Mata Kuliah Blok 14 Gangguan Dermatomuskuloskletal
Kedokteran (S1) ยท Fakultas Kedokteran
Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah Blok 14 Gangguan Dermatomuskuloskletal pada Kedokteran (S1) membekali mahasiswa dengan landasan konseptual dan keterampilan terapan untuk menganalisis persoalan akademik maupun profesional. Perkuliahan dirancang melalui ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, serta refleksi mandiri agar mahasiswa mampu mengambil keputusan berbasis data dan etika keilmuan.
CPL Program Studi pada MK
- CPL-1 - Memiliki karakter yang baik, relijius, semangat nasionalisme dan jiwa entrepreneur dengan memperhatikan norma-etika serta nilai budaya dan kearifan lokal yang berlaku dalam segala aktivitas dan pekerjaan profesional (karakter yang baik / good character)
- CPL-2 - Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan kerjasama team dalam interaksi sosial dan pekerjaan (komunikasi dan Kerjasama team / transferable skill)
- CPL-3 - Menunjukkan sikap mawas diri dan belajar sepanjang hayat untuk mengembangkan pengetahuan baru,sikap bertanggungjawab atas tugas dan pekerjaan, menunjukkan semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan
- CPL-4 - Menguasai konsep Ilmu Biomedik, Ilmu Humaniora, Ilmu Kedokteran Klinik, dan Ilmu Kesehatan Masyarakat/Kedokteran Pencegahan/Kedokteran Komunitas dan prinsip prosedur diagnosis serta penatalaksanaan masalah kesehatan secara holistik dan komprehensif termasuk dalam manajemen risiko kesehatan bencana alam
- CPL-5 - Menguasai konsep mengakses, menilai serta mendiseminasikan informasi dan pengetahuan secara efektif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dengan menerapkan kemampuan berpikir kritis, integritas dan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik dalam bidang kedokteran
CPMK
- CPMK-1 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan penyakit kulit infeksi dengan pendekatan kedokteran keluarga
- CPMK-2 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan penyakit kulit non infeksi dengan pendekatan kedokteran keluarga
- CPMK-3 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan trauma muskuloskeletal dengan pendekatan dokter keluarga
- CPMK-4 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan kelainan infeksi, degeneratif, autoimun dan metabolik endokrin muskuloskeletal pada anak dan dewasa
- CPMK-5 - Mahasiswa mampu menilai diagnosis dan penatalaksanaan komplikasi kelainan kongenital dan neoplasma pada muskuloskeletal dengan pendekatan dokter keluarga
- CPMK-6 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan penyakit kulit infeksi dengan pendekatan kedokteran keluarga
- CPMK-7 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan penyakit kulit non infeksi dengan pendekatan kedokteran keluarga
- CPMK-8 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan trauma muskuloskeletal dengan pendekatan dokter keluarga
- CPMK-9 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan kelainan infeksi, degeneratif, autoimun dan metabolik endokrin muskuloskeletal pada anak dan dewasa
- CPMK-10 - Mahasiswa mampu menilai diagnosis dan penatalaksanaan komplikasi kelainan kongenital dan neoplasma pada muskuloskeletal dengan pendekatan dokter keluarga
- CPMK-11 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan penyakit kulit infeksi dengan pendekatan kedokteran keluarga
- CPMK-12 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan penyakit kulit non infeksi dengan pendekatan kedokteran keluarga
- CPMK-13 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan trauma muskuloskeletal dengan pendekatan dokter keluarga
- CPMK-14 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan kelainan infeksi, degeneratif, autoimun dan metabolik endokrin muskuloskeletal pada anak dan dewasa
- CPMK-15 - Mahasiswa mampu menilai diagnosis dan penatalaksanaan komplikasi kelainan kongenital dan neoplasma pada muskuloskeletal dengan pendekatan dokter keluarga
- CPMK-16 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan penyakit kulit infeksi dengan pendekatan kedokteran keluarga
- CPMK-17 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan penyakit kulit non infeksi dengan pendekatan kedokteran keluarga
- CPMK-18 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan trauma muskuloskeletal dengan pendekatan dokter keluarga
- CPMK-19 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan kelainan infeksi, degeneratif, autoimun dan metabolik endokrin muskuloskeletal pada anak dan dewasa
- CPMK-20 - Mahasiswa mampu menilai diagnosis dan penatalaksanaan komplikasi kelainan kongenital dan neoplasma pada muskuloskeletal dengan pendekatan dokter keluarga
- CPMK-21 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan penyakit kulit infeksi dengan pendekatan kedokteran keluarga
- CPMK-22 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan penyakit kulit non infeksi dengan pendekatan kedokteran keluarga
- CPMK-23 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan trauma muskuloskeletal dengan pendekatan dokter keluarga
- CPMK-24 - Pada akhir pembelajaran, mahasiswa mampu menilai prinsip diagnosis dan penatalaksanaan kelainan infeksi, degeneratif, autoimun dan metabolik endokrin muskuloskeletal pada anak dan dewasa
- CPMK-25 - Mahasiswa mampu menilai diagnosis dan penatalaksanaan komplikasi kelainan kongenital dan neoplasma pada muskuloskeletal dengan pendekatan dokter keluarga
Daftar Konten Course
Belum ada konten course untuk mata kuliah ini.