi hasil kajian. | Mencari dan mensarikan artikel jurnal terkait literasi di perguruan tinggi. |
Literasi di Perguruan Tinggi [Nurhadi. 1987. Membaca Cepat dan Efektif. Malang: CV. Sinar Baru.]
[Tampubolon, D.P. 1987. Kemampuan Membaca: Teknik Membaca Efektif dan Efisien. Bandung: Angkasa.]
|
5 |
| 12 |
Mahasiswa mampu menganalisis literasi digital.
|
Ketepatan menjelaskan konsep dan ruang lingkup literasi digital Kriteria: kualitatif Bentuk non-tes: makalah/produk presentasi |
Project-Based
|
Project Based Learning; diskusi kelompok merancang proyek literasi digital. | Mencari dan mensarikan artikel jurnal terkait literasi digital. |
Literasi Digital (1): konsep dan ruang lingkup [Harjasujana, A.S. 1988. Materi Pokok Membaca. Jakarta: Karunika, Univ. Terbuka.]
[Tarigan, H.G. 1984. Membaca Ekspresif. Bandung: Angkasa.]
|
5 |
| 13 |
Mahasiswa mampu menganalisis literasi digital.
|
Kemampuan menganalisis tantangan dan praktik baik literasi digital Kriteria: kualitatif Bentuk non-tes: makalah/produk presentasi |
Project-Based
|
Project Based Learning; presentasi kemajuan proyek. | Menyusun ringkasan dan mengunggah ke e-learning2.unp.ac.id. |
Literasi Digital (2): tantangan dan praktik baik [Stubbs, Michael. Language and Literacy. Routledge Library.]
[Tampubolon, D.P. 1987. Kemampuan Membaca: Teknik Membaca Efektif dan Efisien. Bandung: Angkasa.]
[Tarigan, H.G. 1984. Membaca Ekspresif. Bandung: Angkasa.]
|
5 |
| 14 |
Mahasiswa mampu menjelaskan teknologi dalam literasi digital.
|
Ketepatan menjelaskan peran teknologi dalam mendukung literasi digital Kriteria: kualitatif Bentuk non-tes: makalah/produk presentasi |
Project-Based
|
Project Based Learning; presentasi hasil kajian teknologi literasi. | Mencari dan mensarikan artikel jurnal terkait teknologi literasi digital. |
Teknologi dalam Literasi Digital [Ambigapati. 1999. Literasi dan Pengajaran. Penang: USM.]
[Harjasujana, A.S. 1988. Materi Pokok Membaca. Jakarta: Karunika, Univ. Terbuka.]
[Blot, K. Richard dan James L. Literacy and Literacies. Routledge Library.]
[Tampubolon, D.P. 1987. Kemampuan Membaca: Teknik Membaca Efektif dan Efisien. Bandung: Angkasa.]
[Tarigan, H.G. 1984. Membaca Ekspresif. Bandung: Angkasa.]
|
5 |
| 15 |
Mahasiswa mampu menganalisis teknologi digital dan alat komunikasi dalam literasi serta mempresentasikan proyek akhir.
|
Ketepatan menjelaskan pemanfaatan alat komunikasi digital dalam literasi Kriteria: kualitatif Bentuk non-tes: makalah/produk presentasi |
Project-Based
|
Project Based Learning; penyempurnaan proyek akhir. | Mengumpulkan bahan pendukung proyek akhir melalui e-learning2.unp.ac.id. |
Teknologi Digital dan Alat Komunikasi (1) |
5 |
| 16 |
Mahasiswa mampu menganalisis teknologi digital dan alat komunikasi dalam literasi serta mempresentasikan proyek akhir.
|
Kemampuan mempresentasikan proyek akhir literasi digital secara mandiri Kriteria: kualitatif Bentuk non-tes: makalah/produk presentasi |
Project-Based
|
Presentasi proyek/produk literasi digital dan umpan balik dosen. | Mengunggah produk akhir ke e-learning2.unp.ac.id. |
Teknologi Digital dan Alat Komunikasi (2): presentasi proyek akhir [Ambigapati. 1999. Literasi dan Pengajaran. Penang: USM.]
[Harjasujana, A.S. 1988. Materi Pokok Membaca. Jakarta: Karunika, Univ. Terbuka.]
[Blot, K. Richard dan James L. Literacy and Literacies. Routledge Library.]
[Hartley, J. 2017. The Uses of Digital Literacy. New York: Routledge.]
[Miller, W.M. dan De Orozco, S.S. 1990. Reading Faster and Understanding More. New York: Harper Collins Publisher.]
|
10 |