Manajemen Bedah Oral 2
Deskripsi Mata Kuliah
Manajemen Bedah Oral 2 merupakan topik wajib yang harus ditempuh oleh Mahasiswa di semester VI, berupa kuliah (3 SKS), dan skills lab (1 SKS). Topik ini berisi materi tentang psikologi klinik anak; eksodonsi pada pasien dewasa dan anak; manajemen Inflamasi dan Infeksi odontogenik; penatalaksanaan fraktur dentoalveolar, avulsi gigi dan trauma jaringan lunak maksilofasial; bedah preprostetik, konservasi dan bedah preortodontik. Materi kuliah Psikologi Anak akan mendasari kegiatan yang akan dilakukan di paktikum klinik yaitu tentang pertimbangan pesikologi klinik anak pada saat pemeriksaan dan perawatan rogga mulut anak. Ketepatan dalam pemilihan metode/teknik pendekatan psikologi pada anak sebelum dilakukan tindakanbedah mulut diperlukan untuk menghindari terjadinya pengalaman traumatic yang dapat mempengaruhi psikologis dan presepsi anak terhadap perawatan dental. Eksodonsi pada pasien dewasa dan anak membahas tentang prinsip-prinsip dalam eksodonsia, indikasi dan kontraindikasi pencabutan, persiapan alat dan bahan eksodonsi, komplikasi yang terjadi selama dan setelah pencaputan dan penanganannya. Teori-teori ini akan mendukung mahasiswa saat melakukan pencabutan gigi secara tepat, meningkatkan patient safety dan bisa menghindari komplikasi yang tidak diinginkan. Apabila komplikasi tetap terjadi, mahasiswa akan bisa mengatasi komplikasi tersebut. Penatalaksanaan fraktur dentoalveolar, replantasi gigi avulsi dan penatalaksanaan trauma jaringan lunak merupakan kelanjutan dari materi trauma dentomaksilofasial yang berada di topik 2 semester 4. Materi ini akan membahas perawatan trauma dentomaksilofasial baik jaringan keras maupun jaringan lunak sesuai kompetensi dokter gigi, dengan tujuan mengembalikan fungsi, estetika dan psikis pasien. Manajemen inflamasi dan infeksi odontogenik menjelaskan prinsip-prinsip manajemen tindakan untuk mengatasi inflamasi dan infeksi odontogenik. Mahasiswa harus mengetahui obat-obatan yang harus diberikan, insisi abses, drainage abses, dan kasus emergensi infeksi odontogenic yang bisa membahayakan pasien. Materi terakhir di topik manajemen bedah oral 2 ini adalah bedah preprostetik, bedah konservasi dan bedah preortodontik. Bedah preprostetik akan membahas bagaimana dokter gigi harus mempersiapkan dukungan jaringan lunak dan keras di dalam rongga mulut yang bias membantu stabilitas gigi tiruan. Bedah konservasi menjelaskan tentang apikoektomi, yaitu pemotongan ujung akar gigi setelah dilakukan perawatan endodontic, dengan tujuan menghilangkan jaringan patologis yang tidak bisa diatasi dengan tindakan konservatif konvensional sehingga membutuhkan tindakan bedah. Bedah ortodontik akan membahas bedah eksposure gigi yang tidak erupsi, yang akan dilakukan perawatan ortodonti. Metode pembelajaran berupa perkuliahan yang dikombinasi dengan kuis dan penugasan untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa, serta skills lab yang akan menerapkan ilmu kedokteran dan kedokteran gigi pada pasien simulasi dan/atau model sebagai dasar profesionalitas dan kompetensi kedokteran gigi.
CPL Program Studi pada MK
CPMK
Aktivitas Pembelajaran
Aktivitas pembelajaran untuk course ini belum tersedia.