Penentuan Struktur Senyawa Organik
Deskripsi Mata Kuliah
Penentuan Struktur Senyawa Organik merupakan mata kuliah keilmuan kimia yang mencakup konsep dasar spektroskopi, prinsip dasar spektroskopi UV, IR, NMR, dan MS, serta menentukan struktur senyawa organik berdasarkan data-data spektroskopi tersebut.
CPL Program Studi pada MK
CPMK
Aktivitas Pembelajaran
Sub-CPMK: Menganalisis konsep dasar spektroskopi interaksi radiasi elektromagnetik dengan molekul serta peran masing-masing metode spektroskopi dalam elusidasi struktur senyawa organik.
Materi: Konsep dasar spektroskopi: interaksi radiasi elektromagnetik dengan materi; spektrum elektromagnetik; hukum Lambert-Beer; gambaran umum UV-Vis, IR, MS, dan NMR; perhitungan derajat ketidakjenuhan (DoU/indeks hidrogen defisiensi).
Metode: Diskusi, ceramah, penugasan
Indikator: Ketepatan menganalisis konsep dasar spektroskopi interaksi radiasi elektromagnetik dengan molekul serta peran masing-masing metode spektroskopi dalam elusidasi struktur senyawa organik
Penilaian: Tugas
Sub-CPMK: Menginterpretasikan spektrum IR untuk mengidentifikasi gugus fungsi pada senyawa organik
Materi: Prinsip dasar spektroskopi inframerah: vibrasi molekul (stretching dan bending); daerah gugus fungsi (functional group region) dan daerah sidik jari (fingerprint region); instrumentasi FTIR.
Interpretasi spektrum IR gugus fungsi: alkohol, amina, karbonil (aldehid, keton, asam karboksilat, ester, amida), alkena, alkuna, aromatik; pengaruh efek induktif, konjugasi, dan ikatan hidrogen terhadap frekuensi serapan.
Metode: Diskusi, ceramah, penugasan
Indikator: Ketpatan menginterpretasikan spektrum IR untuk mengidentifikasi gugus fungsi pada senyawa organik
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Menginterpretasikan spektrum IR untuk mengidentifikasi gugus fungsi pada senyawa organik
Materi: Prinsip dasar spektroskopi inframerah: vibrasi molekul (stretching dan bending); daerah gugus fungsi (functional group region) dan daerah sidik jari (fingerprint region); instrumentasi FTIR.
Interpretasi spektrum IR gugus fungsi: alkohol, amina, karbonil (aldehid, keton, asam karboksilat, ester, amida), alkena, alkuna, aromatik; pengaruh efek induktif, konjugasi, dan ikatan hidrogen terhadap frekuensi serapan.
Metode: Diskusi, ceramah, penugasan
Indikator: Ketpatan menginterpretasikan spektrum IR untuk mengidentifikasi gugus fungsi pada senyawa organik
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Menginterpretasikan spektrum UV-Vis untuk senyawa organik
Materi: Prinsip dasar spektroskopi UV-Vis: transisi elektronik (σ→σ*, n→σ*, π→π*, n→π*); kromofor dan auksokrom; hukum Lambert-Beer; instrumentasi dasar UV-Vis.
Kaidah Woodward-Fieser untuk prediksi λmax senyawa diena terkonjugasi dan enon; interpretasi spektrum UV-Vis senyawa organik sederhana (diena, enon, aromatik).
Metode: Diskusi, ceramah, penugasan
Indikator: Ketapatan menginterpretasikan spektrum UV-Vis untuk senyawa organik
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Menginterpretasikan spektrum UV-Vis untuk senyawa organik
Materi: Prinsip dasar spektroskopi UV-Vis: transisi elektronik (σ→σ*, n→σ*, π→π*, n→π*); kromofor dan auksokrom; hukum Lambert-Beer; instrumentasi dasar UV-Vis.
Kaidah Woodward-Fieser untuk prediksi λmax senyawa diena terkonjugasi dan enon; interpretasi spektrum UV-Vis senyawa organik sederhana (diena, enon, aromatik).
Metode: Diskusi, ceramah, penugasan
Indikator: Ketapatan menginterpretasikan spektrum UV-Vis untuk senyawa organik
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Menginterpretasikan pola fragmentasi dan pola isotop spektrum massa untuk elusidasi struktur senyawa organik
Materi: Prinsip dasar spektrometri massa: teknik ionisasi (EI, ESI, CI); jenis analisis massa (TOF, kuadrupol); ion molekul [M]⁺; aturan nitrogen (nitrogen rule).
Pola fragmentasi senyawa organik (alkana, alkohol, keton, aromatik, dll.); mekanisme fragmentasi umum (α-cleavage, penataan ulang McLafferty); pola isotop (M+1, M+2) untuk identifikasi Cl, Br, S.
Metode: Diskusi, ceramah, penugasan
Indikator: Ketepatan menginterpretasikan pola fragmentasi dan pola isotop spektrum massa untuk elusidasi struktur senyawa organik
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Menginterpretasikan pola fragmentasi dan pola isotop spektrum massa untuk elusidasi struktur senyawa organik
Materi: Prinsip dasar spektrometri massa: teknik ionisasi (EI, ESI, CI); jenis analisis massa (TOF, kuadrupol); ion molekul [M]⁺; aturan nitrogen (nitrogen rule).
Pola fragmentasi senyawa organik (alkana, alkohol, keton, aromatik, dll.); mekanisme fragmentasi umum (α-cleavage, penataan ulang McLafferty); pola isotop (M+1, M+2) untuk identifikasi Cl, Br, S.
Metode: Diskusi, ceramah, penugasan
Indikator: Ketepatan menginterpretasikan pola fragmentasi dan pola isotop spektrum massa untuk elusidasi struktur senyawa organik
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Menganalisis secara sistematis terkait penentuan struktur senyawa organic
Sub-CPMK: Menerapkan data NMR satu dimensi (H dan C NMR) dan dua dimensi (COSY, HSQC, HMBC) untuk melakukan elusidasi struktur senyawa organik secara komprehensif.
Materi: Prinsip dasar resonansi magnetik inti (spin inti, momen magnetik, fenomena resonansi); instrumentasi NMR; konsep shielding/deshielding; pergeseran kimia (chemical shift) pada ¹H-NMR.
Kopling spin-spin (splitting pattern); kaidah n+1; konstanta kopling (J); integrasi sinyal; interpretasi spektrum ¹H-NMR senyawa organik sederhana.
Prinsip dasar ¹³C-NMR dan perbedaannya dengan ¹H-NMR (proton decoupling); pergeseran kimia karbon; teknik DEPT (DEPT-45, 90, 135) untuk menentukan jenis karbon (CH₃, CH₂, CH, C kuartener).
Prinsip dasar NMR dua dimensi: COSY (korelasi ¹H-¹H), HSQC (korelasi ¹H-¹³C satu ikatan), HMBC (korelasi ¹H-¹³C jarak jauh); strategi elusidasi struktur terintegrasi menggunakan data 1D dan 2D NMR.
Metode: Diskusi, ceramah, penugasan
Indikator: Ketapatan menerapkan data NMR satu dimensi (H dan C NMR) dan dua dimensi (COSY, HSQC, HMBC) untuk melakukan elusidasi struktur senyawa organik secara komprehensif.
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Menerapkan data NMR satu dimensi (H dan C NMR) dan dua dimensi (COSY, HSQC, HMBC) untuk melakukan elusidasi struktur senyawa organik secara komprehensif.
Materi: Prinsip dasar resonansi magnetik inti (spin inti, momen magnetik, fenomena resonansi); instrumentasi NMR; konsep shielding/deshielding; pergeseran kimia (chemical shift) pada ¹H-NMR.
Kopling spin-spin (splitting pattern); kaidah n+1; konstanta kopling (J); integrasi sinyal; interpretasi spektrum ¹H-NMR senyawa organik sederhana.
Prinsip dasar ¹³C-NMR dan perbedaannya dengan ¹H-NMR (proton decoupling); pergeseran kimia karbon; teknik DEPT (DEPT-45, 90, 135) untuk menentukan jenis karbon (CH₃, CH₂, CH, C kuartener).
Prinsip dasar NMR dua dimensi: COSY (korelasi ¹H-¹H), HSQC (korelasi ¹H-¹³C satu ikatan), HMBC (korelasi ¹H-¹³C jarak jauh); strategi elusidasi struktur terintegrasi menggunakan data 1D dan 2D NMR.
Metode: Diskusi, ceramah, penugasan
Indikator: Ketapatan menerapkan data NMR satu dimensi (H dan C NMR) dan dua dimensi (COSY, HSQC, HMBC) untuk melakukan elusidasi struktur senyawa organik secara komprehensif.
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Menerapkan data NMR satu dimensi (H dan C NMR) dan dua dimensi (COSY, HSQC, HMBC) untuk melakukan elusidasi struktur senyawa organik secara komprehensif.
Materi: Prinsip dasar resonansi magnetik inti (spin inti, momen magnetik, fenomena resonansi); instrumentasi NMR; konsep shielding/deshielding; pergeseran kimia (chemical shift) pada ¹H-NMR.
Kopling spin-spin (splitting pattern); kaidah n+1; konstanta kopling (J); integrasi sinyal; interpretasi spektrum ¹H-NMR senyawa organik sederhana.
Prinsip dasar ¹³C-NMR dan perbedaannya dengan ¹H-NMR (proton decoupling); pergeseran kimia karbon; teknik DEPT (DEPT-45, 90, 135) untuk menentukan jenis karbon (CH₃, CH₂, CH, C kuartener).
Prinsip dasar NMR dua dimensi: COSY (korelasi ¹H-¹H), HSQC (korelasi ¹H-¹³C satu ikatan), HMBC (korelasi ¹H-¹³C jarak jauh); strategi elusidasi struktur terintegrasi menggunakan data 1D dan 2D NMR.
Metode: Diskusi, ceramah, penugasan
Indikator: Ketapatan menerapkan data NMR satu dimensi (H dan C NMR) dan dua dimensi (COSY, HSQC, HMBC) untuk melakukan elusidasi struktur senyawa organik secara komprehensif.
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Menerapkan data NMR satu dimensi (H dan C NMR) dan dua dimensi (COSY, HSQC, HMBC) untuk melakukan elusidasi struktur senyawa organik secara komprehensif.
Materi: Prinsip dasar resonansi magnetik inti (spin inti, momen magnetik, fenomena resonansi); instrumentasi NMR; konsep shielding/deshielding; pergeseran kimia (chemical shift) pada ¹H-NMR.
Kopling spin-spin (splitting pattern); kaidah n+1; konstanta kopling (J); integrasi sinyal; interpretasi spektrum ¹H-NMR senyawa organik sederhana.
Prinsip dasar ¹³C-NMR dan perbedaannya dengan ¹H-NMR (proton decoupling); pergeseran kimia karbon; teknik DEPT (DEPT-45, 90, 135) untuk menentukan jenis karbon (CH₃, CH₂, CH, C kuartener).
Prinsip dasar NMR dua dimensi: COSY (korelasi ¹H-¹H), HSQC (korelasi ¹H-¹³C satu ikatan), HMBC (korelasi ¹H-¹³C jarak jauh); strategi elusidasi struktur terintegrasi menggunakan data 1D dan 2D NMR.
Metode: Diskusi, ceramah, penugasan
Indikator: Ketapatan menerapkan data NMR satu dimensi (H dan C NMR) dan dua dimensi (COSY, HSQC, HMBC) untuk melakukan elusidasi struktur senyawa organik secara komprehensif.
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Menganalisis data spektroskopi gabungan secara kolaboratif untuk mengidentifikasi kemungkinan struktur senyawa organik dalam studi kasus.
Materi: Elusidasi struktur senyawa organik menggunakan data spektroskopi lengkap; presentasi hasil analisis sementara dan diskusi kelompok
Metode: Case method, diskusi, penugasan
Indikator: Ketepatan menganalisis data spektroskopi gabungan secara kolaboratif untuk mengidentifikasi kemungkinan struktur senyawa organik dalam studi kasus.
Penilaian: Tugas; Kuis; Case-Based
Sub-CPMK: Menganalisis data spektroskopi gabungan secara kolaboratif untuk mengidentifikasi kemungkinan struktur senyawa organik dalam studi kasus.
Materi: Elusidasi struktur senyawa organik menggunakan data spektroskopi lengkap; presentasi hasil analisis sementara dan diskusi kelompok
Metode: Case method, diskusi, penugasan
Indikator: Ketepatan menganalisis data spektroskopi gabungan secara kolaboratif untuk mengidentifikasi kemungkinan struktur senyawa organik dalam studi kasus.
Penilaian: Tugas; Kuis; Case-Based
Sub-CPMK: Menganalisis data spektroskopi gabungan secara kolaboratif untuk mengidentifikasi kemungkinan struktur senyawa organik dalam studi kasus.
Materi: Elusidasi struktur senyawa organik menggunakan data spektroskopi lengkap; presentasi hasil analisis sementara dan diskusi kelompok
Metode: Case method, diskusi, penugasan
Indikator: Ketepatan menganalisis data spektroskopi gabungan secara kolaboratif untuk mengidentifikasi kemungkinan struktur senyawa organik dalam studi kasus.
Penilaian: Tugas; Kuis; Case-Based
Sub-CPMK: Menganalisis secara sistematis terkait penentuan struktur senyawa organic