Struktur Senyawa Anorganik
Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini membahas tentang pengertian dan sejarah perkembangan kimia anorganik, perbedaan dan persamaannya dengan kimia organik dan organologam. Contoh hubungan struktur dengan sifat dan kegunaan material Anorganik dalam kehidupan sehari-hari. Menggambarkan berbagai bentuk orbital dan membuat konfigurasi elektron berbagai atom/ion berdasarkan model atom mekanika gelombang untuk menentukan ikatan kimia yang akan terjadi. Membuat tabel periodik berdasarkan konfigurasi elektron atom-atom dan menjelaskan sifat keperiodikan. Menentukan jenis ikatan kimia yang akan terjadi berdasarkan posisi unsur dalam tabel periodik. Menjelaskan pembentukan ikatan ionik, lingkar Borh-Haber, dan sifat-sifat senyawa ionik Menentukan geometri molekul berdasarkan teori VSEPR, VBT, dan hibridisasi pada molekul berikatan kovalen. Menjelaskan sifat kemagnetan dan warna dari molekul berdasarkan teori MOT. Menjelaskan perkembangan kimia koordinasi. Memberi nama senyawa koordinasi. Menentukan geometri molekul senyawa koordinasi berdasarkan teori VBT dan CFT
CPL Program Studi pada MK
CPMK
Aktivitas Pembelajaran
Sub-CPMK: Menjelaskan pengertian dan sejarah perkembangan kimia anorganik serta perbedaan dan persamaan antara kimia anorganik, kimia organik, dan organologam serta menjelaskan teknik dasar dan keselamatan kerja di laboratorium kimia anorganik
Materi: Teori:
Pengertian kimia Anorganik, serta perbedaan dan persamaan dengan Kimia Organik dan Organologam
Sejarah kimia Anorganik
Contoh hubungan struktur, sifat dan kegunaan salah satu senyawa anorganik
Praktikum:
Teknik dasar dan keselamatan kerja di laboratorium kimia anorganik
Metode: Kelas Teori
Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: 1. Ketepatan memahami pengertian dan sejarah perkembangan kimia anorganik serta perbedaan dan persamaan antara kimia anorganik, kimia organik, dan organologam
2. Ketepatan memahami teknik dasar dan keselamatan kerja di laboratorium kimia anorganik
Penilaian: Tugas; Case-Based
Sub-CPMK: Menentukan tingkat energi bentuk orbital dan arah orbital atom berdasarkan teori atom mekanika gelombang
Materi: Teori:
1. Model atom mekanika gelombang
2. Orbital atom dalam Mekanika gelombang
3. Fungsi radial, fungsi angular dan energi orbital
Praktikum:
Prinsip Dasar Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Anorganik
Pengertian sintesis dan jenis-jenis karakterisasi
Menjelaskan prekursor, pelarut dan sintesis (materi pra praktikum)
Metode: Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: 1. Ketepatan memahami perkembangan teori atom, terutama model atom mekanika gelombang, fungsi radial dan fungsi angular
2. Ketepatan mengambarkan berbagai bentuk orbital
3. Ketepatan memahami penentuan tingkat energi orbital atom
4. Ketepatan menjelaskan menjelaskan prinsip dasar sintesis dan karakterisasi senyawa anorganik
Penilaian: Tugas
Sub-CPMK: Menuliskan konfigurasi elektron berbagai atom/ion berdasarkan model atom mekanika gelombang untuk atom-atom berelektron banyak
Materi: Teori:
Atom berelektron banyak dan konfigurasi elektron.
Spin elektron, prinsip Pauli, prinsip Aufbau dan aturan Hund.
Percobaan 1: Sintesis dan karakterisasi KNO3
Sintesis kalium nitrat
Proses sintesis
Karakterisasi kalium nitrat melalui uji titik leleh dan sifat lainnya
Metode: Kelas Teori
Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: Ketepatan menuliskan konfigurasi elektron berbagai atom/ion berdasarkan model atom mekanika gelombang untuk atom-atom berelektron banyak
Ketepatan melakukan percobaan sintesis dan mengkarakterisasi kalium nitrat
Penilaian: Tugas
Sub-CPMK: Menentukan letak unsur dalam tabel periodik berdasarkan konfigurasi elektron atom-atom, serta menentukan jenis ikatan kimia yang akan terjadi berdasarkan posisi unsur dalam tabel periodik
Materi: Teori:
Tabel periodik unsur dan hubungannya dengan konfigurasi elektron.
Berbagai jenis ikatan kimia
Responsi Perc.1:
Proses rekristalisasi
Titik leleh
Daya hantar listrik
Kelarutan garam
Metode: Kelas Teori
Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: Ketepatan membuat tabel periodik berdasarkan konfigurasi elektron atom-atom
Ketepatan memahami jenis ikatan kimia yang akan terjadi berdasarkan posisi unsur dalam tabel periodik
Ketepatan menganalisis prinsip kerja sintesis dan karakterisasi kalium nitrat dan memahami kurva kelarutan berbagai garam
Penilaian: Tugas; Kuis; Case-Based
Sub-CPMK: Menjelaskan tentang sifat-sifat keperiodikan (ukuran atom, energi ionisasi, afinitas elektron, elektronegativitas, sifat logam dan nonlogam elektropositif dan elektronegatif) dan menghitung muatan inti efektif
Materi: Teori:
Ukuran atom
Muatan inti efektif
Energiionisasi
Afinitas electron
Elektronegativitas
Sifat logam dan non-logam (elektropositif dan elektronegatif)
Percobaan ke 2
Metode: Kelas Teori
Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: 1. Ketepatan memahami sifat-sifat keperiodikan (ukuran atom, energi ionisasi, afinitas elektron, elektronegatifitas, sifat logam dan nonlogam elektropositif dan ektronegatif)
2. Ketepatan menghitung muatan inti efektif
3. Ketepatan memahami percobaan tentang perbandingan senyawa kovalen dan ion
Penilaian: Tugas; Case-Based
Sub-CPMK: Menganalisis hubungan pengertian senyawa ionik, pembentukan senyawa ionik, lingkaran Born-Haber dan energi kisi dengan sifat senyawa ion
Materi: Teori:
Pengertian ikatan ionik
Pembentukan senyawa ionik
Lingkaran Born-Haber
Energi kisi
Responsi Percobaan ke 2: Penentuan Kepolaran Senyawa kovalen
Pengertian senyawa kovalen
Senyawa kovalen polar
Senyawa kovalen nonpolar
Tingkat kepolaran senyawa momen dipol
Metode: Kelas Teori
Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: 1. Ketepatan memahami senyawa ionik, pembentukan senyawa ionik, lingkaran Born-Haber dan energi kisi.
2. Ketepatan menganalisis kepolaran beberapa senyawa yang menjadi sampel percobaan
Penilaian: Tugas; Kuis; Case-Based
Sub-CPMK: Menganalisis kestabilan senyawa ionik dan sifat-sifatnya berdasarkan perbandingan jari-jari kation dan anion
Materi: Teori:
Kestabilan senyawa ionik.
Sifat-sifat senyawa ion
Kekerasan (hardness)
Aturan Fajan tentang karakter non-polar
Titik didih dan titik cair
Daya hantar
Kelarutan
Perbandingan r kation dan r anion
Percobaan ke 3: Sintesis Cis dan trans Oksalat
Metode: Kelas Teori
Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: 1. Ketepatan menjelaskan kestabilan senyawa ionik, sifat-sifat, serta perbandingan jari-jari kation dan anion
2. Ketepatan melakukan percobaan sintesis cis dan trans Oksalat
Penilaian: Tugas; Case-Based
Sub-CPMK: Menganalisis hubungan sifat senyawa kovalen, sifat-sifat, keelektronegatifan, momen dipole, aturan oktet, struktur Lewis, muatan formal dan resonansi
Materi: Teori:
Pengertian
Sifat-sifat senyawa
kovalen.
Struktur Lewis, aturan oktet, resonansi, keelektronegatifan, muatan formal dan momen dipol Senyawa kovalen
Responsi Percobaan 3: tentang prinsip sintesis cis dan trans oksalat
Metode: Kelas Teori
Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: Ketepatan memahami senyawa kovalen, sifat-sifat, keelektronegatifan, momen dipole, aturan oktet, struktur Lewis, muatan formal dan resonansi.
Ketepatan memahami prinsip sintesis reaksi zat padat
Penilaian: Tugas; Case-Based
Sub-CPMK: Menentukan geometri molekul menggunakan rumus Lewis dan teori VSEPR (Valence shell electron pair repulsion)
Materi: Teori:
Rumus Lewis dan teori VSEPR
Percobaan ke 4: Sintesis garam rangkap Kupri amonium sulfat
Metode: Kelas Teori
Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: Ketepatan penentuan geometri molekul menggunakan rumus Lewis dan teori VSEPR (Valence shell electron pair repulsion)
Ketepatan melakukan Sintesis garam rangkap
Penilaian: Tugas; Kuis; Case-Based
Sub-CPMK: Menentukan jenis ikatan kovalen (σ, π) berdasarkan teori ikatan valensi (VBT)
Materi: Teori:
Teori ikatan valensi (σ, π)
Responsi Percobaan ke 4: Sintesis garam rangkap
Metode: Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: Ketepatan menjelaskan pembentukan ikatan kovalen berdasarkan teori ikatan valensi (VBT).
Ketepatan menganalisis prinsip kerja pembuatan garam rangkap
Penilaian: Tugas; Kuis; Case-Based
Sub-CPMK: Menentukan geometri molekul berdasarkan teori hibridisasi
Materi: Teori:
Teori hibridisasi
Praktikum topik 5: Sintesis garam Kompleks tetraaminatembaga (II) sulfat monohidrat
Metode: Kelas Teori
Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: Ketepatan penentuan geometri molekul berdasarkan teori hibridisasi
Ketepatan melakukan percobaan tentang sintesis garam kompleks
Penilaian: Tugas; Case-Based
Sub-CPMK: Menggunakan teori orbital molekul (MOT) untuk menentukan sifat magnet senyawa kovalen
Materi: Teori:
Teori orbital molekul
Responsi percobaan topik 5: Sintesis garam kompleks
Metode: Kelas Teori
Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: Ketepatan menjelaskan teori orbital molekul (MOT)
Ketepatan menjelaskan sifat kemagnetan dan warna dari molekul berdasarkan teori MOT
Ketepatan menganalisis prinsip dasar percobaan sintesis garam kompleks
Ketepatan membedakan garam rangkap dengan garam kompleks
Penilaian: Tugas; Kuis; Case-Based
Sub-CPMK: Menjelaskan perbedaan ikatan kovalen biasa dengan ikatan kovalen koordinasi dan menjelaskan sejarah penemuan senyawa kompleks, serta menentukan bilangan koordinasi, atom pusat dan jenis-jenis ligan
Metode: Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: Ketepatan menjelaskan perbedaan ikatan kovalen biasa dengan ikatan kovalen koordinasi
Ketepatan menjelaskan sejarah penemuan senyawa kompleks
Ketepatan menentukan bilangan koordinasi, atom pusat dan jenis ligand
Ketepatan merancang Percobaan Penentuan Karakteristik senyawa ion atau senyawa kovalen berdasarkan beberapa sifat fisika
Penilaian: Tugas; Kuis; Project-Based
Sub-CPMK: Memberi nama senyawa kompleks dan menentukan geometri molekul berdasarkan VBT
Materi: Teori:.
Valence Bond Theory (VBT)
Tata nama senyawa kompleks
Praktikum mandiri (PjBL)
Metode: Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: Ketepatan memberi nama senyawa kompleks
Ketepatan menentukan geometri molekul dan hubungan dengan sifat ke magnetan berdasarkan VBT
Ketepatan melakukan percobaan penentuan karakteristik senyawa ion atau senyawa kovalen berdasarkan beberapa sifat fisika
Penilaian: Case-Based
Sub-CPMK: Menghitung momen magnet suatu kompleks dan menganalisis sifat magnetik dan warna senyawa koordinasi berdasarkan teori medan kristal (CFT)
Materi: Teori:
Teori medan Kristal (CFT)
Praktikum mandiri (PjBL)
Teori:
Deret spektrokimia
Momen magnet
Metode: Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: 1. Ketepatan menjelaskan teori medan kristal (CFT)
2. Ketepatan menjelaskan sifat warna dan kemagnetan senyawa kompleks berdasarkan teori CFT
3. Ketepatan menghitung momen magnet suatu kompleks
Penilaian: Tugas; Kuis; Case-Based
Sub-CPMK: Menghitung momen magnet suatu kompleks dan menganalisis sifat magnetik dan warna senyawa koordinasi berdasarkan teori medan kristal (CFT)
Materi: Teori:
Teori medan Kristal (CFT)
Praktikum mandiri (PjBL)
Teori:
Deret spektrokimia
Momen magnet
Metode: Tatap muka: 1 x 3 x 50 menit
Tugas terstruktur: 1 x 3 x 60 menit
Kegiatan mandiri: 1 x 3 x 60 menit
Kelas Praktikum:
Praktikum: 1 x 1 x 170 menit
Indikator: 1. Ketepatan menjelaskan teori medan kristal (CFT)
2. Ketepatan menjelaskan sifat warna dan kemagnetan senyawa kompleks berdasarkan teori CFT
3. Ketepatan menghitung momen magnet suatu kompleks
Penilaian: Tugas; Kuis; Case-Based