basigi@unp.ac.id (0751) 7050000 Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar, Padang

Mata Kuliah Hygiene Pangan Asal Hewan

Kedokteran Hewan (S1) ยท Fakultas Kedokteran

Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah Hygiene Pangan Asal Hewan pada Kedokteran Hewan (S1) membekali mahasiswa dengan landasan konseptual dan keterampilan terapan untuk menganalisis persoalan akademik maupun profesional. Perkuliahan dirancang melalui ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, serta refleksi mandiri agar mahasiswa mampu mengambil keputusan berbasis data dan etika keilmuan.

CPL Program Studi pada MK

  • CPL-2 - Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan kerjasama team dalam interaksi sosial dan pekerjaan (komunikasi dan Kerjasama team / transferable skill)
  • CPL-4 - Memiliki keterampilan dan kemampuan dalam menerapkan IPTEK laboratorium biomedik (anatomi, histologi, fisiologi, biokimia, embriologi, reproduksi, klinik, patologi, mikrobiologi, parasitologi, imunologi, farmakologi, toksikologi, radiologi dan kesmavet
  • CPL-6 - Memiliki kemampuan manajemen pengendalian dan penanggulangan penyakit strategis, penyakit baru dan penyakit yang muncul kembali (emerging and reemerging diseases), zoonosis, transboundary animal disease, dan keamanan hayati (biosecurity-biosafety), serta pengendalian lingkungan
  • CPL-8 - Memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam epidemiologi,analisis risiko, analisis ekonomi veteriner (termasuk perdagangan internasional), dan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship)

CPMK

  • CPMK-1 - Mahasiswa memahami definisi, ruang lingkup, dan terminologi Hygiene Pangan Asal Hewan, serta mengenali titik kritis dalam rantai pangan hewan sebagai orientasi awal pemeriksaan dan pengendalian mutu.
  • CPMK-2 - Mahasiswa mampu mengidentifikasi komponen pangan asal hewan (susu, daging, unggas, telur, ikan) beserta faktor eksternal yang memengaruhi kualitas, serta mengenali titik orientasi kritis dalam produksi dan distribusi.Mahasiswa mampu mengidentifikasi komponen pangan asal hewan (susu, daging, unggas, telur, ikan) beserta faktor eksternal yang memengaruhi kualitas, serta mengenali titik orientasi kritis dalam produksi dan distribusi.
  • CPMK-3 - Mahasiswa mampu mengidentifikasi komponen pangan asal hewan (susu, daging, unggas, telur, ikan) beserta faktor eksternal yang memengaruhi kualitas, serta mengenali titik orientasi kritis dalam produksi dan distribusi.
  • CPMK-4 - Mahasiswa mampu mendiagnosis permasalahan hygiene pangan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, mikrobiologi, dan mutu produk, serta menyusun rekomendasi teknis untuk perbaikan hygiene sesuai standar nasional dan global
  • CPMK-5 - Mahasiswa mampu mengidentifikasi komponen pangan asal hewan (susu, daging, unggas, telur, ikan) beserta faktor eksternal yang memengaruhi kualitas, serta mengenali titik orientasi kritis dalam produksi dan distribusi
  • CPMK-6 - Mahasiswa dapat menganalisis hubungan titik kritis hygiene dengan prosedur teknis, termasuk jalur kontaminasi mikroba, distribusi risiko, dan kaitan kualitas produk dengan standar mutu internasional
  • CPMK-7 - Mahasiswa mampu mendiagnosis permasalahan hygiene pangan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, mikrobiologi, dan mutu produk, serta menyusun rekomendasi teknis untuk perbaikan hygiene sesuai standar nasional dan global.
  • CPMK-8 - Mahasiswa dapat menganalisis hubungan titik kritis hygiene dengan prosedur teknis, termasuk jalur kontaminasi mikroba, distribusi risiko, dan kaitan kualitas produk dengan standar mutu internasional.
  • CPMK-9 - Mahasiswa mampu mendiagnosis permasalahan hygiene pangan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, mikrobiologi, dan mutu produk, serta menyusun rekomendasi teknis untuk perbaikan hygiene sesuai standar nasional dan global.
  • CPMK-10 - Mahasiswa mampu mengidentifikasi komponen pangan asal hewan (susu, daging, unggas, telur, ikan) beserta faktor eksternal yang memengaruhi kualitas, serta mengenali titik orientasi kritis dalam produksi dan distribusi.

Daftar Konten Course

Rencana Pembelajaran Semester (RPS)

Download PDF