Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Bahasa
Deskripsi Mata Kuliah
Perkuliahan ini diisi dengan pembahasan tentang teknologi informasi yang bias dimanfaatkan dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang terkait dengan Media, Materi, dan Evaluasi
CPL Program Studi pada MK
CPMK
Aktivitas Pembelajaran
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu mendemonstrasikan komunikasi akademik yang efektif dan kolaborasi tim dalam mengkaji paradigma baru serta etika digital dalam ekosistem pembelajaran bahasa.
Mahasiswa mampu menyampaikan argumentasi dan umpan balik kritis secara kolaboratif (peer-review) terhadap rancangan media/aplikasi pembelajaran bahasa yang dikembangkan rekan sejawat.
Mahasiswa mampu memetakan dan menganalisis lanskap teknologi informasi (AI Generatif, LMS, Gamifikasi, Social Reading) secara logis-kritis berdasarkan kerangka kerja TPACK dan SAMR.
Mahasiswa mampu mengevaluasi secara kritis keunggulan, kelemahan, dan relevansi pedagogis aplikasi spesifik kebahasaan dan kesastraan (misal: FonBI, Langua Frasa, Rekacipta Cerita).
Mahasiswa mampu melakukan analisis kebutuhan (learning needs analysis) lintas disiplin untuk mengidentifikasi akar masalah pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di sekolah/perguruan tinggi.
Mahasiswa mampu merancang alur (storyboard) dan membangun purwarupa (prototype) fungsional media/lingkungan belajar interaktif berbasis teknologi sebagai solusi inovatif atas masalah pembelajaran.
Mahasiswa mampu merencanakan dan melaksanakan uji coba terbatas/evaluasi terhadap purwarupa media pembelajaran bahasa secara mandiri maupun kelompok menggunakan perangkat manajemen data digital (seperti Mendeley/Zotero dan alat analisis data).
Mahasiswa mampu menyusun draf artikel ilmiah hasil pengembangan/penelitian media pembelajaran bahasa berbasis teknologi sesuai dengan kriteria dan standar penulisan jurnal ilmiah bereputasi (SINTA/Internasional).
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu mendemonstrasikan komunikasi akademik yang efektif dan kolaborasi tim dalam mengkaji paradigma baru serta etika digital dalam ekosistem pembelajaran bahasa.
Mahasiswa mampu menyampaikan argumentasi dan umpan balik kritis secara kolaboratif (peer-review) terhadap rancangan media/aplikasi pembelajaran bahasa yang dikembangkan rekan sejawat.
Mahasiswa mampu memetakan dan menganalisis lanskap teknologi informasi (AI Generatif, LMS, Gamifikasi, Social Reading) secara logis-kritis berdasarkan kerangka kerja TPACK dan SAMR.
Mahasiswa mampu mengevaluasi secara kritis keunggulan, kelemahan, dan relevansi pedagogis aplikasi spesifik kebahasaan dan kesastraan (misal: FonBI, Langua Frasa, Rekacipta Cerita).
Mahasiswa mampu melakukan analisis kebutuhan (learning needs analysis) lintas disiplin untuk mengidentifikasi akar masalah pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di sekolah/perguruan tinggi.
Mahasiswa mampu merancang alur (storyboard) dan membangun purwarupa (prototype) fungsional media/lingkungan belajar interaktif berbasis teknologi sebagai solusi inovatif atas masalah pembelajaran.
Mahasiswa mampu merencanakan dan melaksanakan uji coba terbatas/evaluasi terhadap purwarupa media pembelajaran bahasa secara mandiri maupun kelompok menggunakan perangkat manajemen data digital (seperti Mendeley/Zotero dan alat analisis data).
Mahasiswa mampu menyusun draf artikel ilmiah hasil pengembangan/penelitian media pembelajaran bahasa berbasis teknologi sesuai dengan kriteria dan standar penulisan jurnal ilmiah bereputasi (SINTA/Internasional).
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu mendemonstrasikan komunikasi akademik yang efektif dan kolaborasi tim dalam mengkaji paradigma baru serta etika digital dalam ekosistem pembelajaran bahasa.
Mahasiswa mampu menyampaikan argumentasi dan umpan balik kritis secara kolaboratif (peer-review) terhadap rancangan media/aplikasi pembelajaran bahasa yang dikembangkan rekan sejawat.
Mahasiswa mampu memetakan dan menganalisis lanskap teknologi informasi (AI Generatif, LMS, Gamifikasi, Social Reading) secara logis-kritis berdasarkan kerangka kerja TPACK dan SAMR.
Mahasiswa mampu mengevaluasi secara kritis keunggulan, kelemahan, dan relevansi pedagogis aplikasi spesifik kebahasaan dan kesastraan (misal: FonBI, Langua Frasa, Rekacipta Cerita).
Mahasiswa mampu melakukan analisis kebutuhan (learning needs analysis) lintas disiplin untuk mengidentifikasi akar masalah pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di sekolah/perguruan tinggi.
Mahasiswa mampu merancang alur (storyboard) dan membangun purwarupa (prototype) fungsional media/lingkungan belajar interaktif berbasis teknologi sebagai solusi inovatif atas masalah pembelajaran.
Mahasiswa mampu merencanakan dan melaksanakan uji coba terbatas/evaluasi terhadap purwarupa media pembelajaran bahasa secara mandiri maupun kelompok menggunakan perangkat manajemen data digital (seperti Mendeley/Zotero dan alat analisis data).
Mahasiswa mampu menyusun draf artikel ilmiah hasil pengembangan/penelitian media pembelajaran bahasa berbasis teknologi sesuai dengan kriteria dan standar penulisan jurnal ilmiah bereputasi (SINTA/Internasional).