Deskripsi Mata Kuliah
Konflik seputar lahan agraria merupakan salah satu persoalan besar dalam bidang pertanian di Indonesia. Selain persoalan perubahan iklim (Climate Change) dan teknologi. Persoalan lahan menjadi problem yang serius dalam pengembangan pertanian di masyarakat. Harus diakui, bahwa pertanian kita sampai sekarang, sangat tergantung pada ketersediaan lahan. Sementara lahan-lahan pertanian yang ada mengalami degradasi akibat bermacam permasalahan. Mulai dari alih fungsi lahan, hingga penyerobotan dan penguasaan lahan oleh industry dan pemodal besar. Semuan ini banyak berujung pada konflik yang tidak terselesaikan sehingga menyisakan kondisi status quo, yakni lahan yang tidak bisa diapa-apakan, tidak produktif atau menjadi lahan nganggur. Karena itu, persoalan lahan pertanian harus mendapat perhatian khusus dan menjadi bahan kajian yang penting dalam kuliah Agroteknologi. hampir mustahil kita bicara tentang pengembangan teknologi pertanian tanpa membicarakan lahan pertanian dan konflik-konflik yang terjadi seputar lahan pertanian.
CPL Program Studi pada MK
CPL-1
- Memiliki karakter yang baik, relijius, semangat nasionalisme serta jiwa entrepreneur dengan memperhatikan norma-etika yang berlaku dalam segala aktivitas dan pekerjaan profesional
CPL-2
- Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan membangun kerjasama team dalam interaksi sosial dan pekerjaan
CPL-3
- Mampu untuk berfikir logis, kritis dan inovatif dalam mengidentifikasi, menganalisis serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang sesuai dengan bidang keilmuan dan penguasaan teknologi
CPL-4
- Memahami pengetahuan dan keterampilan dasar agroteknologi dengan melakukan riset dengan metode yang tepat, berfikir kritis, kreatif, dan memiliki jiwa entrepreneur serta implemetasinya pada keamanan pangan ramah lingkungan.
CPMK
CPMK-1
- Mampu menjelaskan model-model konflik agraria yang terjadi di Indonesia serta faktor penyebabnya
CPMK-2
- Mampu menguraikan dasar hukum dan regulasi yang mengatur seputar permasalahan lahan agraria di Indonesia
CPMK-3
- Mampu memetakan persoalan yang terjadi seputar konflik lahan pertanian serta pihak-pihak yang terlibat
CPMK-4
- Mampu menganalisis dampak konflik lahan agraria terhadap perkembangan pertanian dan Perkebunan di Indonesia
CPMK-5
- Mampu membuat perencanaan penyelesaian konflik seputar lahan pertanian
CPMK-6
- Mampu mengelola dan menyelesaikan konflik dengan melakukan mediasi sebagai upaya menjaga keberlansungan lahan pertanian produktif