Sintesis Anorganik
Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini memberikan pengantar untuk sintesis bahan anorganik menggunakan berbagai teknik. Metode yang ditinjau adalah Metode Reflux, Metode Solvothermal dan Hydrothermal, Metode Sol-Gel, Metode Microwave, Sonokimia, Ionothermal, Metode Elektrokimia. Diberikan juga pengenalan tentang metode karakterisasi dalam Kimia Anorganik dengan metode analitis, mencakup berbagai teknik analitik dengan menekankan pada yang paling sering digunakan: NMR, spektroskopi UV-Vis, dan IR, kemudian dikenalkan dengan Analisis Termal. Karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD), Single Crystal X-Ray Diffraction (SC XRD), dilengkapi dengan software untuk Visualisasi Struktur Kristal Crystal Maker, dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Teknik dan teori dasar karakterisasi dengan teknik pengumpulan dan analisis data, dan interpretasi dengan contoh
CPL Program Studi pada MK
CPMK
Aktivitas Pembelajaran
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dan aplikasi metode sintesis bahan anorganik yang umum, serta memahami konsep dasar kristalografi.
Materi: Pengantar Sintesis Anorganik
Pengertian
Prekursor, pelarut, additive
Produk hasil sintesis anorganik
Aplikasi material sintesi
Kristalografi dan Difraksi
Definisi dan Urgensi
Sistem kristal, unit sel, kisi kristal, sistem Bravais
Polikristal dan Kristal Tunggal
Teknik Menumbuhkan Kristal Tunggal
Slow diffusion,
Solvent Layyering
Slow Evaporation
Difraksi
Metode: Kuliah
Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks
Kegiatan penugasan terstruktur:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Kegiatan mandiri:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Indikator: Ketepatan dalam menjelaskan
Penilaian: Tugas; Case-Based
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dan aplikasi metode sintesis bahan anorganik yang umum, serta memahami konsep dasar kristalografi.
Materi: Pengantar Sintesis Anorganik
Pengertian
Prekursor, pelarut, additive
Produk hasil sintesis anorganik
Aplikasi material sintesi
Kristalografi dan Difraksi
Definisi dan Urgensi
Sistem kristal, unit sel, kisi kristal, sistem Bravais
Polikristal dan Kristal Tunggal
Teknik Menumbuhkan Kristal Tunggal
Slow diffusion,
Solvent Layyering
Slow Evaporation
Difraksi
Metode: Kuliah
Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks
Kegiatan penugasan terstruktur:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Kegiatan mandiri:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Indikator: Ketepatan dalam menjelaskan
Penilaian: Tugas; Case-Based
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dan aplikasi metode sintesis bahan anorganik yang umum, serta memahami konsep dasar kristalografi.
Materi: Pengantar Sintesis Anorganik
Pengertian
Prekursor, pelarut, additive
Produk hasil sintesis anorganik
Aplikasi material sintesi
Kristalografi dan Difraksi
Definisi dan Urgensi
Sistem kristal, unit sel, kisi kristal, sistem Bravais
Polikristal dan Kristal Tunggal
Teknik Menumbuhkan Kristal Tunggal
Slow diffusion,
Solvent Layyering
Slow Evaporation
Difraksi
Metode: Kuliah
Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks
Kegiatan penugasan terstruktur:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Kegiatan mandiri:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Indikator: Ketepatan dalam menjelaskan
Penilaian: Tugas; Case-Based
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar reaksi refluks untuk sintesis bahan anorganik.
Materi: Teknik Sintesis dengan Metode Reflux
Solvent
Non Aqueous Solvent
Pengaruh Suhu
Metode: Kuliah
Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks
Kegiatan penugasan terstruktur:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Kegiatan mandiri:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Indikator: Ketepatan dalam menjelaskan
Penilaian: Tugas; Case-Based
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode solvothermal dan hidrothermal
Materi: Teknik Sintesis dengan Metode Solvothermal
Defenisi
Hidrotermal
Autoclave
Tekanan Autogenic
Metode: Kuliah
Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks
Kegiatan penugasan terstruktur:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Kegiatan mandiri:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Indikator: Ketepatan dalam menjelaskan
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode sol-gel.
Materi: Teknik Sintesis dengan Metode Sol-Gel
Metode: Kuliah
Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks
Kegiatan penugasan terstruktur:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Kegiatan mandiri:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Indikator: Ketepatan dalam menjelaskan
Penilaian: Tugas; Case-Based
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar penggunaan gelombang mikro untuk sintesis bahan anorganik
Materi: Teknik Sintesis dengan Metode Microwave.
- gelombang mikro
- heating effect
Metode: Kuliah
Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks
Kegiatan penugasan terstruktur:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Kegiatan mandiri:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Indikator: Ketepatan dalam menjelaskan
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar penggunaan sonokimia untuk sintesis bahan anorganik
Materi: Teknik Sintesis dengan Metode Ultrasound (Sonokimia)
-Kavitasi
- heating effect
Metode: Kuliah
Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks
Kegiatan penugasan terstruktur:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Kegiatan mandiri:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Indikator: Ketepatan dalam menjelaskan
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode ionothermal.
Materi: Teknik Sintesis dengan Metode Ionothermal
- ionic liquid
- ionic solvent
Metode: Kuliah
Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks
Kegiatan penugasan terstruktur:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Kegiatan mandiri:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Indikator: Ketepatan dalam menjelaskan
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar sintesis bahan anorganik menggunakan metode elektrokimia.
Materi: Teknik Sintesis dengan Metode Elektrokimia
Metode: Kuliah
Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks
Kegiatan penugasan terstruktur:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Kegiatan mandiri:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Indikator: Ketepatan dalam menjelaskan
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar teknik NMR (Nuclear Magnetic Resonance), UV-Vis, inframerah (FTIR) ,sinar-X (XRD), TGA, DTA, untuk karakterisasi bahan anorganik.
Materi: Metode Spektroskopi Senyawa Anorganik : FTIR dan UV-Vis
- Spektra FTIR senyawa anorganik Spektra UV Vis senyawa anorganik
Analisis Termal
- Thermal Gravimetry Analysis (TGA)
Karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD) dan Single Crystal X-Ray Diffraction (SC XRD)
Prinsip XRD
Diagram alat XRD
Kegunaan XRD
Interpretasi data XRD
- Single Crystal
-Polikristalin SC- XRD
- Diffrensial Thermal Analysis (DTA)
Metode: Kuliah
Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks
Kegiatan penugasan terstruktur:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Kegiatan mandiri:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Indikator: Ketepatan dalam menjelaskan
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar teknik NMR (Nuclear Magnetic Resonance), UV-Vis, inframerah (FTIR) ,sinar-X (XRD), TGA, DTA, untuk karakterisasi bahan anorganik.
Materi: Metode Spektroskopi Senyawa Anorganik : FTIR dan UV-Vis
- Spektra FTIR senyawa anorganik Spektra UV Vis senyawa anorganik
Analisis Termal
- Thermal Gravimetry Analysis (TGA)
Karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD) dan Single Crystal X-Ray Diffraction (SC XRD)
Prinsip XRD
Diagram alat XRD
Kegunaan XRD
Interpretasi data XRD
- Single Crystal
-Polikristalin SC- XRD
- Diffrensial Thermal Analysis (DTA)
Metode: Kuliah
Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks
Kegiatan penugasan terstruktur:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Kegiatan mandiri:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Indikator: Ketepatan dalam menjelaskan
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar teknik NMR (Nuclear Magnetic Resonance), UV-Vis, inframerah (FTIR) ,sinar-X (XRD), TGA, DTA, untuk karakterisasi bahan anorganik.
Materi: Metode Spektroskopi Senyawa Anorganik : FTIR dan UV-Vis
- Spektra FTIR senyawa anorganik Spektra UV Vis senyawa anorganik
Analisis Termal
- Thermal Gravimetry Analysis (TGA)
Karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD) dan Single Crystal X-Ray Diffraction (SC XRD)
Prinsip XRD
Diagram alat XRD
Kegunaan XRD
Interpretasi data XRD
- Single Crystal
-Polikristalin SC- XRD
- Diffrensial Thermal Analysis (DTA)
Metode: Kuliah
Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks
Kegiatan penugasan terstruktur:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Kegiatan mandiri:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Indikator: Ketepatan dalam menjelaskan
Penilaian: Tugas; Kuis
Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar mikroskop elektron scanning (SEM) untuk karakterisasi bahan anorganik.
Materi: Karakterisasi dengan Scanning Electron Microscopy (SEM)
Prinsip SEM
Diagram alat SEM
Interpretasi dan Kegunaan SEM
Metode: Kuliah
Kegiatan proses belajar: 1 x 2 sks x 50 menit/sks
Kegiatan penugasan terstruktur:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Kegiatan mandiri:
1 x 2 sks x 60 menit/sks
Indikator: Ketepatan dalam menjelaskan
Penilaian: Tugas; Case-Based
Sub-CPMK: Menunjukkan sikap religius, jujur, bertanggung jawab dan menjunjung tinggi etika akademik dan profesional dalam setiap aktivitas perkuliahan dan kehidupan sehari-hari