basigi@unp.ac.id (0751) 7050000 Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar, Padang

Mata Kuliah Penyakit Kompromis Medis

Kedokteran Gigi (S1) ยท Fakultas Kedokteran

Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah Penyakit Kompromis Medis pada Kedokteran Gigi (S1) membekali mahasiswa dengan landasan konseptual dan keterampilan terapan untuk menganalisis persoalan akademik maupun profesional. Perkuliahan dirancang melalui ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, serta refleksi mandiri agar mahasiswa mampu mengambil keputusan berbasis data dan etika keilmuan.

CPL Program Studi pada MK

  • CPL-1 - Memiliki karakter yang baik, relijius, semangat nasionalisme dan jiwa entrepreneur dengan memperhatikan norma-etika serta nilai budaya dan kearifan lokal yang berlaku dalam segala aktivitas dan pekerjaan profesional (karakter yang baik / good character)
  • CPL-2 - Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan kerjasama team dalam interaksi sosial dan pekerjaan (komunikasi dan Kerjasama team / transferable skill)
  • CPL-3 - Menguasai teori dan aplikasi ilmu kedokteran gigi secara mendalam, mencakup prinsip - prinsip dasar ilmu biomedis, patologi, dan farmakologi dalam diagnosis, tata laksana, serta pencegahan penyakit dan kelainan gigi mulut berdasarkan pendekatan evidence-based dentistry, termasuk aspek keselamatan pasien dan manajemen nyeri, infeksi, serta kegawatdaruratan medik dan dental
  • CPL-4 - Menguasai teori dan aplikasi keterampilan klinis kedokteran gigi secara komprehensif,termasuk tindakan konservasi gigi, periodonsia, endodontik, prostodonsia, pedodonsia, bedah minor, radiologi, dan estetika gigi, serta perawatan pasien dengan kebutuhan khusus dan kondisi medis tertentu sesuai standar pelayanan medik.
  • CPL-6 - Menguasai konsep dalam mengakses, mengevaluasi, dan mendiseminasikan informasi serta pengetahuan secara efektif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, menerapkan kemampuan berpikir kritis, integritas, dan nilai-nilai humaniora sesuai bidang keahliannya, berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam konteks systemic wellbeing dalam rangka meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan perilaku masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut secara berkelanjutan dan berbasis bukti.
  • CPL-7 - Mampu menjalankan pekerjaan sesuai bidang keahliannya dengan standar kompetensi profesi, membuat keputusan mandiri dan logis, menghasilkan karya atau laporan yang sesuai kaidah, serta bertanggung jawab secara etika dan ilmiah atas hasil kerja, baik secara individu maupun dalam tim lintas profesi.
  • CPL-8 - Secara aktif mengembangkan keahlian dan pengetahuan melalui pembelajaran mandiri, pelatihan, jejaring profesional, serta berkontribusi dalam penyusunan kebijakan dan peningkatan mutu pendidikan atau layanan profesi, termasuk dalam pengembangan program systemic wellbeing di bidang kedokteran gigi yang berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat dan keberlanjutan profesi.
  • CPL-9 - Lulusan mampu melakukan anamnesis, pemeriksaan klinis dan penunjang, menganalisis informasi medis untuk menegakkan diagnosis kerja maupun definitif, serta menyusun rencana perawatan yang tepat, berbasis bukti dan sesuai kaidah kedokteran gigi.

CPMK

  • CPMK-1 - Menyusun rencana perawatan dengan menghubungkan tata laksana kedokteran klinik (Kardiovaskular, Respirasi, Renal, Gastrointestinal, Endokrin dan Metabolisme, Hematologi, Onkologi, Neuromuskular, Perdarahan dan Sistem Pembekuan Darah, Imunologi) yang relevan sebagai pertimbangan untuk mengembalikan fungsi stomatognati optimal terkait kelainan/ masalah/penyakit pada rongga mulut dengan memperhatikan kondisi sistemik pada pasien dengan kompromis medik ringan
  • CPMK-2 - Melakukan kerjasama dengan intraprofesional dan interprofesional untuk merencanakan perawatan yang akurat
  • CPMK-3 - Melakukan kerjasama dengan intraprofesional dan interprofesional untuk merencanakan perawatan yang akurat
  • CPMK-4 - Mampu menjelaskan konsep-konsep teoritis Ilmu kedokteran klinik yang relevan sebagai sumber keilmuan dalam melakukan tindakan kedokteran gigi
  • CPMK-5 - Mengaitkan ilmu penyakit dalam, dalam menentukan diagnosis manifestasi penyakit sistemik pada rongga mulut berdasarkan analisis riwayat penyakit, temuan klinis, temuan laboratoris, temuan radiografis, dan temuan alat bantu lain.
  • CPMK-6 - Menyusun rencana perawatan dengan menghubungkan tata laksana kedokteran klinik (Kardiovaskular, Respirasi, Renal, Gastrointestinal, Endokrin dan Metabolisme, Hematologi, Onkologi, Neuromuskular, Perdarahan dan Sistem Pembekuan Darah, Imunologi) yang relevan sebagai pertimbangan untuk mengembalikan fungsi stomatognati optimal terkait kelainan/ masalah/penyakit pada rongga mulut dengan memperhatikan kondisi sistemik pada pasien dengan kompromis medik ringan
  • CPMK-7 - Menyusun rencana perawatan dengan menghubungkan tata laksana kedokteran klinik (Kardiovaskular, Respirasi, Renal, Gastrointestinal, Endokrin dan Metabolisme, Hematologi, Onkologi, Neuromuskular, Perdarahan dan Sistem Pembekuan Darah, Imunologi) yang relevan sebagai pertimbangan untuk mengembalikan fungsi stomatognati optimal terkait kelainan/ masalah/penyakit pada rongga mulut dengan memperhatikan kondisi sistemik pada pasien dengan kompromis medik ringan
  • CPMK-8 - Mengaitkan ilmu penyakit dalam, dalam menentukan diagnosis manifestasi penyakit sistemik pada rongga mulut berdasarkan analisis riwayat penyakit, temuan klinis, temuan laboratoris, temuan radiografis, dan temuan alat bantu lain.
  • CPMK-9 - Menyusun rencana perawatan dengan menghubungkan tata laksana kedokteran klinik (Kardiovaskular, Respirasi, Renal, Gastrointestinal, Endokrin dan Metabolisme, Hematologi, Onkologi, Neuromuskular, Perdarahan dan Sistem Pembekuan Darah, Imunologi) yang relevan sebagai pertimbangan untuk mengembalikan fungsi stomatognati optimal terkait kelainan/ masalah/penyakit pada rongga mulut dengan memperhatikan kondisi sistemik pada pasien dengan kompromis medik ringan
  • CPMK-10 - Menyusun rencana perawatan dengan menghubungkan tata laksana kedokteran klinik (Kardiovaskular, Respirasi, Renal, Gastrointestinal, Endokrin dan Metabolisme, Hematologi, Onkologi, Neuromuskular, Perdarahan dan Sistem Pembekuan Darah, Imunologi) yang relevan sebagai pertimbangan untuk mengembalikan fungsi stomatognati optimal terkait kelainan/ masalah/penyakit pada rongga mulut dengan memperhatikan kondisi sistemik pada pasien dengan kompromis medik ringan
  • CPMK-11 - Melakukan kerjasama dengan intraprofesional dan interprofesional untuk merencanakan perawatan yang akurat
  • CPMK-12 - Mampu menjelaskan konsep-konsep teoritis Ilmu kedokteran klinik yang relevan sebagai sumber keilmuan dalam melakukan tindakan kedokteran gigi
  • CPMK-13 - Menyusun rencana perawatan dengan menghubungkan tata laksana kedokteran klinik (Kardiovaskular, Respirasi, Renal, Gastrointestinal, Endokrin dan Metabolisme, Hematologi, Onkologi, Neuromuskular, Perdarahan dan Sistem Pembekuan Darah, Imunologi) yang relevan sebagai pertimbangan untuk mengembalikan fungsi stomatognati optimal terkait kelainan/ masalah/penyakit pada rongga mulut dengan memperhatikan kondisi sistemik pada pasien dengan kompromis medik ringan
  • CPMK-14 - Mengaitkan ilmu penyakit dalam, dalam menentukan diagnosis manifestasi penyakit sistemik pada rongga mulut berdasarkan analisis riwayat penyakit, temuan klinis, temuan laboratoris, temuan radiografis, dan temuan alat bantu lain.
  • CPMK-15 - Menyusun rencana perawatan dengan menghubungkan tata laksana kedokteran klinik (Kardiovaskular, Respirasi, Renal, Gastrointestinal, Endokrin dan Metabolisme, Hematologi, Onkologi, Neuromuskular, Perdarahan dan Sistem Pembekuan Darah, Imunologi) yang relevan sebagai pertimbangan untuk mengembalikan fungsi stomatognati optimal terkait kelainan/ masalah/penyakit pada rongga mulut dengan memperhatikan kondisi sistemik pada pasien dengan kompromis medik ringan

Daftar Konten Course

Rencana Pembelajaran Semester (RPS)

Download PDF