Mata kuliah Penelitian Operasional Tambang membahas konsep, metode, dan teknik optimasi untuk mendukung pengambilan keputusan dalam kegiatan
pertambangan. Mahasiswa mempelajari formulasi model matematis, pemrograman linier, metode transportasi, penugasan, persediaan, antrian, dan simulasi
untuk menyelesaikan permasalahan operasi tambang. Mahasiswa mampu menganalisis data, mengevaluasi alternatif solusi, menggunakan perangkat lunak
optimasi, serta mengkomunikasikan hasilnya secara profesional dengan mempertimbangkan aspek teknis, ekonomi, K3, dan lingkungan. Pembelajaran
dilaksanakan berbasis Outcome Based Education (OBE) dengan pendekatan Case Method (CM) dan Team Based Project (TBP).
CPL-2
- Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan kerjasama team dalam interaksi sosial dan pekerjaan (komunikasi dan Kerjasama team / transferable skill)
CPL-3
- Mampu mengidentifikasi, memformulasikan, dan menyelesaikan permasalahan rekayasa (engineering) dalam bidang pertambangan dengan menerapkan prinsip- prinsip rekayasa, sains dan matematika
CPL-4
- Mampu menerapkan perancangan rekayasa untuk menyelesaikan permasalahan dalam bidang pertambangan dengan mempertimbangkan K3L, faktor global, budaya, sosial, lingkungan dan ekonomi
CPL-5
- Mampu menerapkan perancangan rekayasa untuk menyelesaikan permasalahan di bidang tambang bawah tanah yang berwawasan lingkungan
CPL-6
- Mampu bertanggung jawab dan mematuhi etika profesi dalam bidang rekayasa pertambangan serta membuat keputusan dengan mempertimbangkan dampak terhadap sosial, ekonomi, dan lingkungan secara global
CPL-7
- Mampu mengembangkan dan melakukan eksperimen secara tepat, menganalisis dan menginterpretasi data serta menarik kesimpulan dan mengambil keputusan secara teknis.
CPL-8
- Mampu memahami kebutuhan akan pembelajaran sepanjang hayat, termasuk menerapkan pengetahuan kekinian yang relevan sesuai kebutuhan dengan strategi tepat.
CPL-9
- Mampu mengembangkan jiwa kewirausahaan dengan menyesuaikan perkembangan dunia usaha dan/atau industri.