basigi@unp.ac.id (0751) 7050000 Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar, Padang

Mata Kuliah Blok 19 Gangguan Neonatus - Geriatri

Kedokteran (S1) ยท Fakultas Kedokteran

Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah Blok 19 Gangguan Neonatus - Geriatri pada Kedokteran (S1) membekali mahasiswa dengan landasan konseptual dan keterampilan terapan untuk menganalisis persoalan akademik maupun profesional. Perkuliahan dirancang melalui ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, serta refleksi mandiri agar mahasiswa mampu mengambil keputusan berbasis data dan etika keilmuan.

CPL Program Studi pada MK

  • CPL-1 - Memiliki karakter yang baik, relijius, semangat nasionalisme dan jiwa entrepreneur dengan memperhatikan norma-etika serta nilai budaya dan kearifan lokal yang berlaku dalam segala aktivitas dan pekerjaan profesional (karakter yang baik / good character)
  • CPL-2 - Memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan kerjasama team dalam interaksi sosial dan pekerjaan (komunikasi dan Kerjasama team / transferable skill)
  • CPL-3 - Menunjukkan sikap mawas diri dan belajar sepanjang hayat untuk mengembangkan pengetahuan baru,sikap bertanggungjawab atas tugas dan pekerjaan, menunjukkan semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan
  • CPL-4 - Menguasai konsep Ilmu Biomedik, Ilmu Humaniora, Ilmu Kedokteran Klinik, dan Ilmu Kesehatan Masyarakat/Kedokteran Pencegahan/Kedokteran Komunitas dan prinsip prosedur diagnosis serta penatalaksanaan masalah kesehatan secara holistik dan komprehensif termasuk dalam manajemen risiko kesehatan bencana alam
  • CPL-5 - Menguasai konsep mengakses, menilai serta mendiseminasikan informasi dan pengetahuan secara efektif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dengan menerapkan kemampuan berpikir kritis, integritas dan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik dalam bidang kedokteran

CPMK

  • CPMK-1 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan epidemiologi, etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) gangguan pada bayi baru lahir serta manajemen terpadu bayi muda (MTBM).
  • CPMK-2 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) terhadap kejang, gangguan yang berdampak terhadap tumbuh kembang bayi.
  • CPMK-3 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) terhadap gangguan pada anak yang berdampak terhadap tumbuh kembang anak-remaja, gangguan perkembangan psikologi anak-remaja serta kelainan pubertas.
  • CPMK-4 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) terhadap kasus kegawatdaruratan SSP, system respirasi, dan kardiovaskuler, serta kasus intoksikasi anak-remaja serta manajemen balita sakit (MTBS).
  • CPMK-5 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan sindrom geriatri dan prinsip penatalaksanaan komprehensif
  • CPMK-6 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan epidemiologi, etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) gangguan pada bayi baru lahir serta manajemen terpadu bayi muda (MTBM).
  • CPMK-7 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) terhadap kejang, gangguan yang berdampak terhadap tumbuh kembang bayi.
  • CPMK-8 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) terhadap gangguan pada anak yang berdampak terhadap tumbuh kembang anak-remaja, gangguan perkembangan psikologi anak-remaja serta kelainan pubertas.
  • CPMK-9 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) terhadap kasus kegawatdaruratan SSP, system respirasi, dan kardiovaskuler, serta kasus intoksikasi anak-remaja serta manajemen balita sakit (MTBS).
  • CPMK-10 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan sindrom geriatri dan prinsip penatalaksanaan komprehensif
  • CPMK-11 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan epidemiologi, etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) gangguan pada bayi baru lahir serta manajemen terpadu bayi muda (MTBM).
  • CPMK-12 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) terhadap kejang, gangguan yang berdampak terhadap tumbuh kembang bayi.
  • CPMK-13 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) terhadap gangguan pada anak yang berdampak terhadap tumbuh kembang anak-remaja, gangguan perkembangan psikologi anak-remaja serta kelainan pubertas.
  • CPMK-14 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) terhadap kasus kegawatdaruratan SSP, system respirasi, dan kardiovaskuler, serta kasus intoksikasi anak-remaja serta manajemen balita sakit (MTBS).
  • CPMK-15 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan sindrom geriatri dan prinsip penatalaksanaan komprehensif
  • CPMK-16 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan epidemiologi, etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) gangguan pada bayi baru lahir serta manajemen terpadu bayi muda (MTBM).
  • CPMK-17 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) terhadap kejang, gangguan yang berdampak terhadap tumbuh kembang bayi.
  • CPMK-18 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) terhadap gangguan pada anak yang berdampak terhadap tumbuh kembang anak-remaja, gangguan perkembangan psikologi anak-remaja serta kelainan pubertas.
  • CPMK-19 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) terhadap kasus kegawatdaruratan SSP, system respirasi, dan kardiovaskuler, serta kasus intoksikasi anak-remaja serta manajemen balita sakit (MTBS).
  • CPMK-20 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan sindrom geriatri dan prinsip penatalaksanaan komprehensif
  • CPMK-21 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan epidemiologi, etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) gangguan pada bayi baru lahir serta manajemen terpadu bayi muda (MTBM).
  • CPMK-22 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) terhadap kejang, gangguan yang berdampak terhadap tumbuh kembang bayi.
  • CPMK-23 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) terhadap gangguan pada anak yang berdampak terhadap tumbuh kembang anak-remaja, gangguan perkembangan psikologi anak-remaja serta kelainan pubertas.
  • CPMK-24 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan etiopatogenesis dan patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan komprehensif (preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif) terhadap kasus kegawatdaruratan SSP, system respirasi, dan kardiovaskuler, serta kasus intoksikasi anak-remaja serta manajemen balita sakit (MTBS).
  • CPMK-25 - Pada akhir pembelajaran mahasiswa mampu menjelaskan sindrom geriatri dan prinsip penatalaksanaan komprehensif

Daftar Konten Course

Rencana Pembelajaran Semester (RPS)

Download PDF